Ingin Tambah Momongan? Dokter Sarankan Ibu Segera Turunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 04 Juli 2022 | 13:25 WIB
Ingin Tambah Momongan? Dokter Sarankan Ibu Segera Turunkan Berat Badan Pasca Melahirkan
Ilustrasi hamil (Unsplash.com/ Camylla Battani)

Suara.com - Kehamilan membuat berat badan ibu jadi bertambah. Pada beberapa orang, kenaikan berat badan selama kehamilan bisa sampai mengakibatkan kegemukan.

Dokter obgyn Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K)., MPH., mengingatkan, ibu yang alami kegemukan selama kehamilan dan pasca melahirkan perlu segera menurunkan berat badan, terutama jika masih ada rencana untuk menambah momongan. 

"Ibu harus kembali langsing pasca melahirkan. Bukan hanya untuk kecantikan, tapi juga untuk sehat. Karena obesitas bisa menimbulkan masalah pada bayi," kata dokter Dwiana dalam webinar bersama Tentang Anak, Senin (4/7/2022). 

Ia menyarankan, ibu juga perlu lakukan skrining kesehatan. Kontrol kesehatan itu bukan hanya penting dilakukan selama masa kehamilan, tapi juga sebelumnya. Dokter Dwina mengatakan bahwa kehamilan yang direncanakan bisa membuat ibu dan anak jadi lebih sehat.

Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)

"Jangan hanya ingat untuk periksa ke dokter saat hamil saja," pesannya.

Salah satu tujuan kontrol kesehatan ibu saat masih merencanakan kehamilan juga untuk mengetahui status anemianya. Dokter Dwina menjelaskan, ibu yang mengalami kurang darah selama masa kehamilan bisa membuat anak jadi kekurangan nutrisi selama di dalam kandungan. 

Selain itu, dampak anemia pada kehamilan bisa membuat janin keguguran, pertumbuhan janin terhambat, persalinan prematur, ketuban pecah dini, persalinan sulit, perdarahan saat persalinan dan retensio plasenta, serta perdarahan pasca salin.

"Kondisi ibu hamil di Indonesia diperkirakan 50 persen pada awal kondisinya sudah tidak sehat. Karena itulah persiapan ibu hamil yang sehat Itu harus dimulai dari sebelum hamil," jelasnya.

Bahkan, persiapan itu sebaiknya dilakukan sejak remaja dengan menjalankan pola hidup sehat. Tujuannya, lanjut dokter Dwina, agar para calon ibu tersebut tidak mengalami anemia saat dewasa. 

baca juga

Selain anemia, gangguan kesehatan yang juga harus diperhatikan juga seperti hipertensi, kurang energi, dan obesitas. 

"Saat ini terjadi di Indonesia, hampir satu dari lima perempuan kekurangan energi. Apalagi kalau menderita penyakit lain bisa saja kelahiran prematur, bayi dalam kandungan tidak tumbuh dengan baik, ini bisa menyebabkan stunting," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Meninggal Kala Istri Hamil 7 Minggu, Kisah Wanita Ini Bikin Trenyuh

Suami Meninggal Kala Istri Hamil 7 Minggu, Kisah Wanita Ini Bikin Trenyuh

Lifestyle | Senin, 04 Juli 2022 | 12:23 WIB

Hamil 6 Bulan, Kartika Putri Mulai Beri Pengertian ke Anak Pertama Soal Adik

Hamil 6 Bulan, Kartika Putri Mulai Beri Pengertian ke Anak Pertama Soal Adik

Entertainment | Senin, 04 Juli 2022 | 11:23 WIB

Annisa Pohan Alami Keguguran

Annisa Pohan Alami Keguguran

Entertainment | Senin, 04 Juli 2022 | 10:47 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×