Hati-Hati, Bahan Kimia pada Barang-Barang Ini Bisa Picu Kanker Hati, Apa Saja?

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:00 WIB
Hati-Hati, Bahan Kimia pada Barang-Barang Ini Bisa Picu Kanker Hati, Apa Saja?
Ilustrasi produk kecantikan. (sumber: Visualphotos)

Suara.com - Kanker hati salah satu penyakit mematikan yang bisa diseabbkan oleh cacat lahir, penyalahgunaan alkohol, infeksi kronis dan penyakit seperti hepatitis B, C atau sirosis.

Tapi, sebuah studi baru menemukan barang yang digunakan sehari-hari juga mungkin menjadi penyebab meningkatnya risiko kanker hati.

Menurut penelitian, bahan kimia buatan yang mampu bertahan lebih lama berkaitan dengan peningkatan risiko kanker hati.

Sebelumnya, Anda harus tahu gejala awal kanker hati termasuk kehilangan nafsu makan, sakit perut bagian atas, mual, bengkak, sakit kuning atau tinja putih berkapur.

Sebuah studi baru telah menemukan hubungan yang mengkhawatirkan antara bahan kimia sintetis yang ditemukan dalam berbagai macam produk dan kanker hati.

Ilustrasi kanker (pixabay)
Ilustrasi kanker (pixabay)

Para peneliti menemukan bahwa paparan bahan kimia ini mempengaruhi karsinoma hepatoselulernon-virus, yakni sejenis kanker hati yang paling umum.

Penelitian sebelumnya juga menemukan hubungan kanker hati dan bahan kimia sintetis, tetapi penelitian itu hanya dilakukan pada hewan. Jadi, penilitan ini adalah studi pertama yang mengkonfirmasi hubungan bahan kimia dengan kanker hati pada sampel manusia.

Para peneliti dari Keck School of Medicine of USC dilansir dari Mirror UK, mencantumkan bahan kimia yang dikenal sebagai perfluooctane sulfateatau PFOS itu berbahaya.

PFOS adalah salah satu kelas bahan kimia buatan yang digunakan dalam berbagai produk konsumen dan industri.

baca juga

Bahan kimia ini biasanya disebut sebagai bahan kimia abadi yang bisa terakumulasi di lingkungan dan jaringan manusia, terutama hati.

Peneliti menemukan beberapa jenis PFAS dalam sampel darah yang diambil sebelum partisipan terkena kanker hati.

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa hubungan terkuat adalah antara PFOS dan kanker hati. La;lu, subjek dengan 10 persen paparan PFOS teratas 4,5 kali lebih mungkin mengembangkan kanker hati dibandingkan dengan mereka yang memiliki kadar PFOS terendah dalam darah mereka.

PFAS adalah kelas bahan kimia buatan manusia, tidak ditemukan secara alami di lingkungan. PFOS adalah dua PFAS yang paling banyak diproduksi dan oleh karena itu paling banyak dipelajari dari bahan kimia ini.

Menurut Badan Zat Beracun dan Pendaftaran Penyakit, produk yang mengandung PFOS meliputi:

  1. Beberapa kerta tahan minyak, wadah/pembungkus makanan cepat, kantong popcorn microwave, kotak pizza, dan pembungkus permen.
  2. Pelapis tahan noda yang digunakan pada karpet, pelapis, dan kain lainnya.
  3. Pakaian tahan air
  4. Produk pembersih
  5. Produk perawatan pribadi (sampo, benang gigi) dan kosmetik (cat kuku, riasan mata).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Kosmetik Inggris Ungkap Dua Produk Perawatan Kulit Paling Penting, Apa Saja?

Pakar Kosmetik Inggris Ungkap Dua Produk Perawatan Kulit Paling Penting, Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 22:58 WIB

Produk Perawatan Kuku Ini Punya Aroma Menenangkan yang Bantu Redakan Stres

Produk Perawatan Kuku Ini Punya Aroma Menenangkan yang Bantu Redakan Stres

Lifestyle | Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:28 WIB

Waduh, Bahan Kimia di Balik Produk Ini Disebut Picu Risiko Kanker Berbahaya

Waduh, Bahan Kimia di Balik Produk Ini Disebut Picu Risiko Kanker Berbahaya

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi

Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 14:58 WIB

Ngaku Dukun Bisa Lihat Makhluk Gaib, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi Usai Cabuli 3 Anak

Ngaku Dukun Bisa Lihat Makhluk Gaib, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi Usai Cabuli 3 Anak

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 14:58 WIB

Urutan Shio yang Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut, Ini 5 Daftarnya

Urutan Shio yang Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut, Ini 5 Daftarnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:58 WIB

Ciri Mobil yang Udah Recall Apa? Tips Meminang Raize dan Rocky Bekas

Ciri Mobil yang Udah Recall Apa? Tips Meminang Raize dan Rocky Bekas

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 14:56 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi

BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 14:56 WIB

150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak

150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:56 WIB

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 14:55 WIB

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:54 WIB

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:53 WIB

×