5 Dampak Buruk Sering Marah untuk Kesehatan, Awas Darah Tinggi!

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 15 Juni 2022 | 13:29 WIB
5 Dampak Buruk Sering Marah untuk Kesehatan, Awas Darah Tinggi!
Ilustrasi seorang yang sering marah. (Pixabay)

Suara.com - Menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan menjaga kondisi mental emosi tetap terkendali. Marah-marah, menjadi salah satu hal yang cukup merugikan untuk kesehatan. Sederet dampak buruk sering marah bisa menimbulkan hal yang tidak diinginkan banyak orang, karena mengarah ke gangguan kesehatan serius.

Beberapa dampak buruk sering marah yang bisa muncul adalah sebagai berikut.

Dampak Burung Sering Marah untuk Kesehatan

1. Risiko Serangan Jantung

Dalam tempo waktu 2 jam setelah kemarahan yang dilampiaskan, maka kesempatan terkena serangan jantung meningkat hingga dua kali lipat. Hal ini sendiri dikarenakan kemarahan yang teramat sangat bisa memicu detak jantung menjadi lebih cepat, dan akibatnya buruk untuk kesehatan tubuh secara umum.

2. Memicu Depresi

Kemarahan yang tidak terkontrol juga bisa menjadi pemicu munculnya depresi dan stres. Saat kondisi mental sudah tidak stabil seperti ini, tubuh menjadi semakin mudah terserang penyakit. Maka dari itu, kemarahan dan rasa stres harus dikelola dengan baik agar tidak meningkatkan risiko berbagai penyakit yang mengintai.

Ilustrasi marah-marah di telpon (pexels/Moose Photos)
Ilustrasi sering marah. (pexels/Moose Photos)

3. Adanya Gangguan Tidur

Hormon yang berada di dalam tubuh memiliki perannya masing-masing, untuk merespon apa yang diperintahkan otak. Saat marah, hormon yang ada di dalam tubuh ini bergejolak dan membuat Anda menjadi sulit tidur. Tentu saja, tubuh manusia yang kurang istirahat akan jadi sasaran empuk berbagai penyakit yang mungkin sudah dimiliki potensinya.

4. Sakit Kepala

Dampak buruk sering marah juga bisa memicu keluhan sakit kepala. Tekanan darah yang meningkat di area kepala bisa menimbulkan rasa pusing atau migrain, sehingga mengganggu aktivitas Anda. Otot yang bermunculan di pelipis atau bagian kepala lain jadi tanda jelas ketika tekanan darah meningkat.

5. Tekanan Darah Tinggi

Selanjutnya adalah risiko tekanan darah tinggi. Tubuh yang tegang akibat marah memicu peningkatan tekanan darah dan kerja jantung yang lebih intens. Tekanan darah yang meningkat secara terus menerus akan mengancam kesehatan jantung, sehingga risiko mengalami tekanan darah tinggi juga meningkat.

Itu tadi, beberapa dampak buruk sering marah untuk kesehatan Anda. Maka dari itu, kelola kondisi emosi dan psikis dengan baik, agar tidak berdampak buruk untuk kesehatan fisik. Semoga bermanfaat, dan selamat menjalankan aktivitas Anda berikutnya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Paparan Bahan Kimia di Wajan Antilengket Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Wanita Paruh Baya

Studi: Paparan Bahan Kimia di Wajan Antilengket Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Wanita Paruh Baya

Health | Selasa, 14 Juni 2022 | 18:52 WIB

4 Penyebab Sering Marah Tanpa Sebab, Salah Satunya Lelah Mental!

4 Penyebab Sering Marah Tanpa Sebab, Salah Satunya Lelah Mental!

Your Say | Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:06 WIB

5 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat

5 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 15:25 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB