Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi Jauh Lebih Cepat, Begini Penjelasan Studi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:23 WIB
Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi Jauh Lebih Cepat, Begini Penjelasan Studi
Cacar monyet (Monkeypox). [Statnews]

Suara.com - Sebuah studi baru yang terbit di jurnal Nature Medicine pada Jumat (24/6/2022) menunjukkan bahwa virus penyebab cacar monyet telah bermutasi pada tingkat yang jauh lebih cepat daripada biasanya.

Virus yang telah menginfeksi lebih dari 3.500 orang di 48 negara sejak Mei lalu ini diduga lebih menular karena puluhan mutasi baru.

Secara keseluruhan, virus membawa 50 mutasi baru yang tidak ada pada jenis virus cacar monyet sebelumnya, lapor Science Alert.

Virus orthopoxvirus, berasal dari famili dan genus yang sama dengan virus variola penyebab cacar dan biasanya tidak menyebar jauh ke luar Afrika Barat dan Tengah, tempat infeksi menjadi endemik.

Tetapi kini, cacar monyet yang menyebar luas di luar Afrika mengejutkan para ilmuwan dan membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mulai mempertimbangkan untuk mengklasifikasikannya sebagai darurat kesehatan global.

perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)
Cacar monyet (freepik)

Strain virus cacar monyet diurutkan menjadi dua garis keturunan (clade), yakni clades Afrika Barat dan Congo Basin.

Setiap clade memiliki tingkat kematian yang berbeda. Tingkat kematian clade Afrika Barat sekitar satu persen, sementara clade Congo Basin membuuh sekitar 10 persen dari mereka yang terinfeksi.

Jumlah mutasi virus meningkat pada tahun 2018. Ada kemungkinan virus telah menular di masyarakat pada tingkat rendah. Sejak saat itu, memiliki banyak mutasi baru melalui 'pertempurannya' dengan enzim.

Bisa juga kemungkinan virus telah menyebar di antara hewan di negara-negara non endemik tanpa disadari selama beberapa waktu, dan kemudian tahun ini, menular kembali ke manusia.

Terlepas dari namanya, monkeypox paling sering ditularkan ke manusia dari hewan pengerat, di antaranya tupai tali Afrika, hingga tikus belang merupakan spesies yang diyakini sebagai reservoir utama penyakit ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulang dari Jerman, Pria 20 Tahun Jadi Pasien Kasus Cacar Monyet Impor Pertama di Taiwan

Pulang dari Jerman, Pria 20 Tahun Jadi Pasien Kasus Cacar Monyet Impor Pertama di Taiwan

Health | Sabtu, 25 Juni 2022 | 05:05 WIB

Taiwan Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet dari Luar Negeri

Taiwan Laporkan Kasus Pertama Cacar Monyet dari Luar Negeri

Health | Jum'at, 24 Juni 2022 | 22:45 WIB

Update Data Cacar Monyet di Seluruh Dunia, WHO Catat Ada 3.200 Lebih Kasus

Update Data Cacar Monyet di Seluruh Dunia, WHO Catat Ada 3.200 Lebih Kasus

Malang | Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:55 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB