Apakah Aktivitas Seksual Dapat Menyebabkan Serangan Jantung?

Risna Halidi

Selasa, 12 Juli 2022 | 21:30 WIB
Apakah Aktivitas Seksual Dapat Menyebabkan Serangan Jantung?
Ilustrasi serangan jantung. [Envato]

Suara.com - Dulu, serangan jantung identik sebagai penyakit yang hanya diderita oleh orang tua. Namun kini, kelompok lebih muda juga memiliki risiko terkena masalah kardiovaskular tersebut.

Tak jarang pula ada informasi mengenai kondisi yang berisiko membuat orang terkena serangan jantung, mulai dari aktivitas fisik berlebih hingga aktivitas seksual seperti berhubungan badan,

Belum lama ini, lelaki asal India bernama Ajay Parteki yang masih berusia 28 tahun, diberitakan meninggal dunia saat melakukan hubungan seksual dengan pacarnya.

Dikutip dari Hindustan Times, seorang dokter ahli jantung Dr Abhinit Gupta dari RS Regency memberika jawaban terkait apakah aktivitas seksual menjadi faktor risiko terjadinya serangan jantung.

Kata Dr Gupta, hubungan seksual adalah aktivitas fisik alami yang sama seperti aktivitas fisik lainnya. Ini, kata Dr Gupta, bukan faktor risiko serangan jantung terutama bagi orang dengan jantung yang sehat dan populasi umum lainnya.

Sementara bagi yang memiliki masalah jantung, aktivitas seksual memang terbukti meningkatkan detak jantung. Hanya saja orang dengan kondisi jantung stabil tidak perlu khawatir dengan hal tersebut.

"Jika Anda dapat menaiki tangga atau joging atau berjalan tanpa kesulitan, Anda aman untuk berhubungan seks. Manfaat jangka panjang dari aktivitas fisik secara teratur termasuk seks jauh lebih besar daripada risikonya," Dr Gupta meyakinkan.

Namun, ahli jantung itu juga memperingatkan bahwa jika terjadi nyeri dada, sesak napas atau detak jantung tidak teratur, maka ia harus menjauhkan diri dari aktivitas fisik yang berat, termasuk seks.

"Jika seseorang menggunakan obat-obatan karena masalah jantung, ia harus selalu berdiskusi dengan dokter sebelum meminum pil yang dijual bebas untuk disfungsi ereksi, karena beberapa dapat menurunkan tekanan darah secara berbahaya jika dikonsumsi bersamaan dengan obat jantung."

baca juga

Menurut Dr Gupta, kemungkinan mengalami serangan jantung saat melakukan aktivitas seksual sangat rendah. Untuk setiap 10.000 orang yang berhubungan seks seminggu sekali, hanya dua hingga tiga yang berisiko mengalami serangan jantung.

Hubungan seksual sendiri meningkatkan kebutuhan jantung terhadap oksigen dan meningkatkan detak jantung serta tekanan darah yang setara dengan menaiki dua kali tangga.

"Namun selama orang yang memiliki masalah jantung dalam kondisi stabil dan bebas gejala tergantung obat-obatan, itu tidak mengkhawatirkan, setelah berkonsultasi dengan dokter," tambahnya lagi.

Beberapa gejala umum serangan jantung yang harus diwaspadai adalah:

  • Sakit dada
  • Sesak napas
  • Nyeri di lengan, leher, dan bahu
  • Mual
  • Berkeringat banyak
  • Pusing
  • Kelelahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Deteksi Dini, Pakar Ungkap Proses Munculnya Penyakit Kardiovaskular dalam Tubuh

Pentingnya Deteksi Dini, Pakar Ungkap Proses Munculnya Penyakit Kardiovaskular dalam Tubuh

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 23:24 WIB

7 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

7 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 15:32 WIB

Penyakit Kardiovaskular Bakal Jadi Penyebab Kematian Terbanyak

Penyakit Kardiovaskular Bakal Jadi Penyebab Kematian Terbanyak

Tantrum | Senin, 11 Juli 2022 | 14:32 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB