Dokter: Anak Kecanduan Gadget Mirip Seperti Kecanduan Narkoba!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 20:13 WIB
Dokter: Anak Kecanduan Gadget Mirip Seperti Kecanduan Narkoba!
Ilustrasi anak kecanduan gadget. (Pixabay)

Suara.com - Direktur Utama atau Dirut RSJ dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor, Dr. Fidiansjah Sp.KJ mengatakan bahwa efek kecanduan gadget pada anak serupa seperti kecanduan narkoba.

Ia menyebut bahwa di rumah sakit jiwa tertua di Indonesia tersebut, kasus gangguan mental anak yang alami adiksi gadget atau kecanduan game semakin bertambah.

Dibandingkan narkoba yang peredarannya diawasi dan serta ada ancaman hukuman bagi penggunanya, kecanduan gadget pada anak tidak ada pengawasan yang bisa diandalkan, selain dari orang tua.

"Ukuran ganja dan narkotika dipantau undang-undang, sehingga bahannya sulit dicapai. Tapi ini (kecanduan gadget) hanya membutuhkan jaringan, mereka mampir di kafe, dapat kuota yang singkat dan efisien, mereka bisa mengakses segala hal," ujar Dr. Fidiansjah saat saat dalam acara Grand Launching, Ruang Ortu by ASIA, Sabtu (13/8/2022).

Ia menambahkan, saat anak kecanduan gadget, maka umumnya ia akan mengembangkan perilaku temper tantrum, akibat dari fungsi cortex prefrontal yang ada di otak terganggu.

Temper tantrum adalah letupan amarah anak yang sering terjadi pada saat anak menunjukkan sikap negatif atau penolakan.

Sedangkan prefrontal korteks adalah bagian otak yang spesial pada manusia, yang berfungsi untuk mengatur fungsi eksekutif, yaitu kemampuan merencanakan sesuatu, membuat keputusan, memecahkan masalah, mengontrol diri, mengingat instruksi, menimbang konsekuensi, dan lain-lain.

"Kemudian dia menyendiri dan menggunakan itu (gadget dan internet) sebagai satu tindakan obsesif kompulsif, keinginan, sama seperti candunya orang terkena putaw, candunya orang terkena ganja, amfetamin," jelasnya.

Karena bagian otak yang dinilai istimewa ini belum bisa bekerja maksimal saat masih usia anak, maka umumnya ia tidak bisa membedakan mana perbuatan baik dan buruk

baca juga

"Mereka bisa mengakses segala hal, keinginan mereka karena fungsi cortex prefrontal belum berfungsi," tutup Dr. Fidiansjah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut RSJ Tertua di Indonesia Akui Kasus Anak Kecanduan Gadget Terus Bertambah

Dirut RSJ Tertua di Indonesia Akui Kasus Anak Kecanduan Gadget Terus Bertambah

Health | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 19:33 WIB

Pemkot Bandung Khawatir Muncul Generasi Muda Merunduk karena Kecanduan Gadget

Pemkot Bandung Khawatir Muncul Generasi Muda Merunduk karena Kecanduan Gadget

Tantrum | Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:08 WIB

Psikolog: Ajak Anak Berkegiatan Untuk Bantu Kurangi Kecanduan Gadget

Psikolog: Ajak Anak Berkegiatan Untuk Bantu Kurangi Kecanduan Gadget

Lifestyle | Kamis, 04 Agustus 2022 | 23:18 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×