Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak, New Zealand Gratiskan Masker dan Antigen

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2022 | 07:33 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Melonjak, New Zealand Gratiskan Masker dan Antigen
Ilustrasi Masker (Pexels/Anna)

Suara.com - Update Covid-19 global menunjukan Selandia Baru atau New Zealand sedang berjuang melawan lonjakan kasus dan menggratiskan masker, tes antigen, dan pelayanan sistem kesehatan.

Data Worldometers, Jumat (15/7/2022) mencatat infeksi baru memang masih bertambah dengan tercatat ada 689 ribu kasus baru dalam sehari, serta 972 orang meninggal dunia.

Kini total yang sudah terinfeksi ada 564 juta orang dan 6,3 juta diantaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 21,7 juta orang.

Mengutip Channel News Asia, New Zealand umumkan masker dan antigen gratis bagi warganya guna membendung penyebaran Covid-19.

Ini karena ada lonjakan signifikan terkait jumlah kasus Covid-19 baru dalam beberapa minggu terakhir, dan banyak pakar memperkirakan gelombang subvarian Omicron BA.5 cenderung lebih buruk dari yang pertama.

"Tidak diragukan lagi kombinasi lonjakan kasus Covid-19 dan rawat inap, menjadikan ini sebagai musim flu terburuk dan sakitnya berbagai staf membuat sistem kesehatan berada di bawah tekanan ekstrim," ungkap Menteri Tanggap Covid-19 New Zealand, Ayesha Verrall.

Negara yang sempat dinyatakan bebas Covid-19 pada tahun lalu ini, memutuskan untuk menghentikan kebijakan nol Covid-19 di awal 2022, khususnya setelah sebagian besar masyarakat sudah divaksinasi dan dibiarkan hidup berdampingan dengan virus.

Menurut Verrall kebijakan nol Covid-19 tidak lagi relevan, karena orang wajib memakai masker, dites dan diisolasi jika mereka dinyatakan positif terinfeksi.

"Sekarang bukan waktunya berhenti memakai masker. Penelitian membuktikan, dengan memakai masker bisa mengurangi setengah peluang Anda terinfeksi Covid-19, dan ini juga membantu melindungi penyakit influenza serta penyakit musim dingin lainnya," tutup Verrall.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Kedua Bulan Juli, Positivity Rate di Indonesia Lewati Standar Aman WHO

Pekan Kedua Bulan Juli, Positivity Rate di Indonesia Lewati Standar Aman WHO

Health | Jum'at, 15 Juli 2022 | 04:05 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Dua RT di Apartemen Bassura Masuk Zona Merah

Kasus Covid-19 Melonjak, Dua RT di Apartemen Bassura Masuk Zona Merah

Jakarta | Kamis, 14 Juli 2022 | 21:30 WIB

Gelombang Baru Covid-19 Terjang Asia Pasifik, Ini 4 Negara dengan Kenaikan Kasus Tertinggi

Gelombang Baru Covid-19 Terjang Asia Pasifik, Ini 4 Negara dengan Kenaikan Kasus Tertinggi

Health | Kamis, 14 Juli 2022 | 21:28 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB