Alami Cacar Monyet pada Bayi? Orangtua Jangan Panik!

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:44 WIB
Alami Cacar Monyet pada Bayi? Orangtua Jangan Panik!
cacar monyet pada bayi - Ilustrasi anak sakit. (Pixabay/tigerbhu11)

Suara.com - Monkeypox alias cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang muncul tahun 1958. Virus ini mirip dengan yang menyebabkan cacar, tapi kurang menular dan biasanya menyebabkan penyakit yang lebih ringan. Berikut penjelasan tentang cacar monyet pada bayi.

Merangkum laman Kids Health, dulu kasus cacar monyet paling sering terjadi di Afrika tengah dan barat atau pada mereka yang bepergian ke daerah tersebut.

Penyakit ini juga bisa menular dari orang yang pernah kontak dengan hewan impor. Tapi sekarang, cacar monyet sudah menyebar di luar Afrika bahkan pada bayi sekalipun.

Tanda & Gejala Cacar Monyet pada Bayi

Cacar monyet menyebabkan demam, sakit kepala, nyeri tubuh, pembengkakan kelenjar getah bening dan ruam yang dimulai dari bintik-bintik datar yang kemudian berubah jadi benjolan berisi cairan. 

Ruam bisa menyakitkan atau gatal tapi biasanya pasien merasa lebih baik dalam waktu 2 hingga 4 minggu. Namun kadang virus bisa bekerja sebaliknya, membuat pasien jadi sakit parah.

Bagaimana Cacar Monyet Menyebar?

Virus ini bisa menyebar dari kontak dekat dengan orang atau hewan yang terinfeksi. Seseorang terinfeksi jika mereka:

  1. Memiliki kontak dengan darah, cairan tubuh (seperti kontak seksual) atau cairan dari lepuh.
  2. Menggunakan tempat tidur atau barang lain yang terkontaminasi virus.
  3. Menghirup virus cacar monyet.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Anak-anak dan bayi bisa mengalami ruam, jika ada anggota keluarga yang mengalami ruam baru seperti jerawat atau lecet atau memiliki kemungkinan gejala cacar monyet lainnya, segera hubungi dokter untuk mengetahui penyebab gejala tersebut. 

Beri tahu juga dokter jika ada anggota keluarga yang pernah kontak dengan seseorang yang didiagnosis cacar monyet.

Bisakah Cacar Monyet Dicegah?

Vaksin cacar efektif melawan infeksi cacar monyet dan vaksin yang dibuat untuk mencegah cacar dan cacar monyet juga bisa, jika diperlukan.

Seperti halnya banyak kuman, mencuci tangan dengan baik, sering menggunakan masker dan menghindari kontak dengan orang dan hewan yang sakit dapat melindungi seseorang dari cacar monyet.

Bagaimana Cacar Monyet Diobati?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI Ungkap Sebab Cacar Monyet Banyak Ditemukan di Kelompok Gay

IDI Ungkap Sebab Cacar Monyet Banyak Ditemukan di Kelompok Gay

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:42 WIB

Alert! IDI Sebut Tingkat Kematian Cacar Monyet Bisa Hingga 16 Persen

Alert! IDI Sebut Tingkat Kematian Cacar Monyet Bisa Hingga 16 Persen

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 16:31 WIB

Pasien Ini Dinyatakan Negatif dari Cacar Monyet, Ini Tanggapan Kemenkes

Pasien Ini Dinyatakan Negatif dari Cacar Monyet, Ini Tanggapan Kemenkes

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:30 WIB

Selain Ruam, Cacar Monyet Bisa Sebabkan Pseudo-Pustula yang Mirip Bisul

Selain Ruam, Cacar Monyet Bisa Sebabkan Pseudo-Pustula yang Mirip Bisul

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB