Ngeri, Kasus Cacar Monyet Sudah Tembus 10 Ribu Kasus di Seluruh Dunia

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 15 Juli 2022 | 08:05 WIB
Ngeri, Kasus Cacar Monyet Sudah Tembus 10 Ribu Kasus di Seluruh Dunia
 Ilustrasi Penderita Cacar Monyet (Pixabay)

Suara.com - Monkeypox atau cacar monyet terus menjadi perhatian setelah data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merilis data bagaimana kasus infeksi cacar monyet sudah mencapai 10.800 di seluruh dunia.

Kasus ini juga termasuk hasil laboratorium dan infeksi yang dikaitkan dengan orthopoxvirus, yakni keluarga virus awal penyebab cacar monyet, cacar air yang sudah dieliminasi, dan virus cacar sapi yang sangat jarang menular ke manusia.

Cacar monyet adalah penyakit virus zoonosis atau virus ditularkan dari hewan ke manusia, yang dapat sembuh sendiri.

Penyakit itu disebabkan oleh virus monkeypox, yakni anggota orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae, yang umumnya terjadi di Afrika Tengah dan Afrika Barat sebagai negara endemis.

Manusia yang terinfeksi penyakit ini jarang yang menyebabkan sakit parah atau fatal, tapi untuk anak di bawah 8 tahun, orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, termasuk orang dengan eksim, hingga ibu hamil dan menyusui berisiko mengalami perburukan.

Pada akhir Juni, CDC dan Departemen Kesehatan Pelayanan Kemanusiaan AS yakni HHS mengatakan mulai meningkatkan kapasitas testing cacar monyet di laboratorium.

"Penyedia layanan kesehatan bisa menggunakan laboratorium ini pada awal Juli, dan kapasitas pengajian dari perusahaan akan ditingkatkan selama satu bulan," terang HHS mengutip Live Science, Jumat (15/7/2022).

Adapun sejak kasus cacar monyet pertama mulai terdeteksi di AS pada Mei, tes cacar monyet masih sulit ditemukan, sehingga catatan kasus tidak bisa memotret situasi yang sebenarnya.

Menurut Ahli Epidemiologi Universitas Harvard, Keletso Makofane, ini karena penyedia layanan kesehatan harus melalui proses rumit untuk melakukan tes pada pasien yang mengalami gejala spesifik cacar monyet.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Kasus Pertama Cacar Monyet di Rusia, Pasien Bergejala Ringan

Muncul Kasus Pertama Cacar Monyet di Rusia, Pasien Bergejala Ringan

Malang | Selasa, 12 Juli 2022 | 22:20 WIB

Diduga Terinfeksi Cacar Monyet, Pemuda India Ini Ternyata Kena Cacar Air

Diduga Terinfeksi Cacar Monyet, Pemuda India Ini Ternyata Kena Cacar Air

Health | Minggu, 10 Juli 2022 | 16:52 WIB

Walau Penularannya Lambat, Ahli Peringatkan untuk Waspada Gejala Cacar Monyet

Walau Penularannya Lambat, Ahli Peringatkan untuk Waspada Gejala Cacar Monyet

Health | Sabtu, 09 Juli 2022 | 20:15 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×