5 Rekomendasi Sarapan Tinggi Protein, Cocok Buat si Pejuang Diet!

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 05 Juli 2022 | 08:54 WIB
5 Rekomendasi Sarapan Tinggi Protein, Cocok Buat si Pejuang Diet!
ilustrasi sarapan (pexels.com)

Suara.com - Ingin menurunkan berat badan bukan berarti harus melewatkan sarapan. Makan pagi tidak selalu akan menyebabkan berat badan bertambah, karena ini tergantung dari jenis makanan yang dikonsumsi.

Sejumlah ahli gizi menyarankan untuk lebih banyak konsumsi protein saat sarapan. Menurut laporan tahun 2015 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, mengonsumsi 25 hingga 30 gram protein setiap kali makan dapat membantu mengelola faktor risiko kardiometabolik, mengontrol nafsu makan, dan membantu penurunan serta pengelolaan berat badan.

Berikut rekomendasi 5 makanan tinggi protein yang bisa disantap saat sarapan, dikutip dari Eat This.

1. Greek Yogurt

Yogurt Yunani biasanya mengandung 14-18 gram protein per porsi. Selain protein, di dalamnya juga terdapat kalsium, probiotik, dan nutrisi lainnya. Yogurt bisa dicampur dengan makanan kaya nutrisi lainnya, seperti buah, kacang-kacangan, dan makanan grain granola.

2. Telur

Telur menjadi protein yang mengandung banyak nutrisi penting lainnya, seperti zat besi, vitamin B12, dan kolin, yang menurut penelitian dapat membantu kesehatan otak. Telur juga mengandung beberapa lemak, sehingga kombinasi protein dan lemak dapat membuat lebih kenyang selama berjam-jam di pagi hari.

3. Bubuk Protein

Mendapatkan protein yang cukup saat sarapan bisa menjadi sedikit tantangan, terutama bagi seseorang yang selalu bepergian. Untuk memastikan bisa dapat cukup protein di hari-hari yang sibuk, cobalah membuat protein shake atau mencampurkan satu sendok bubuk protein ke dalam kopi, yogurt, atau oatmeal.

Sebuah studi penelitian tahun 2008 yang diterbitkan dalam Nutrition dan Metabolism menemukan bahwa minum protein shake sebelum sarapan dan makan malam juga mengurangi kalori dan bantu menurunkan berat badan lebih banyak daripada mereka yang hanya mengurangi kalori dan tidak minum shake.

4. Kenari

Kenari mungkin tidak cukup untuk membuat kenyang saat sarapan. Tetapi bisa jadi tambahan yang tepat untuk semangkuk yogurt Yunani atau oatmeal.

Kenari mengandung lemak sehat, serat, dan protein nabati. Diet rendah energi yang diperkaya kenari dapat meningkatkan penurunan berat badan yang sebanding dengan diet pengurangan kepadatan energi standar.

5. Sosis Ayam

Bukan hal buruk untuk mengonsumsi sosis saat sarapan. Asalkan pilih yang berbahan daging ayam. Dalam satu sosis ayam mengandung sekitar 11 gram protein dengan 5 gram lemak, 1,5 gram di antaranya berupa lemak jenuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tanda Utama Program Diet yang Anda Jalani Hanya Buang Uang dan Energi

4 Tanda Utama Program Diet yang Anda Jalani Hanya Buang Uang dan Energi

Health | Minggu, 03 Juli 2022 | 07:25 WIB

Cuma Jualan Nasi Uduk dan Lontong Sayur, Dagangan Ini Ludes Terjual dalam 2 Jam

Cuma Jualan Nasi Uduk dan Lontong Sayur, Dagangan Ini Ludes Terjual dalam 2 Jam

Lifestyle | Sabtu, 02 Juli 2022 | 15:45 WIB

4 Makanan Pantang Dimakan Setelah Jam Empat Sore

4 Makanan Pantang Dimakan Setelah Jam Empat Sore

| Sabtu, 02 Juli 2022 | 10:13 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB