Eliminasi TBC di Kabupaten Bogor Terkendala Kualitas Sampel

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 17 Juni 2022 | 20:58 WIB
Eliminasi TBC di Kabupaten Bogor Terkendala Kualitas Sampel
IlustrasiEliminasi TBC (freepik.com/vectorjuice)

Suara.com - Banyak kendala ditemukan saat mendeteksi kasus tuberkulosis atau TBC di Indonesia, salah satunya kualitas sampel yang masuk ke laboratorium tidak sesuai kriteria seharusnya.

Hal ini disebut bisa menghambat eliminasi kasus TBC di Tanah Air. Padahal, Indonesia jadi negara dengan kasus TBC terbanyak ketiga dunia.

Masalah sampel ini diceritakan langsung Perwakilan Analis Laboratorium, Nurul setelah melakukan pemeriksaan di Lab TCM Citeureup Bogor yang mampu memeriksa maksimal 12 sampel dahak atau rerata 240 sampel per hari.

"Masalah lain yang ditemukan adalah kualitas sampel yang masuk ke lab, seringkali kurang bagus, misal hanya air liur atau bahkan bercampur dengan sisa makanan sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk memeriksa," terang Nurul melalui keterangan pers yang diterima suara.com, Jumat (17/6/2022).

Tantangan lain eliminasi TBC juga diutarakan Perwakilan Puskesmas Klapanunggal, Neneng, yang mengungkap kurang mampunya kader puskesmas mengedukasi keluarga pasien TBC untuk mau menjalani tes, sehingga penemuan kasus TBC di Klapanunggal Bogor masih rendah.

Perlu diketahui, Bogor jadi daerah Indonesia sebagai penyumbang pasien TBC terbanyak. Inilah sebabnya digelar pertemuan koordinasi dan validasi data pasien TBC di Puskesmas Klapanunggal, yang diinisiasi Yayasan Akses Sehat Indonesia.

Direktur Eksekutif yayasan Akses Sehat, Alwin Khafidhoh mengatakan Bogor Timur dan Selatan berisiko jadi wilayah dengan penyebaran TBC terbesar, khususnya kawasan industri dengan banyaknya karyawan pabrik berada di satu tempat bersamaan.

"Sehingga dunia industri dengan CSR-nya sudah seharusnya ikut terlibat aktif, mendukung komunitas untuk membantu pasien TBC di Kabupaten Bogor," tutur Alwin.

Dalam pertemuan ini juga hadir perwakilan Global Fund dan Kepala Puskesmas Klapanunggal yang akan mendukung dan bersinergi untuk mengeliminasi TBC di Kabupaten Bogor dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampingi Pasien TBC Resistan Obat, Ike Tanggung Risiko Tertular Demi Kesembuhan Pasien

Dampingi Pasien TBC Resistan Obat, Ike Tanggung Risiko Tertular Demi Kesembuhan Pasien

Health | Rabu, 11 Mei 2022 | 17:12 WIB

Kocak! Kampanye TBC, Bintang Emon Sindir Anak Muda Jangan Cuma Tahu TBL

Kocak! Kampanye TBC, Bintang Emon Sindir Anak Muda Jangan Cuma Tahu TBL

Entertainment | Rabu, 27 April 2022 | 08:00 WIB

Kemenkes Sebut Penanganan Kusta Bisa Untuk Eliminasi TBC di Indonesia, Begini Caranya!

Kemenkes Sebut Penanganan Kusta Bisa Untuk Eliminasi TBC di Indonesia, Begini Caranya!

Health | Jum'at, 22 April 2022 | 16:22 WIB

Terkini

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB