Kaisar Akihito Idap Gagal Jantung, Waspadai Risiko Komplikasinya

Selasa, 26 Juli 2022 | 20:30 WIB
Kaisar Akihito Idap Gagal Jantung, Waspadai Risiko Komplikasinya
Kaisar Jepang, Akihito, bersama istrinya Michiko, tersenyum kepada Kepala Stasiun, Sabtu (20/8/2016), saat hendak berangkat dari Stasiun Tokyo, guna menjalani kunjungan ke Prefektur Nagano dan Gunma. [Kazuhiro Nogi/AFP]

Suara.com - Mantan Kaisar Jepang, Akihito didiagnosis menderita gagal jantung, setelah menjalani pemeriksaan jantung di Rumah Sakit Universitas Tokyo.

Pemeriksaan jantung itu menemukan bahwa katup di jantung Akihito tidak cukup menutup untuk mencegah aliran balik darah.

"Kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh penuaan, tetapi penyebab rincinya tidak diketahui," kata Ryozo Nagai, supervisor medis dari agensi tersebut dikutip dari Kyodo News.

Gagal jantung sering berkembang setelah kondisi lain merusak jantung. Tapi, gagal jantung juga bisa terjadi jika jantung menjadi terlalu kaku.

Pada gagal jantung dilansir dari Mayo Clinic, ruang pemompaan utama jantung (ventrikel) mungkin menjadi kaku dan tidak terisi dengan baik di antara denyut.

Kaisar Jepang, Akihito, bersama istrinya Michiko, tersenyum dari dalam kereta cepat, Sabtu (20/8/2016), saat hendak berangkat dari Stasiun Tokyo, guna menjalani kunjungan ke Prefektur Nagano dan Gunma. [Kazuhiro Nogi/AFP]
Kaisar Jepang, Akihito, bersama istrinya Michiko, tersenyum dari dalam kereta cepat, Sabtu (20/8/2016), saat hendak berangkat dari Stasiun Tokyo, guna menjalani kunjungan ke Prefektur Nagano dan Gunma. [Kazuhiro Nogi/AFP]

Pada beberapa orang, otot jantung bisa menjadi rusak dan melemah. Ventrikel dapat meregang ke titik di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah ke seluruh tubuh.

Seiring waktu, jantung tidak bisa lagi memenuhi fungsinya untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Kondisi ini pun bisa menimbulkan beberapa komplikasi yang tergantung pada tingkat keparahan penyakit jantung, kesehatan Anda secara keseluruhan dan faktor lain seperti usia Anda. Kemungkinan komplikasi dapat meliputi:

1. Kerusakan atau kegagalan ginjal

Baca Juga: Idap Virus Corona Covid-19 dan Cacar Monyet Bersamaan, Pria Ini Hanya Bisa Terbaring

Gagal jantung dapat mengurangi aliran darah ke ginjal Anda, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gagal ginjal jika tidak ditangani. Kerusakan ginjal akibat gagal jantung dapat memerlukan dialisis untuk pengobatan.

2. Masalah katup jantung

Katup jantung, yang menjaga darah mengalir ke arah yang benar mungkin tidak berfungsi dengan baik jika jantung Anda membesar atau tekanan di jantung Anda sangat tinggi karena gagal jantung.

3. Masalah irama jantung

Masalah irama jantung dapat menyebabkan atau meningkatkan risiko gagal jantung.

4. Kerusakan hati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI