Waspada Serangan Panik, Kenali Tanda dan Gejala yang Muncul

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:07 WIB
Waspada Serangan Panik, Kenali Tanda dan Gejala yang Muncul
Ilustrasi seseorang sedang mengalami serangan panik. (Pexels.com/SHVETS production)

Suara.com - Serangan panik merupakan masalah kejiwaan yang bisa terjadi pada siapa saja. Biasanya serangan panik terjadi ketika seseorang mengalami rasa takut yang amat sangat tanpa penyebab tertentu.

Mengutip Hello Sehat, saat mengalami serangan panik, seseorang bisa benar-benar merasa ketakutan seolah nyawa sedang terancam dan dihadapkan pada bahaya, meski sebenarnya tidak sedang terjadi apapun yang membahayakan nyawa.

Meski secara umum serangan panik bukan gangguan mental yang membahayakan nyawa, kondisi ini bisa terasa menakutkan bagi orang yang mengalaminya. Belum lagi, kondisi ini bisa memengaruhi kualitas hidup penderitanya.

Lalu apa saja tanda dan gejala serangan panik yang bisa terjadi?

  • Palpitasi atau jantung berdegup kencang dan tak beraturan.
  • Berkeringat.
  • Tubuh gemetar.
  • Napas terengah-engah.
  • Rasanya seperti sedang dicekik.
  • Nyeri dada atau dada terasa tak nyaman.
  • Mual dan perut terasa tak nyaman.
  • Kepala terasa pusing dan ingin pingsan.
  • Sensasi mati rasa.
  • Takut tidak bisa mengontrol diri atau menjadi tak terkendali.
  • Merasa takut akan mati detik itu juga.

Oleh karena itu, jika Anda merasakan satu atau lebih dari gejala dari salah satu jenis gangguan kecemasan tersebut, lebih baik segera periksakan kondisi kesehatan ke dokter yang tepercaya.

Faktor risiko serangan panik

  • Riwayat kesehatan keluarga yang berkaitan dengan serangan atau gangguan panik.
  • Stres berat akibat masalah tertentu dalam hidup, seperti anggota keluarga mengalami penyakit serius atau meninggal dunia.
  • Kejadian traumatis di masa lalu, seperti kekerasan seksual atau kecelakaan serius.
  • Perubahan besar dalam hidup, seperti perceraian atau bertambahnya momongan.
  • Kebiasaan merokok atau terlalu banyak mengonsumsi kafein.
  • Kenangan buruk di masa lalu.

Psikoterapi untuk pengobatan serangan panik

Terapi psikologi atau psikoterapi merupakan salah satu metode yang dianggap cukup efektif untuk mengatasi kondisi ini. Bahkan, metode ini selalu direkomendasikan oleh dokter sebagai pilihan pertama pengobatan yang patut dicoba.

Terapi ini dapat membantu Anda memahami kondisi yang sedang dialami, dan bagaimana cara menghadapinya (jika terjadi di kemudian hari).

Salah satu jenis psikoterapi, cognitive behavioral therapy (CBT), dapat membantu Anda memahami bahwa gejala dari gangguan panik yang muncul sebenarnya tidak berbahaya.

Selama proses psikoterapi ini, ahli terapi akan membantu Anda secara perlahan untuk merasakan gejala-gejala yang muncul saat terjadi panic attack, tapi tentu dilakukan secara aman.

Saat sensasi fisik yang Anda lakukan tidak lagi terasa berbahaya, serangan-serangan yang Anda alami akan mulai terasa berbeda atau justru berkurang frekuensinya.

Meski begitu, Anda perlu ingat bahwa untuk mendapatkan hasil dari terapi ini memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Anda mungkin harus menjalani terapi ini selama beberapa kali terlebih dahulu untuk benar-benar merasakan hasil yang maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:44 WIB

Belajar dari Cinta Kuya: 5 Cara Atasi Anxiety Attack Saat Dunia Terasa Runtuh

Belajar dari Cinta Kuya: 5 Cara Atasi Anxiety Attack Saat Dunia Terasa Runtuh

Your Say | Selasa, 16 September 2025 | 18:40 WIB

Melanie Subono: Wawancara Band Wali Lebih Bikin Panik Dibanding Rocker Dunia

Melanie Subono: Wawancara Band Wali Lebih Bikin Panik Dibanding Rocker Dunia

Video | Minggu, 07 September 2025 | 12:32 WIB

Wawancara Rocker Dunia, Melanie Subono Lebih Panik Ketemu Band Wali

Wawancara Rocker Dunia, Melanie Subono Lebih Panik Ketemu Band Wali

Entertainment | Jum'at, 05 September 2025 | 20:15 WIB

FYP Penuh Berita Rusuh Bikin Auto Cemas? Ini Cara Biar Nggak Mental Gak Ikutan Chaos

FYP Penuh Berita Rusuh Bikin Auto Cemas? Ini Cara Biar Nggak Mental Gak Ikutan Chaos

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 12:21 WIB

Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Panik! Cari Tas LV...'

Pencabutan Artikel 'Ahmad Sahroni Panik! Cari Tas LV...'

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 23:24 WIB

Roblox dan Budaya Panik Moral: Apakah Kita Terlalu Cepat Menghakimi?

Roblox dan Budaya Panik Moral: Apakah Kita Terlalu Cepat Menghakimi?

Your Say | Rabu, 13 Agustus 2025 | 16:45 WIB

Tudingan 'Agenda Besar' Jokowi: Langkah Catur Politik Atau Panik Karena Ijazah Palsu?

Tudingan 'Agenda Besar' Jokowi: Langkah Catur Politik Atau Panik Karena Ijazah Palsu?

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 13:15 WIB

Momen Lawas Gibran Panik Ditanya Anak SMK soal IKN Viral Lagi, Warganet: Jadi Trauma Diskusi?

Momen Lawas Gibran Panik Ditanya Anak SMK soal IKN Viral Lagi, Warganet: Jadi Trauma Diskusi?

Tekno | Selasa, 11 Maret 2025 | 09:16 WIB

Sandy Walsh Kaget di Bandara Soekarno-Hatta: Kenapa Polisi Tidak Bantu Kami?

Sandy Walsh Kaget di Bandara Soekarno-Hatta: Kenapa Polisi Tidak Bantu Kami?

Bola | Sabtu, 08 Februari 2025 | 08:35 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB