Meski Kasus Cacar Monyet Belum Terdeteksi, Kemenkes Tetap Lakukan Pengawasan Ketat

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 07:45 WIB
Meski Kasus Cacar Monyet Belum Terdeteksi, Kemenkes Tetap Lakukan Pengawasan Ketat
Ilustraasi Cacar Monyet, Monkeypox (Pixabay)

Suara.com - Kasus cacar monyet sampai saat ini masih menjadi perhatian dunia kesehatan global, termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, kasus cacar monyet sempat dicurigai terjadi di Jawa Tengah.

Namun, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu mengungkapkan, suspek tersebut dinyatakan negatif. Untuk itu, hingga saat ini kasus cacar monyet dinyatakan belum terdeteksi di Indonesia.

"(Suspek) sudah selesai diperiksa negatif. Jadi bukan suspek lagi mereka. Tapi saya belum tahu update untuk diagnosanya penyakit apa," ucap dr. Maxi saat ditemui di Gedung Kemenkes, Senin (8/8/2022).

Meski demikian, dr. Maxi menegaskan, pihak pemerintah tetap melakukan pengawasan ketat untuk mencegah kasus cacar monyet di Indonesia terus menyebar. Pengawasan ketat ini dilakukan di berbagai pintu masuk penerbangan luar negeri.

Menurutnya, cacar monyet lebih mudah terlihat karena tidak bisa disembunyikan seperti Covid-19. Oleh karena itu, pengawasan menjadi lebih mudah jika dilihat ada suspek yang mengalaminya.

“Kan, itu penyakit enggak seperti Covid-19, enggak bisa sembunyi. Orang sudah bentol-bentol muka (jika terkena cacar)," sambungnya.

Sementara itu, pihaknya juga telah menambah 10 laboratorium penelitian epidemiologi cacar monyet untuk terus mengawasi perkembangan yang terjadi. Laboratorium tersebut juga dibuat di beberapa daerah serta sudah siap digunakan.

"Laboratorium itu di Medan ada, Palembang, Kalimantan, Banjarmasin, Yogyakarta, Surabaya Ambon, Manado, dan di Makassar ada juga. (Laboratorium) sudah siap digunakan, PCR kita lengkap, reagennya sudah didistribusi,” jelas dr. Maxi.

Perluasan sendiri dilakukan karena kasus cacar monyet masih belum terdeteksi namun tetap harus siap siaga. Selain itu, laboratorium juga difokuskan pada wilayah yang memiliki pintu masuk internasional yang rentan.

baca juga

“Kita perluasan karena kasusnya sedikit kemudian kita mempertimbangkan lagi yang ada prioritas kita berikan agak banyak pada pintu masuk internasional yang agak banyak, Bali, Jakarta, Manado,” ucap dr. Maxi

Sejauh ini dr Maxi mengaku tidak ada rencana perluasan karena kasusnya belum terdeteksi. Namun, ia menuturkan, jika suatu saat kemungkinan kasus semakin meluas, maka akan dilakukan perluasan.

“Kalau kasusnya sudah banyak ya perluas karena lab PCR kita seluruh Indonesia punya gitu, kabupaten juga punya, tinggal tambah reagen saja,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Digitalisasi Kesehatan Melalui Aplikasi SMILE, Kemenkes RI Kerja Sama dengan UNDP

Dukung Digitalisasi Kesehatan Melalui Aplikasi SMILE, Kemenkes RI Kerja Sama dengan UNDP

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 19:01 WIB

Vaksin Booster Remaja di Bawah 18 Tahun Sudah Diizinkan BPOM, Kapan Akan Dilakukan Kemenkes?

Vaksin Booster Remaja di Bawah 18 Tahun Sudah Diizinkan BPOM, Kapan Akan Dilakukan Kemenkes?

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 17:26 WIB

Waduh! Penyakit Kulit Ini Kerap Dialami Orang Indonesia

Waduh! Penyakit Kulit Ini Kerap Dialami Orang Indonesia

Purwasuka | Senin, 08 Agustus 2022 | 16:23 WIB

Terkini

Jelang Final ASEAN Cup, Erick Thohir Bawa Bos FIFA Temui Presiden Prabowo di Istana

Jelang Final ASEAN Cup, Erick Thohir Bawa Bos FIFA Temui Presiden Prabowo di Istana

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Pangkas Beban Manggarai, Pemprov DKI Bakal Pasang Saringan Sampah di 13 Sungai

Pangkas Beban Manggarai, Pemprov DKI Bakal Pasang Saringan Sampah di 13 Sungai

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!

Tak Hanya Enak Dimakan, 5 Sheet Mask Alpukat Korea Ini Buat Kulit Glowing!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Cari Cushion Murah dan Ringan di Wajah? Ini 3 Pilihan Favorit Sesuai Review Pengguna

Cari Cushion Murah dan Ringan di Wajah? Ini 3 Pilihan Favorit Sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Dewi Perssik Jadi Diva Penuh Rahasia di Serial Terbaru Suara Hati

Dewi Perssik Jadi Diva Penuh Rahasia di Serial Terbaru Suara Hati

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:42 WIB

6 Urutan Zodiak Paling Bucin dan Rela Berkorban demi Pasangan

6 Urutan Zodiak Paling Bucin dan Rela Berkorban demi Pasangan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Jo Bo Ah Dilirik Gantikan Lee Chung Ah di Drama Aksi The Obedient Killer

Jo Bo Ah Dilirik Gantikan Lee Chung Ah di Drama Aksi The Obedient Killer

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia

Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Pengusaha Akui Beri 3 Gepok Uang ke Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Disebut untuk Banjir Aceh

Pengusaha Akui Beri 3 Gepok Uang ke Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Disebut untuk Banjir Aceh

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:32 WIB

×