Tren TikTok Memplester Mulut Saat Tidur Dikecam Dokter dan Pakar Tidur, Mengapa?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:30 WIB
Tren TikTok Memplester Mulut Saat Tidur Dikecam Dokter dan Pakar Tidur, Mengapa?
Memplester mulut saat tidur (TikTok)

Suara.com - Platform TikTok banyak memunculkan tren yang diklaim menyehatkan padahal berbahaya. Salah satunya menutup mulut dengan selotip selama tidur.

Tren ini dinilai bisa membuat seseorang tidur nyenyak di malam hari. Namun, dokter justru berkata sebaliknya.

"Ini adalah salah satu tren paling berbahaya yang pernah saya dengar dalam beberapa waktu, dan saya cukup khawatir bahwa itu dianjurkan sebagai praktik 'kesehatan'," kata dokter umum di Lexington, Kentucky, David Culpepper.

Menurutnya, sengaja menghalangi saluran udara saat tidur merupakan ide yang buruk.

Salah satu video yang populer adalah milik influencer kesehatan dan kebugaran Cory Rodriguez, yang melekatkan selotip kertas medis ke mulutnya sebelum tidur.

Memplester mulut saat tidur (TikTok)
Memplester mulut saat tidur (TikTok)

Ia mengatakan bahwa tujuannya agar bisa bernapas melalui hidung selama tidur, bukan dari mulut.

"Ini akan membantu kesehatan mulut Anda, ini akan membuat Anda nyenyak, ini akan mencegah mulut kering dan mendengkur," ujar Rodriguez, dikutip New York Post.

Influencer lain bernama James Jun mengklaim dirinya sudah mempraktikkan hal ini selama dua tahun dan ini meningkatkan kemampuannya bernapas melalui hidung.

Ia juga menjadi jarang mendengkur dan bebas dari sakit rahang serta tenggorokan yang dahulu kronis.

Hingga kini, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa memplester mulut saat tidur merupakan pengobatan medis untuk masalah tidur.

Studi baru-baru ini dari Sleep Foundation menemukan bahwa secara anekdot, orang-orang mengaku memplester mulut memudahkan berbagai masalah, seperti mendengkur, kelelahan, masalah konsentrasi, bau mulut, dan rasa haus berlebihan di malam hari.

Tetapi laporan melanjutkan bahwa sebagian besar klaim tersebut belum dipelajari secara ilmiah.

"Sejauh ini, penelitian hanya menunjukkan satu manfaat dari memplester mulut, (yaitu) berkurangnya mendengkur dan kelelahan pada penderita apnea tidur obstruktif," tulis Sleep Foundation.

Sementara pakar tidur James Wilson mengatakan bahwa memplester mulut selama tidur dapat memperburuk masalah kesehatan penderita sleep apnea.

"Menutup mulut Anda akan mempeburuk kesehatan dan dapat menyebabkan masalah yang lebih serius seperti penyakit jantung, COPD dan stroke. Terutama jika diterapkan dan Anda adalah penderita sleep apnea," tandas Wilson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembalap MotoGP Kerap Disorot Gunakan Plester Hidung Sebelum Balapan Dimulai, Ternyata Ini Fungsinya

Pembalap MotoGP Kerap Disorot Gunakan Plester Hidung Sebelum Balapan Dimulai, Ternyata Ini Fungsinya

Otomotif | Minggu, 27 Maret 2022 | 14:28 WIB

Plester Ini Bisa Membuat Bekas Luka Operasi Caesar Jadi Lebih Halus

Plester Ini Bisa Membuat Bekas Luka Operasi Caesar Jadi Lebih Halus

Lifestyle | Senin, 07 Maret 2022 | 11:13 WIB

Gegara Operasi Kecantikan, Lelaki Ini Tak Bisa Merem dan Harus Pakai Plester Saat Tidur

Gegara Operasi Kecantikan, Lelaki Ini Tak Bisa Merem dan Harus Pakai Plester Saat Tidur

Health | Kamis, 20 Januari 2022 | 08:39 WIB

Terkini

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB