Apa Itu Strict Parents? Kenali Arti dan Dampaknya Bagi Anak

Farah Nabilla | Suara.com

Rabu, 06 Juli 2022 | 18:39 WIB
Apa Itu Strict Parents? Kenali Arti dan Dampaknya Bagi Anak
Apa Itu Strict Parents - Ilustrasi Strict Parents (Pixabay)

Setiap orang tua memiliki cara yang berbeda-beda dalam mengasuh dan membesarkan anak-anaknya. Aalah satu tipe pola asuh dari  orang tua yaitu strict parents atau cenderung keras dan tegas. Lantas apa arti strict parents?

Media sosial belakangan ini kerap membicarakan pola asuh strict parents yang disebut-sebut berdampak buruk bagi anak-anak mereka. Lantas, apa sebenarnya strict parents tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Secara umum, strict parents merupakan sebutan bagi orang tua yang memiliki gaya asuh ketat, diartikan juga sebagai orang tua yang menempatkan standar dan tuntutan yang tinggi kepada anak-anaknya.

Ada dua alasan para orang tua memilih tipe strict parents, ada yang bermaksud baik, tapi tidak sedikit juga yang hanya mementingkan diri sendiri. Tidak sedikit, para orang tua yang strict atau ketat memiliki harapan yang tinggi kepada anak-anaknya.

Para orang tua dengan gaya asuh strict parent ini akan mengajari arti dan pentingnya disiplin diri ke anak-anaknya, lalu meminta pertanggungjawaban mereka. Namun, tidak sedikit juga yang menjadikan diri mereka strict parents karena takut dianggap sebagai orang tua yang tidak kompeten saat anak-anaknya melakukan kesalahan.

Tipe orang tua tersebutlah yang lebih memperhatikan perasaan dan ketidakamanan mereka sendiri, dibanding kenyamanan dan kesejahteraan sang anak.

Alasan yang paling sering terucap dari kebanyak orang tua yang memilih pola asuh strict parent yaitu mereka tidak ingin membesarkan anak-anak yang membangkang.

Strict parents sendiri didefinisikan sebagai orang tua yang menempatkan standar dan tuntutan tinggi kepada anak-anaknya. Mereka bisa menjadi otoriter atau tidak tergantung pada keyakinan disiplin orang tua dan responsivitas terhadap kebutuhan sang anak.

Saat orang tua menaruh standar yang tinggi dengan dukungan yang seimbang yaitu berupa support hangat dan sikap responsif kepada sang anak, maka orang tua tersebut merupakan orang tua yang berwibawa. Hal tersebut karena orang tua tersebut tetap menghargai pemikiran sang dan pencapaian sang anak meski menetapkan standar tinggi.

Biasanya, mereka mengizinkan anak-anaknya untuk menantang aturan mereka atau memberikan umpan balik. Namun sayang, beberapa pola asuh tersebut kadang tidak seimbang.

Kebanyakan orang tua juga memberikan sikap yang tegas tapi lupa untuk menghargai pilihan sang anak. Tidak sedikit orang tua yang ketat bersikap dingin, tidak responsif, dan tidak mendukung anak-anak mereka. 

Tidak jarang, aturan mereka juga dianggap terlalu ketat dan sewenang-wenang. Pola asuh strict parents dan cenderung otoriter tidak akan mengizinkan anak-anak mereka untuk menyuarakan pendapat mereka atau mempertanyakan keputusan yang dibuat oleh orang tua.

Ibu dan ayah yang mempraktekan gaya pengasuhan otoriter akan menjadikan dan memberikan dampak buruk dari gaya otoritatif. 

Gaya pola asuh strict parents ini juga akan menyebabkan berbagai macam kerugian, termasuk masalah perilaku, harga diri yang rendah, masalah pengendalian diri, dan masalah kesehatan mental.

Itulah penjelasan mengenai apa itu strict parents, apakah kamu salah satunya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Orang Tua Bisa Jadi Strict Parents kepada Anaknya? Ini 5 Pemicunya

Kenapa Orang Tua Bisa Jadi Strict Parents kepada Anaknya? Ini 5 Pemicunya

Lifestyle | Rabu, 06 Juli 2022 | 15:06 WIB

Mengenal Pola Asuh Overprotektif dari Para Ahli

Mengenal Pola Asuh Overprotektif dari Para Ahli

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 10:09 WIB

Orangtua, Yuk Ketahui 7 Pola Asuh Buruk yang Sering Dilakukan Tanpa Disadari!

Orangtua, Yuk Ketahui 7 Pola Asuh Buruk yang Sering Dilakukan Tanpa Disadari!

Health | Rabu, 06 Juli 2022 | 08:05 WIB

3 Tips Mendidik Anak Lelaki Menjadi Pria Sejati, Perbolehkan Menangis!

3 Tips Mendidik Anak Lelaki Menjadi Pria Sejati, Perbolehkan Menangis!

Your Say | Senin, 04 Juli 2022 | 08:13 WIB

5 Masalah yang Biasa Muncul tentang Mertua, Mengalami yang Mana?

5 Masalah yang Biasa Muncul tentang Mertua, Mengalami yang Mana?

Your Say | Senin, 04 Juli 2022 | 06:36 WIB

Orangtua, Yuk Kenali Arti Pola Asuh Strict Parents Beserta 10 Tanda-tandanya

Orangtua, Yuk Kenali Arti Pola Asuh Strict Parents Beserta 10 Tanda-tandanya

Health | Senin, 04 Juli 2022 | 03:15 WIB

Bukan Bikin Anak Disiplin, Ini Dampak Bahaya dari Pola Asuh Strict Parents

Bukan Bikin Anak Disiplin, Ini Dampak Bahaya dari Pola Asuh Strict Parents

Health | Minggu, 03 Juli 2022 | 20:06 WIB

Apa Itu Strict Parents? Ini Ciri-ciri dan Dampaknya Bagi Anak

Apa Itu Strict Parents? Ini Ciri-ciri dan Dampaknya Bagi Anak

Health | Minggu, 03 Juli 2022 | 19:52 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB