Kasus Covid-19 Meroket, Kemenkes Minta Scan PeduliLindungi Kembali Diperketat

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 17 Juni 2022 | 08:30 WIB
Kasus Covid-19 Meroket, Kemenkes Minta Scan PeduliLindungi Kembali Diperketat
Calon penumpang memindai kode batang dari aplikasi PeduliLindungi sebelum melakukan perjalanan menggunakan KAI Commuter Line di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (6/9/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Mohammad Syahril minta pengawasan terhadap scan PeduliLindungi kembali ditingkatkan menyusul lonjakan Covid-19.

Hal ini dilakukan untuk pengendalian kasus dan penegakan kembali protokol kesehatan. Apalagi, kata Syahril akses masuk ke tempat publik dengan PeduliLindungi banyak yang tidak lagi diawasi.

"Seperti halnya mal-mal atau di tempat pertemuan itu ‘Peduli Lindungi’ banyak yang tidak lagi diawasi, sehingga selanjutnya harus kembali dilakukan pengawasan atau pengetatan agar semuanya bisa kita kendalikan," ujar Syahril saat konferensi pers, Kamis (16/6/2022).

Syahril mengatakan, akses pindai PeduliLindungi perlu dilakukan di tempat publik seperti stasiun, bandara, hotel, auditorium, stadion hingga pusat perbelanjaan adalah area tertutup dengan banyak orang dan rawan penularan Covid-19.

Ini karena PeduliLindungi bisa mempermudah petugas dan pemerintah melakukan tracing kontak penularan Covid-19.

"Di samping hal itu, telah ada satgas yang datang ke desa untuk memberikan himbauan atau bimbingan tentang bagaimana mengawal protokol kesehatan dan mengawal cakupan vaksinasi," jelasnya.

Ia menambahkan untuk menekan laju infeksi Covid-19 dan tingginya fatality rate atau angka kematian, upaya protokol kesehatan, vaksinasi Covid-19 hingga peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik dan puskesmas perlu ditingkatkan.

Apalagi saat ini peningkatan kasus di Indonesia, salah satunya disebabkan masuknya varian Omicron tipe BA.4 dan BA.5.

Kedua varian ini, cenderung bisa menular lebih cepat dibanding varian Omicron sebelumnya, tapi risiko kematian menjadi rendah karena imunitas masyarakat Indonesia sudah terbangun.

Sementara itu per 16 Juni 2022 ditemukan 1.173 kasus infeksi baru dalam sehari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Varian Baru, Ingat Lagi 8 Gejala Omicron yang Sering Tidak Disadari

Waspada Varian Baru, Ingat Lagi 8 Gejala Omicron yang Sering Tidak Disadari

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 08:06 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Belum Ada Rencana Vaksinasi Booster Kedua

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Belum Ada Rencana Vaksinasi Booster Kedua

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 00:34 WIB

Penambahan Kasus Covid-19, Khofifah Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Prokes

Penambahan Kasus Covid-19, Khofifah Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Prokes

Malang | Jum'at, 17 Juni 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB