Ruben Onsu Akui Mulai Merasa Takut Mati, Apakah Empty Sella Syndrome Mengancam Nyawa?

Rabu, 27 Juli 2022 | 13:29 WIB
Ruben Onsu Akui Mulai Merasa Takut Mati, Apakah Empty Sella Syndrome Mengancam Nyawa?
Ruben Onsu (Instagram/@ruben_onsu)

Suara.com - Ruben Onsu tengah mengidap penyakit Empty Sella Syndrome dan penyumbatan sumsum tulang belakang. Kondisi tersebut membuat wajah dan tubuh lelaki berusia 38 itu menjadi pucat pasi.

Sejak divonis dua penyakit tersebut, suami Sarwendah itu mengungkapkan bagaimana dirinya kerap dilingkung rasa takut akan kematian. Hal menyesakkan itu diungkap Ruben Onsu saat berbincang dengan Irfan Hakim.

"Orang selalu bilang jangan takut, jangan takut, tapi kan yang tahu badan kita itu kita ya, jadi gue berusaha aja buat tidur. Ketika gue kebangun (tengah malam) gue gak mau tidur lagi karena gue punya rasa takut (tidak bangun lagi = mati)," ucap Ruben dikutip dari MOP Channel, Rabu (27/7/2022).

Namun apa itu sebenarnya Empty Sella Syndrome? Bagaimana gejala serta apakah membahayakan nyawa?

Melansir laman HopskinsMedicine, Empty Sella Syndrome adalah gangguan yang memengaruhi sella tursika, struktur tulang di tengah tengkorak di bawah otak.

Sella membentuk rongga kecil yang membungkus kelenjar pituitari, organ yang mengatur produksi berbagai hormon di berbagai bagian tubuh. Jika hal tersebut terganggu akan juga mengganggu bagian tubuh lainnya.

Selain itu Empty Sella Syndrome tidak menimbulkan gejala khusus atau komplikasi pada penderitanya. Namun, pada beberapa kasus, kondisi ini menimbulkan beberapa gejala seperti:

  • Gairah seks menurun
  • Impotensi pada pria
  • Haid tidak teratur pada wanita
  • Sakit kepala
  • Gangguan penglihatan
  • Tekanan darah tinggi

Apakah Ini Membahayakan Nyawa?
Dikatakan, penyakit yang satu ini bukanlah kondisi yang mengancam jiwa penderitanya. Terdapat beberapa pengobatan yang dapat dilakukan seseorang untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Sementara itu, dikutip dari WebMd, perawatan untuk Empty Sella Syndrome juga dapat dilakukan dengan beberapa hal di antaranya:

Baca Juga: Idap Penyakit Langka, Ruben Onsu Mulai Takut Mati

Obat-obatan
Untuk pemberian obat-obatan, biasanya dokter akan memberi resep yang dapat membantu memperbaiki pengeluaran jumlah hormon yang tepat pada kelenjar pituitari. Dokter juga akan memberikan obat pereda rasa sakit, khususnya pada bagian kepala yang menekan.

Operasi
Operasi yang dilakukan sendiri mengarah pada seseorang yang mengalami kebocoran pada caira tulang belakang di bagian hidungnya. Operasi juga bisa dilakukan sebelum hal tersebut terjadi agar tidak kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI