Retak Saat Berhubungan Seks, Organ Vital Pria Asal Jawa Timur Ini Jadi Bengkak dan Berwarna Ungu, Wujudnya Bikin Ngilu

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 08 Juli 2022 | 20:30 WIB
Retak Saat Berhubungan Seks, Organ Vital Pria Asal Jawa Timur Ini Jadi Bengkak dan Berwarna Ungu, Wujudnya Bikin Ngilu
Ilustrasi penis bermasalah (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria asal Jawa Timur berusia 50 tahun didiagnosis mengalami kondisi sangat langka, yakni 'terong deformitas', sebuah kondisi di mana penis membengkak dan berwarna ungu.

Lelaki yang tidak disebutkan identitasnya itu memeriksakan diri ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo, Surabaya, dalam kondisi penis bengkak dan nyeri, yang telah bertahan selama empat jam.

Kondisi itu terjadi ketika sedang berhubungan seks dengan sang istri. Saat melakukannya, ia merasa ada yang retak sampai berbunyi 'krak'.

Setelah itu, ia tidak lagi ereksi dan tidak bisa ejakulasi. Uretra, atau saluran kencingnya pun mulai berdarah, lapor Insider.

Ketika diperiksa, dokter menemukan adanya gumpalan darah (hematoma) yang mengalir di ujung skrotum dan uretra yang patah. Bila tidak diobati, maka dapat menghalangi aliran urin.

Pemindaian terong deformitas milik sang pria (International Surgery Case Reports)
Pemindaian terong deformitas milik sang pria (International Surgery Case Reports)

Untuk mengobatinya, dokter mengiris penis hingga terbuka dan menarik kembali kulit luar, sehingga mereka bisa memperbaiki uretra yang patah dan jaringan ereksi dengan jahitan.

Dokter juga memotong skrotum agar gumpalan darah bisa mengalir.

Setelah operasi, dokter menguji fungsi penis pria tersebut dengan ereksi buatan. Untungnya, pasien tidak mengalami komplikasi, seperti kebocoran cairan atau penis bengkok.

Ia pun dirawat di rumah sakit selama lima hari, dan menyuruh pria itu untuk buang air kecil melalui kateter, yang dimasukkan langsung ke uretra.

Pada check up empat bulan kemudian, kondisi pria tersebut sudah membaik dan organ vitalnya berfungsi seperti sedia kala.

Terong deformitas merupakan kondisi langka yang biasanya terjadi ketika penis yang ereksi mengalami trauma tumpul saat berhubungan seks, seperti meleset keluar dari vagina dan membengkok.

Pada kasus parah, pembengkakan akibat trauma tersebut dapat menyumbat saluran kemih. Jika tidak diobati, kelainan berbentuk terong itu akan menyebabkan impotensi dan cacat permanen.

Kasus sang pria ini didokumentasikan dalam studi kasus yang terbit di International Surgery Case Reports.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penis Retak saat Berhubungan Seks

Penis Retak saat Berhubungan Seks

| Jum'at, 08 Juli 2022 | 12:43 WIB

Lelaki Ini Alami Penis Retak saat Berhubungan Seks, Didiagnosis Penis Terong Lantaran Jadi Ungu dan Bengkak

Lelaki Ini Alami Penis Retak saat Berhubungan Seks, Didiagnosis Penis Terong Lantaran Jadi Ungu dan Bengkak

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:37 WIB

Khusus untuk Kaum Adam, Ini 5 Gangguan Seksual Akibat Praktek Pola Hidup Tidak Sehat

Khusus untuk Kaum Adam, Ini 5 Gangguan Seksual Akibat Praktek Pola Hidup Tidak Sehat

Health | Rabu, 06 Juli 2022 | 00:13 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB