Tak Ada ASI yang Tidak Berkualitas, Stop Salahkan Air Susu Ibu Saat Bayi Sakit

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 23:58 WIB
Tak Ada ASI yang Tidak Berkualitas, Stop Salahkan Air Susu Ibu Saat Bayi Sakit
Ilustrasi ASI atau Air Susu Ibu. (Elements Envato)

Suara.com - Banyak orang menyalahkan air susu ibu atau kualitas ASI saat terjadi sesuatu pada bayi, seperti batuk pilek hingga bayi diare.

Lalu yang jadi pertanyaan, adakah ASI di tubuh ibu yang kualitasnya buruk alias nggak bagus? Jawabannya, tidak ada.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Lucky Yogasatria, Sp.A, bahwa tidak ada ASI yang tidak berkualitas, alias semua ASI baik untuk setiap anak yang dikandung oleh ibu tersebut.

"Nggak usah didengerin orang-orang yang ngomong ASI itu nggak berkualitas, yang nyalah-nyalahin ASI padahal mah asal ngomong aja dia, nggak tau dampak ke ibu dan ke si anak, ketika ngomong seperti itu," ujar dr. Lucky melalui konten instagramnya dikutip suara.com, Senin (18/7/2022).

Dokter yang aktif memberi edukasi di Klinik Kecil itu mengatakan ASI memiliki kandungan yang paling tepat dan yang paling dibutuhkan setiap anak. Bahkan menurutnya, kandungan ASI bisa berubah menyesuaikan kondisi yang terjadi pada anak.

"ASI itu memberikan nutrisi yang paling tepat untuk bayi ibu, nutrisi yang paling lengkap, nutrisi yang paling gampang diserap, nutrisi yang paling berguna, dan paling jago. Karena nutrisi ASI ini mengikuti kebutuhan sang bayi sesuai dengan umur dan perkembangannya," terang dr. Lucky.

Ia menambahkan nutrisi ASI juga akan sesuai dengan usia bayi tersebut, entah itu bayi prematur, bayi cukup bulan, bayi usia 6 bulan, atau di atas satu tahun. Sehingga tidak perlu lagi repot mencari susu formula sesuai usia anak, dan jadi lebih ekonomis karena tidak perlu membeli.

"ASI itu beda-beda isinya, tapi yang paling pas untuk anak ibu yang paling cocok lah. Jadi mom and dad, nggak usah denger kata-kata yang bilang ASI itu nggak berkualitas, dan juga stop menyalahkan ASI," tegasnya.

Adapun hal yang perlu dilakukan usai memberikan ASI, yakni memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya, seperti berat badan, tinggi badan, hingga lingkar kepala.

Semua tolok ukur ini bisa dicek dengan aplikasi milik pemerintah yakni Primaku, sehingga orangtua bisa langsung tahu jika ada yang tidak beres pada tumbuh kembang anak.

"Kalau memang bermasalah, bertemulah dengan dokter anak, kita cari bareng masalahnya di mana, kemudian kita perbaiki, bukan main salah-salahan ASI," tutup dr. Lucky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Ini Jadi Kontroversi Lantaran Menyusui Suaminya

Wanita Ini Jadi Kontroversi Lantaran Menyusui Suaminya

Sumut | Minggu, 17 Juli 2022 | 14:47 WIB

Ibunda Atta Halilintar Kaget Lihat Stok ASI Aurel Hermansyah, Berapa Lama Sih Bisa Disimpan di Kulkas?

Ibunda Atta Halilintar Kaget Lihat Stok ASI Aurel Hermansyah, Berapa Lama Sih Bisa Disimpan di Kulkas?

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 14:33 WIB

Ibu Baru Wajib Tahu, Begini Jadwal Memberikan ASI Untuk Bayi

Ibu Baru Wajib Tahu, Begini Jadwal Memberikan ASI Untuk Bayi

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 11:20 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB