5 Tanda Wanita sedang Masa Subur, Perhatikan setelah Menstruasi

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 29 Juli 2022 | 12:51 WIB
5 Tanda Wanita sedang Masa Subur, Perhatikan setelah Menstruasi
ilustrasi masa subur (shutterstock)

Suara.com - Bila Anda dan pasangan berencana memiliki anak, Anda harus memahami masa subur Anda. Karena, peluang kehamilan lebih tinggi bila Anda berhubungan seks selama masa subur ini.

Anda juga harus tahu bahwa masa subur ini selalu terjadi setiap bulannya, ketika ovarium Anda melepaskan sel telur untuk pembuahan.

Masa subur terjadi sekitar 2 minggu setelah menstruasi Anda dimulai. Jika siklus menstruasi Anda 28 hari, maka kemungkinan ovulasi Anda akan terjadi pada hari ke-14.

Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa tanda-tanda pada tubuh ketika Anda sedang dalam masa subur.

1. Perubahan lendir serviks

Perubahan pada lendir serviks, seperti keputihan bisa menunjukkan banyal hal tentang fase reproduksi Anda dan kesehatan reproduksi secara umum.

Saat Anda tidak dalam fase ovulasi, maka lendir serviks Anda mungkin sedikit atau keruh. Tapi ketika Anda subur, tekstur konsistensi lendir menjadi bening dan melar. Jenis keputihan ini membantu sperma mencapai sel telur dengan lebih mudah.

Ilustrasi berhubungan seks, gairah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)
Ilustrasi berhubungan seks, gairah seksual (Unsplash/We-Vibe WOW Tech)

2. Peningkatan gairah seks

Saat Anda sedang masa subur, hormon estrogen akan naik dan meningkatkan gairah seks Anda. Menurut penelitian, fase peningkatan hasrat seksual ini berlangsung selama sekitar enam hari. Pada fase ini, Anda akan merasa lebih seksi dan pasangan Anda akan lebih tertarik pada Anda.

3. Payudara nyeri

Anda mungkin mengalami payudara terasa lembut, sakit, pegal atau lebih berat selama waktu tertentu setiap bulan. Perubahan pada payudara ini bisa menjadi indikasi bahwa Anda berada di sekitar siklus ovulasi.

Selama jendela ovulasi Anda, kadar hormon estrogen dan luteinizing Anda lebih tinggi dan estrogen dapat merangsang jaringan payudara yang menyebabkan ketidaknyamanan atau nyeri pada payudara.

Bahkan setelah ovulasi berakhir, estrogen turun dan progesteron meningkat yang dapat memicu nyeri payudara atau puting nyeri.

4. Perubahan posisi serviks

Serviks berada di bagian atas vagina dan cenderung berubah sepanjang siklus menstruasi. Saat Anda mendekati ovulasi, serviks Anda akan menjadi lebih tinggi, lebih lembut, dan lebih terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Baru, Long Covid-19 Bisa Sebabkan Penurunan Gairah Seksual

Gejala Baru, Long Covid-19 Bisa Sebabkan Penurunan Gairah Seksual

Health | Rabu, 27 Juli 2022 | 20:55 WIB

Apa itu Endometriosis? Kenali Arti, Gejala, dan Penyebabnya

Apa itu Endometriosis? Kenali Arti, Gejala, dan Penyebabnya

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 10:37 WIB

Gairah Seksual Menurun, Ini 5 Jenis Makanan yang Bisa Bantu Anda Horny!

Gairah Seksual Menurun, Ini 5 Jenis Makanan yang Bisa Bantu Anda Horny!

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 21:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB