Benarkah Lansia Dengan Penyakit Jantung Tak Boleh Booster Vaksin Covid-19 AstraZeneca?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 25 Juni 2022 | 19:05 WIB
Benarkah Lansia Dengan Penyakit Jantung Tak Boleh Booster Vaksin Covid-19 AstraZeneca?
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga lanjut usia (lansia) di Puskesmas Kelurahan Petojo, Jakarta, Rabu (14/4/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Vaksinasi Covid-19 booster untuk lansia di Indonesia cenderung masih relatif rendah. Salah satunya disebabkan karena takut lansia memiliki komorbiditas atau penyakit penyerta seperti sakit jantung.

Bahkan di beberapa tempat vaksinasi lansia dengan sakit Covid-19, ditolak jika yang tersedia vaksin AstraZeneca, mengapa begitu?

Dijelaskan Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI), Prof. Hinky Hindra Irawan Satari, bahwa berdasarkan hasil laporan penelitian menunjukan tidak ada hubungannya antara vaksin AstraZeneca dan sakit jantung.

"Hubungan AstraZeneca dengan jantung ini, nggak ada di daftar laporan KIPI di Indonesia. Ini dikaitkan dengan catatan kejadian di 7 provinsi di 11 rumah sakit," jelas Prof. Hinky dalam acara webinar, Sabtu (25/6/2022).

Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk Lansia. [Istimewa]
Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk Lansia. [Istimewa]

Bahkan hal ini juga berlaku untuk penyakit jantung berat. Ia tidak menemukan hasil laporan KIPI yang menyatakan vaksin AstraZeneca membuat penyakit jantung semakin berat.

"Jadi artinya bukan kontraindikasi ketika seseorang terkena sakit jantung," jelas Prof. Hinky.

Meski begitu, ia mengakui memang umumnya tenaga kesehatan (nakes) akan meminta lansia dengan sakit jantung sebelum divaksinasi, penyakitnya cenderung terkontrol tanpa obat jantung.

"Tapi tentu saja sangat diharapkan, sakit jantung tersebut terkendali tanpa obat, sehat dikontrol terkendali silahkan divaksinasi," papar Prof. Hinky.

Sementara itu per 23 Juni 2022 pukul 18.00, sudah ada 168 juta dari target 208 juta warga Indonesia yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 primer lengkap dua dosis.

baca juga

Mirisnya untuk vaksinasi dosis kedua baru ada 14,5 juta dari total 21,5 juta jiwa target lansia yang divaksinasi.

Sedangkan untuk vaksin booster baru ada 49,5 juta dari target 208 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Omicron Mampu Tembus Antibodi, Perlukan Vaksin Booster Dosis Kedua?

Varian Omicron Mampu Tembus Antibodi, Perlukan Vaksin Booster Dosis Kedua?

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:40 WIB

Ini Olahraga Tepat untuk Kakek Nenek, Durasi dan Jenis Kegiatan yang Disarankan

Ini Olahraga Tepat untuk Kakek Nenek, Durasi dan Jenis Kegiatan yang Disarankan

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:10 WIB

Masalah Gizi pada Lansia, Salah Satu Pemicunya Adalah Kesepian!

Masalah Gizi pada Lansia, Salah Satu Pemicunya Adalah Kesepian!

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 22:28 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×