Cegah Gigitan Nyamuk, Hindari Pakai Pakaian Warna dan Aroma Ini!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 11 Juni 2022 | 16:59 WIB
Cegah Gigitan Nyamuk, Hindari Pakai Pakaian Warna dan Aroma Ini!
Ilustrasi gambar nyamuk Aedes Aegypti (pixabay)

Suara.com - Kita memang tidak bisa menghindari serangga, seperti nyamuk. Tapi, kita bisa mengelabuinya agar tidak mendekat dengan menghindari mengenakan pakaian dengan warna tertentu.

Seorang dokter mengatakan ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengelabui nyamuk. Nyamuk ditarik oleh karbon dioksida dalam napas kita, kita tidak bisa berhenti bernapas sehingga kita tidak bisa melakukan apa-apa.

Saat nyamuk mendeteksi itu, mereka akan menjadi lebih waspada terhadap pemandangan dan bau. Nyamuk juga lebih suka warna merah dan mereka tidak terlalu suka hitam dan putih.

"Nyamuk itu melihat pigmen warna merah di kulit dan itulah yang menarik perhatiannya untuk menggigit," kata Dr Zoe Williams dikutip dari Express.

Karena itu, kita akan menjadi incaran nyamuk ketika memakai warna merah yang menarik perhatiannya. Sedangkan, memakai pakaian hitam atau putih polos cenderung tidak menarik perhatian mereka.

https://pixabay.com/id/users/emphyrio-10920769/
nyamuk (pixabay)

Selain warna, nyamuk juga bereaksi terhadap aroma. Dr Zoe mengatakan nyamuk menyukai aroma alami kita, terkadang parfum dan barang-barang yang kita kenakan.

"Pakai aroma wangi dari serai dalam dupa jauh lebih manjur mengusir nyamuk," katanya.

Meskipun Anda sudah menghindari mengenakan pakai berwarna merah dan menghindari aroma yang disukai nyamuk, Anda juga perlu memakai lotion untuk menangkal nyamuk.

"Cara paling penting untuk melindungi diri dari nyamuk adalah menggunakan lotion yang berfungsi menghindari nyamuk atau memakai obat nyamuk," jelasnya.

Konsentrasi yang ada pada bahan kimia ini akan menentukan berapa lama perlindungan terhadap nyamuk bisa bertahan. Anda juga bisa menggunakan kelambu untuk menghindari nyamuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Buta Warna Parsial Bisa Sembuh? Kenali Penyebab dan Jenis-jenisnya

Apakah Buta Warna Parsial Bisa Sembuh? Kenali Penyebab dan Jenis-jenisnya

Health | Kamis, 02 Juni 2022 | 12:10 WIB

Apa Itu Buta Warna Parsial? Kondisi yang Diduga Membuat Fahri Gagal Jadi Bintara Polri

Apa Itu Buta Warna Parsial? Kondisi yang Diduga Membuat Fahri Gagal Jadi Bintara Polri

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 16:20 WIB

Beda Buta Warna Total dan Parsial, Ini Cara Mengenalinya

Beda Buta Warna Total dan Parsial, Ini Cara Mengenalinya

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 15:20 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB