Mengenal Andropause atau Istilah Menopause pada Laki-laki yang Dianggap 'Menyesatkan'

Risna Halidi

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:29 WIB
Mengenal Andropause atau Istilah Menopause pada Laki-laki yang Dianggap 'Menyesatkan'
Ilustrasi lelaki mengalami andropause

Suara.com - Selain perempuan, laki-laki juga bisa mengalami fase menopause. Dikenal sebagai andropause, kondisi tersebut dapat ditandai dengan rendahnya kadar testosteron hingga berkurangnya fungsi testis akibat satu dan lain hal.

Namun beberapa ahli keberatan dengan istilah "menopause laki-laki" dan menyebut hal itu menyesatkan. Karena meski kadar testosteron menurun, angka penurunannya stabil kurang dari dua persen per tahun dari sekitar usia 30 hingga 40 tahun. Hal ini, dianggap tidak akan menyebabkan masalah berarti.

Dikutip dari Hindustan Times, testosteron diproduksi di testis dan kelenjar adrenal dan bertanggung jawab untuk berbagai fungsi penting lelaki seperti mengatur libido, produksi sperma dan massa otot, kesehatan tulang serta produksi darah.

Seiring bertambahnya usia lelaki, kadar testosteron cenderung turun selaras dengan kemampuan memproduksi sperma. Tetapi selain penuaan, beberapa faktor gaya hidup atau masalah psikologis juga dapat menyebabkan penurunan kadar testosteron.

Beberapa penyebab lainnya di antaranya:

  1. Stres, depresi, atau kecemasan
  2. Perubahan pembuluh darah di samping penyebab psikologis atau apa pun yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi
  3. Kurang tidur
  4. Pola makan buruk
  5. Kurang olahraga
  6. Terlalu banyak minum alkohol
  7. Merokok
  8. Harga diri rendah
  9. Hipogonadisme onset lambat

Tanda dan Gejala:
Pakar kesehatan menunjukkan bahwa kelelahan, libido yang buruk, kelemahan, depresi, masalah seksual dan kesulitan berkonsentrasi hanyalah beberapa gejala yang mungkin terjadi sebagai akibat dari penurunan kadar testosteron.

Selain itu, berikut adalah tanda dan gejala lainnya:

  • Ketajaman mental yang berkurang (konsentrasi yang buruk, suasana hati yang tertekan)
  • Kehilangan energi
  • Menambah berat badan, kehilangan otot, dan menambah lemak
  • Suasana hati yang tertekan dan atau kurangnya semangat dan antusiasme
  • Iritabilitas
  • Sakit dan nyeri otot (merasa kaku)
  • Berkeringat atau hot flushes
  • Tangan dan kaki yang dingin
  • Gatal
  • Disfungsi seksual
  • Kehilangan tinggi badan

Diagnosis dan Pengobatan:
Jika Anda mengalami tanda dan gejala tersebut, dokter kemungkinan akan melakukan tes darah untuk mengukur kadar testosteron atau melakukan tes lain yang mungkin berkontribusi terhadap kondisi tersebut setelah melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan gejalanya.

Jika kadar testosteron terbukti rendah, gaya hidup atau perubahan lain dalam diet, program olahraga atau obat-obatan seperti antidepresan akan diresepkan untuk membantu beberapa gejala.

Terapi penggantian hormon (HRT) atau terapi penggantian testosteron atau terapi penggantian androgen dapat diresepkan untuk membantu meringankan gejala seperti kehilangan minat pada seks (penurunan libido), depresi dan kelelahan.

Namun, perlu dicatat bahwa pengobatan tersebut memiliki potensi risiko dan efek samping karena mengganti testosteron dapat memperburuk kanker prostat dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Usia 50 Tahun,Yuni Shara Ngaku Siap dengan Fase Menopause

Masuk Usia 50 Tahun,Yuni Shara Ngaku Siap dengan Fase Menopause

Banten | Senin, 04 Juli 2022 | 21:15 WIB

Genap 50 Tahun, Yuni Shara Siap-Siap Masuki Fase Menopause: Memang Sudah Kodratnya

Genap 50 Tahun, Yuni Shara Siap-Siap Masuki Fase Menopause: Memang Sudah Kodratnya

Entertainment | Senin, 04 Juli 2022 | 16:42 WIB

5 Perubahan Vagina Setelah Menopause, Apa Saja?

5 Perubahan Vagina Setelah Menopause, Apa Saja?

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 22:04 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB