Ikut Rasakan Dampak Polusi Udara Jakarta, Jonatan Christie Jadi Sering Alami Iritasi Mata

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 21:44 WIB
Ikut Rasakan Dampak Polusi Udara Jakarta, Jonatan Christie Jadi Sering Alami Iritasi Mata
Jonatan Christie. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Polusi udara di kota-kota besar, termasuk Jakarta, makin jadi perhatian publik. Atlet bulutangkis Jonatan Christie juga turut merasakan dampak dari pencemaran kualitas udara tersebut.

Pemain bulutangkis tunggal putra Indonesia itu mengaku kalau dirinya sering alami iritasi mata. Bahkan tak jarang matanya jadi memerah. Kondisi itu sering dialaminya saat menjalani latihan fisik di area luar Pelatnas di Jakarta.

"Aku gampang banget mata iritasi, merah. Apalagi kalau lagi di luar, kalau bulutangkis itu ada aktivitas di luar kayak running, padahal itu pagi, enggak tahu kenapa (mata iritasi). Mungkin polusi di Jakarta juga debu berlebihan, jadi mata gampang iritasi dan gampang merah," cerita Jojo, sapaan akrabnya, saat acara bersama Insto Cool, di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Terlebih mendekati turnamen kejuaraan dunia bulutangkis di Jepang pada Agustus mendatang, Jojo mengatakan kalau ia bersama atlet yang lain jadi lebih intens latihan fisik.

Selain berpengaruh terhadap mata, juara Swiss Open 2022 itu juga mengungkapkan kalau polusi udara turut menganggu pernapasan.

"Tapi yang paling terganggu pastinya mata karena kadang aku latihan lari di jam 7 sampai 9, terkena matahari, terkena debu. Jadi betul-betul mengganggu banget," tuturnya.

Selama persiapan pertandingan, atlet bulutangkis bisa melakukan latihan fisik di luar ruangan sebanyak 3 sampai 4 kali. Baginya, kesehatan mata sangat penting bagi atlet bulutangkis yang membutuhkan kecepatan saat melihat bola.

"Bulutangkis butuh kecepatan. Mata kan penting banget, karena kalau mata kita enggak enak atau iritasi itu mengganggu banget, apalagi di pertandingan," ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan matanya, Jojo biasa membawa obat tetes mata. Bahkan saat bertanding ke luar negeri pun, obat tersebut jadi salah satu benda yang wajib dibawanya.

Atlet 24 tahun itu mengungkapkan kalau dirinya kerap meneteskan obat mata usai menjalani pertandingan yang kerap memakan waktu lebih dari 1 jam.

"Biasanya sesudah (pertandingan) karena kan mata capek dipakai terus sampai cukup lama, bahkan main bisa 1 sampai 1 5 jam, itu ngebantu banget. Setelah beres main, mata yang tadinya sudah lelah, juga mungkin kadang agak merah sedikit karena kelelahan, jadi bisa lebih segar," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Simpan Obat Tetes Mata di Kulkas Seperti Jonatan Christie? Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu!

Sering Simpan Obat Tetes Mata di Kulkas Seperti Jonatan Christie? Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu!

Lifestyle | Rabu, 27 Juli 2022 | 19:25 WIB

BMKG: Polusi Udara di Jakarta Bukan Akibat Emisi Kendaraan Bermotor Semata

BMKG: Polusi Udara di Jakarta Bukan Akibat Emisi Kendaraan Bermotor Semata

Tekno | Selasa, 19 Juli 2022 | 22:14 WIB

Jangan Salah Lagi, Polusi Udara Paling Parah di Jabodetabek Terjadi Pagi Hari

Jangan Salah Lagi, Polusi Udara Paling Parah di Jabodetabek Terjadi Pagi Hari

Tekno | Selasa, 19 Juli 2022 | 19:16 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB