Tak Berhenti Kentut setelah Makan Sandwich Ham, Pria Ini Tuntut Rumah Makan!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 25 Juli 2022 | 08:00 WIB
Tak Berhenti Kentut setelah Makan Sandwich Ham, Pria Ini Tuntut Rumah Makan!
Ilustrasi orang kentut. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria menggugat sebuah warung makan, karena membuatnya tidak bisa berhenti kentut setelah makan sandwich ham 5 tahun lalu.

Pria bernama Tyrone Prades itu membeli sandwich ham tersebut pada Desember 2017 lalu, ketika berkunjung ke pasar Natal Birmingham bersama istri dan anak-anaknya.

Pengacaranya mengatakan bahwa kliennya menderita kram perut, demam, muntah dan diare setelah beberapa jam mengonsumsi sandwich ham tersebut.

Ia mengaku sudah terbaring di tempat tidur selama 5 minggu karena terinfeksi bakteri salmonella. Selain itu, Prades juga mengalami perut kembung yang konstan dan tidak terkendali sejak makan sandwich tersebut.

Menurut Prades, hal itu sangat mempermalukannya di depan umum dan sering membangunkannya di malam hari.

Pengacaranya, Robert Parkin, mengatakan kepada pengadilan bahwa perut Prades terus mengeluarkan suara gemuruh yang tidak nyaman setelah penyakitnya mereda.

Ilustrasi sandwich. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi sandwich. (sumber: Shutterstock)

"Prades juga terus menderita perut kembung berlebihan yang membuatnya sangat malu. Gejalanya berupa kelelahan dan perubahan fungsi usus yang seolah-olah ada sesuatu berputar di perutnya dan perut kembung," jelas Robert dikutip dari Daily Star.

Robert menambahkan perut kliennya selalau mengeluarkan suara yang sering bergejolak sampai mengganggu tidurnya. Gejala ini pun telah mengubah hidup kliennya.

Tak hanya itu, Robert juga menuding bahwa kios tempat kliennya membeli sandwich pun sudah ditutup dan dibersihkan setelah penyelidikan dari Public Health England.

Selain Prades, banyak pembeli lainnya yang juga jatuh sakit setelah membeli makan di warung tersebut.

Sementara itu, Philip Davy, pengacara Frankfurt Christmas Market Ltd yang menyajikan sandwich ham itu mengatakan bahwa petugas kesehatan lingkungan dewan menemukan e.coli di pisau, tapi tidak ada salmonella.

Sedangkan, Prades tidak mengklaim dia menderita infeksi e.coli. Jadi, mereka menuntut Prades untuk membuktikan tuduhan bahwa sandwich membuatnya terinfeksi salmonella.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Meremehkan Kentut. Berikut 7 Manfaat Kentut Yang Tidak Kalian Ketahui

Jangan Meremehkan Kentut. Berikut 7 Manfaat Kentut Yang Tidak Kalian Ketahui

| Selasa, 19 Juli 2022 | 10:55 WIB

Jumlah Generasi Sandwich di Indonesia Makin Meningkat, Apa Penyebabnya?

Jumlah Generasi Sandwich di Indonesia Makin Meningkat, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 20 Juni 2022 | 17:16 WIB

6 Manfaat Kentut bagi Kesehatan yang Jarang Disadari

6 Manfaat Kentut bagi Kesehatan yang Jarang Disadari

Health | Minggu, 29 Mei 2022 | 18:23 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB