Apa Itu Ulkus Dekubitus? Kenali Apa Saja Penyebabnya

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 25 Juni 2022 | 16:13 WIB
Apa Itu Ulkus Dekubitus? Kenali Apa Saja Penyebabnya
Ilustrasi gambar (freepik)

Suara.com -  Ulkus dekubitus paling sering terjadi pada orang dengan mobilitas terbatas atau yang mungkin tidak dapat bergerak dan terbaring di tempat tidur untuk waktu yang lama. Untuk selengkapnya, berikut ini ulasan mengenai apa itu ulkus dekubitus dan penyebabnya yang perlu diketahui.

Apa Itu Ulkus Dekubitus

Diketahui, ulkus dekubitus ini disebut luka baring. Kondisi ini mungkin paling tepat dikategorikan sebagai luka terbuka pada kulit yang dapat menembus jaringan, otot, dan tulang di sekitarnya. Berada dalam satu posisi (duduk atau rebahan) untuk waktu yang lama, secara bertahap dapat mengurangi suplai darah dan sirkulasi sehingga menyebabkan ulkus dekubitus berkembang. 

Jika ulkus dekubitus yang dihasilkan tidak diidentifikasi dan diobati pada tahap awal, ulkus dekubitus kecil dapat berkembang pesat yang mengakibatkan luka terbuka yang besar dan komplikasi medis yang serius atau bahkan kematian dapat terjadi.

Penyebab Ulkus Dekubitus

Meskipun penyebab utama luka baring adalah adanya tekanan pada kulit karena berada pada satu posisi terlalu lama, penyebab lainnya juga berkontribusi timbulnya kondisi tersebut. Melansir dari berbagai sumber, adapun penyebab ulkus dekubitus yakni sebagai berikut:

1. Geser dan gesekan

Geser dan gesekan menyebabkan kulit meregang dan pembuluh darah menekuk, yang dapat mengganggu sirkulasi darah di kulit. Pada seseorang yang berada di tempat tidur, gesekan dan gesekan terjadi setiap kali seseorang bergeser melintasi seprai.

2. Kelembapan

baca juga

Basah dari keringat, urine atau feses membuat kulit di bawah tekanan lebih mungkin mengalami cedera. Orang yang tidak dapat mengontrol kandung kemih atau usus mereka (orang yang mengompol) berisiko tinggi terkena luka baring atau ulkus dekubitus.

3. Gerakan berkurang

 Luka baring biasa terjadi pada orang yang tidak bisa mengangkat diri dari kasur atau berguling dari sisi ke sisi. Tanpa gerakan kecil ini sepanjang hari, kulit yang menekan tempat tidur tidak mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang stabil. Aliran darah tidak memadai di bagian kulit ini sehingga memicu munculnya ulkus dekubitus.

4. Sensasi yang berkurang

 Luka baring sering terjadi pada orang yang memiliki masalah saraf yang menurunkan kemampuan mereka untuk merasakan sakit atau ketidaknyamanan. Tanpa perasaan ini, orang tersebut tidak dapat merasakan efek dari tekanan yang berkepanjangan pada kulit.

5. Masalah peredaran darah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Rima Melati, Artis Senior Era 60-an yang Tutup Usia Akibat Ulkus Dekubitus

Profil Rima Melati, Artis Senior Era 60-an yang Tutup Usia Akibat Ulkus Dekubitus

Fresh | Kamis, 23 Juni 2022 | 18:30 WIB

Dekubitus Seperti yang Dialami Rima Melati Bisa Dicegah dengan Minyak Kelapa, Ini Caranya!

Dekubitus Seperti yang Dialami Rima Melati Bisa Dicegah dengan Minyak Kelapa, Ini Caranya!

Health | Kamis, 23 Juni 2022 | 18:46 WIB

Rima Melati Idap Dekubitus Sebelum Meninggal Dunia, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Rima Melati Idap Dekubitus Sebelum Meninggal Dunia, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Health | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:16 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×