Bahaya Lain Tekanan Darah Tinggi bagi Kesehatan: Berisiko Idap Demensia di Usia Lanjut

Risna Halidi

Rabu, 15 Juni 2022 | 21:30 WIB
Bahaya Lain Tekanan Darah Tinggi bagi Kesehatan: Berisiko Idap Demensia di Usia Lanjut
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Suara.com - Semua orang tahu bahwa tekanan darah tinggi dapat menyebabkan komplikasi dan masalah kesehatan serius. Kekinian, masalah tekanan darah tinggi di usia paruh baya ternyata dikaitkan dengan risiko demensia saat memasuki usia lanjut.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan peneliti dari UCL Queen Square Institute of Neurology, masalah tekanan darah tinggi di usia muda memiliki korelasi dengan risiko demensia di kemudian hari.

Lewat penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Lancet Neurology pada 2019 lalu, masalah tekanan darah tinggi diduga dapat membuat kerja otak menjadi terancam.

Penelitian sendiri dilakukan terhadap sekitar 500 orang yang lahir pada tahun 1946. Hasilnya, masalah tekanan darah yang terjadi pada rentang usia 36 sampai 43 tahun memiliki korelasi dengan kerusakan otak.

Sebenarnya, kemampuan otak untuk bekerja memang akan terus menurun seiring bertambahnya usia. Namun masalah tersebut akan semakin besar apabila seseorang memiliki masalah neurodegenerative seperti vascular dementia.

Selain itu, tekanan darah tinggi pada usia 43 sampai 53 tahun juga terkait dengan risiko stroke ketika memasuki usia 70 tahunan.

"Tekanan darah, meski diusia 30 tahunan dapat membuat efek pada kesehatan otak empat dekade kemudian. Monitoring dan intervensi awal dapat memaksimalkan kesehatan otak dikemudian hari," kata pemimpin penelitian, Profesor Jonathan Schott kepada BBC.

Senada dengan Profesor Jonathan, seorang profesor di bidang kesehatan kardiovaskular asal Universitas Oxford, Paul Leeson, juga mengatakan bahwa selama ini, orang yang memiliki tekanan darah tinggi cenderung memiliki struktur otak yang berbeda di usia tua.

"Hal yang menjadi perdebatan para dokter adalah, apakah mengobati masalah tekanan darah tinggi pada usia muda dapat mencegah masalah otak di kemudian hari," katanya.

baca juga

Demensia sendiri merupakan sekelompok kondisi yang ditandai dengan penurunan setidaknya dua fungsi otak, seperti hilangnya memori dan kemampuan menilai.

Gejala demensia termasuk mudah lupa, keterampilan sosial yang terbatas, dan kemampuan berpikir sangat terganggu sehingga mengganggu fungsi sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Masalah Kesehatan yang Berisiko Dialami Remaja Gemuk

5 Masalah Kesehatan yang Berisiko Dialami Remaja Gemuk

Health | Rabu, 15 Juni 2022 | 18:55 WIB

Studi: Paparan Bahan Kimia di Wajan Antilengket Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Wanita Paruh Baya

Studi: Paparan Bahan Kimia di Wajan Antilengket Meningkatkan Risiko Hipertensi pada Wanita Paruh Baya

Health | Selasa, 14 Juni 2022 | 18:52 WIB

Beda Alzheimer dan Demensia yang Sering Dianggap Sama, Ketahui di Sini

Beda Alzheimer dan Demensia yang Sering Dianggap Sama, Ketahui di Sini

Health | Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:22 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB