Ini Bahayanya Jika Anak Tantrum Selalu Ditinggal Sendirian

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 Juli 2022 | 16:16 WIB
Ini Bahayanya Jika Anak Tantrum Selalu Ditinggal Sendirian
Ilustrasi gambar menghadapi anak tantrum. (freepik)

Suara.com - Saat balita tantrum mungkin akan membuat orang tua ikut bingung terhadap apa yang dirasakan oleh anak. Meski begitu, orang tua sebaiknya tidak meninggalkan anak sendirian saat sedang alami ledakan emosi tersebut. 

Psikolog Marsha Tengker, B.A.,M. Sc.,M.Psi., menjelaskan bahwa tantrum sebenarnya termasuk tahapan normal bagi anak untuk mengenal tentang emosi. Oleh sebab itu, diperlukan peran orang tua dalam menjelaskan kepada anak tentang mengenali juga menghadapi emosi yang dirasakannya.

"Tantrum memang tahapan normal bagi anak usia tertentu, jadi harus dilihat lagi anak usia berapa," kata Marsha dalam webinar puncak Hari Anak Nasional bersama Tentang Anak, Kamis (21/7/2022).

Ilustrasi anak tantrum (Jcomp/freepik).
Ilustrasi anak tantrum (Jcomp/freepik).

Marsha menyampaikan bahwa tantrum normalnya terjadi saat usia anak masih di bawah lima tahun. Setiap anak juga memiliki intensitas emosi berbeda-beda. Sehingga, orang tua tidak bisa membandingkan tingkat tantrum antar anak. Selain itu, makin kecil usia balita juga intensitas tantrum bisa lebih sering terjadi. 

"Mungkin dia lebih sulit untuk memahami apa yang terjadi dengan emosinya. Bayangkan aja kalau kita misalnya belum tahu nama rasanya apa, pokoknya nggak enak aja, dan anak enggak tahu apakah itu marah, sedih atau takutnya," paparnya.

"Saking belum tahu, gimana caranya dia bisa tahu, mengelolanya bagaimana, maka terjadilah tantrum itu," imbuh adik Nagita Slavina tersebut. 

Sejak lahir, manusia pada dasarnya telah dibekali dengan emosi. Seiring usia anak bertambah perkembangan mengenai emosi yang bisa dirasakan juga kian komplek. Idealnya, lanjut Marsha, anak akan bisa mengenal dan mengelola emosinya seiring ia bertambah besar.

Tetapi, untuk mencapai tahap tersebut, anak perlu belajar dan pendampingan dari orangtua. 

"Kalau masih kecil memang belum tahu, belum kenal emosi, belum pernah merasakan itu sebelumnya," ujarnya.

Apabila anak tidak diajarkan untuk mengenal emosi atau bahkan dilarang mengungkapkannya, misalnya tidak boleh sedih, tidak boleh menangis, tidak boleh marah, hal tersebut bisa berdampak teehadap kondisi psikologisnya saat dewasa.

Emosi apa pun yang ditahan untuk diungkap sebenarnya tidak akan benar-benar hilang. Melainkan tetap tersimpan pada alam bawah sadar, kata Marsha. 

Oleh sebab itu, anak yang sering dilarang meluatkan emosi dan tidak didampingi saat tantrum bisa berisiko kesulitan untuk memahami perasaannya sendiri saat dewasa. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-Gara Perkara Nasi Goreng, Bocah Laki-Laki Ini Ngamuk, Ibunya Ungkap Anaknya Tantrum

Gara-Gara Perkara Nasi Goreng, Bocah Laki-Laki Ini Ngamuk, Ibunya Ungkap Anaknya Tantrum

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 16:28 WIB

Hal-Hal yang Harus Orang Tua Ketahui Seputar Emosi Anak, Benarkah Karena Keturunan?

Hal-Hal yang Harus Orang Tua Ketahui Seputar Emosi Anak, Benarkah Karena Keturunan?

Lifestyle | Rabu, 13 Juli 2022 | 15:05 WIB

Buat Para Orangtua, Psikolog Ini Berikan Tips Mengatasi Anak Tantrum

Buat Para Orangtua, Psikolog Ini Berikan Tips Mengatasi Anak Tantrum

Health | Selasa, 12 Juli 2022 | 15:01 WIB

Terkini

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB