Angka Stunting Indonesia Masih Salah Satu yang Tertinggi di Kawasan Asia Tenggara

Risna Halidi | Fajar Ramadhan | Suara.com

Selasa, 21 Juni 2022 | 23:05 WIB
Angka Stunting Indonesia Masih Salah Satu yang Tertinggi di Kawasan Asia Tenggara
Ilustrasi anak stunting. (Shutterstock)

Suara.com - Angka stunting atau masalah gizi kronis pada anak usia di bawah 5 tahun di Indonesia masih sangat tinggi bahkan jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya.

Frieshland Campina, melalui Frisian Flag Indonesia, melakukan studi South East Asian Nutrition Surveys kedua (SEANUTS II), terkait status gizi, perilaku, dan gaya hidup anak-anak di beberapa negara Asia Tenggara.

Sekitar 14.000 anak terlibat dalam studi ini dengan rentang usia 6 bulan hingga 12 tahun. Fokus studi ini juga mengarah pada masalah ‘triple burden of malnutrition’, yang terdiri dari kekurangan gizi, kekurangan zat gizi mikro, dan kelebihan berat badan (obesitas).

Negara-negara yang terlibat dalam studi ini di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Studi ini sendiri juga bekerja sama dengan universitas dan lembaga penelitian di keempat negara. Waktu studi tersebut dilakukan sejak 2019 hingga 2021 tergantung negara masing-masing.

Peneliti Utama SEANUTS II Indonesia sekaligus Guru Besar Fakultas Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Rini Sekartini mengatakan, penelitian dilakukan sebelum pandemi yaitu, 2019 hingga Maret 2020.

Studi ini juga dilakukan di 21 kabupaten/kota pada 15 provinsi di Indonesia. Rini menjelaskan, di Indonesia sendiri studi terfokus pada status gizi, asupan nutrisi, dan gaya hidup anak-anak.

“Data kami ditujukan untuk menyediakan informasi terkini terkait status gizi, asupan nutrisi, dan periaku gaya hidup anak-anak, terkait masalah gizi kita menggunakan kuesioner dengan pekerja lapangan yang sudah dilatih, ada juga dari sarjana kesehatan masyarakat, dan sarjana olahraga,” ucap Rini, Selasa (21/6/2022).

Tidak hanya status gizi, asupan nutrisi, dan gaya hidup anak-anak, Peneliti SEANUTS II, Aria Kekalih mengungkapkan, terdapat beberapa variabel penelitian yang digunakan dalam SEANUTS II ini.

Beberapa variabel penelitian lainnya di antaranya, pola tidur, perubahan perilaku terkait Covid 19, antropometri, ketahanan pangan, status sosial ekonomi, pemberian ASI, MP-ASI, perilaku masa anak-anak, dan lain-lain.

“Kita di sini ada beberapa variabel lainnya, selain status gizi, asupan nutrisi, dan gaya hidup anak-anak, seperti status ekonomi, antropometri, dan lain-lain yang dilakukan kepada anak-anak,” jelas Aria.

Dari berbagai variabel penelitian tersebut yang telah diuji kepada anak-anak, rupanya anak-anak di Indonesia masih banyak yang mengalami stunting, khususnya di wilayah Jawa-Sumatera.

Angka prevalensi dari hasil penelitian tersebut sebesar 28,4 persen. Untuk  anemia, angka prevalensi mencapai 25,9 persen pada anak di bawah usia 5 tahun. Sementara untuk kasus obesitas anak usia 7-12 Indonesia berada pada angka 15 persen.

Rini berharap, studi SEANUTS II ini bisa menjadi pelengkap data-data lain yang telah diteliti oleh pihak pemerintah, serta memberikan informasi kepada masyarakat terkait kasus stunting di Indonesia.

“Semoga penelitian ini bisa menjadi komplementer data-data yang diberikan lembaga lain serta memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat mengenai kasus anak berperawakan pendek di Indonesia lebih baik,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerja Sama Multi Sektoral untuk Tuntaskan Kasus Stunting di NTT

Kerja Sama Multi Sektoral untuk Tuntaskan Kasus Stunting di NTT

Press Release | Selasa, 21 Juni 2022 | 00:51 WIB

5 Fakta Singapura, Punya Air Terjun Indoor Tertinggi di Dunia

5 Fakta Singapura, Punya Air Terjun Indoor Tertinggi di Dunia

Your Say | Senin, 20 Juni 2022 | 14:21 WIB

Pengamat: Level Timnas Vietnam Bukan Lagi ASEAN, Target Lolos Piala Dunia 2026

Pengamat: Level Timnas Vietnam Bukan Lagi ASEAN, Target Lolos Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juni 2022 | 09:49 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB