Awas! Mengonsumsi Suplemen Tanpa Resep Dokter Berisiko Kanker

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:10 WIB
Awas! Mengonsumsi Suplemen Tanpa Resep Dokter Berisiko Kanker
Ilustrasi meminum suplemen vitamin. [ANTARA/HO/Pexels]

Suara.com - Suplemen memang diperlukan tubuh untuk menunjang kesehatan. Banyak orang mengonsumsi suplemen yang dijual bebas tanpa memikirkan efek sampingnya.

Ketergantungan dan kepercayaan kita pada suplemen begitu kuat sehingga banyak dari kita bahkan tidak berkonsultasi dengan dokter sebelum meminumnya. Namun, penelitian ini telah menyoroti hasil yang paling tidak diharapkan dari memiliki suplemen vitamin.

Dilansir dari Times of India, studi ini telah menemukan hubungan antara suplemen vitamin dan kanker. Sebuah tinjauan studi yang diterbitkan di BMJ telah membahas risiko kanker yang terkait dengan suplemen vitamin.

Mengutip sebuah studi penelitian, ulasan tersebut mengatakan menggabungkan beta karoten dan vitamin A meningkatkan risiko kanker paru-paru di kalangan pekerja. Bahkan mereka yang bekerja dengan paparan asbes memiliki peningkatan risiko terkena kanker jika menggunakan suplemen ini.

Ilustrasi suplemen vitamin (pixabay)
Ilustrasi suplemen vitamin (pixabay)

"Suplementasi -Karoten meningkatkan risiko kanker paru-paru di antara individu berisiko tinggi dalam dua uji coba secara acak," studi tersebut menambahkan bahwa risiko kanker dalam kasus perokok meningkat sebesar 18 persen dan untuk orang lain meningkat sebesar 28 persen.

Ini juga mengutip penelitian lain di mana ditemukan bahwa selenium dan Vitamin E Cancer Prevention Trial menemukan bahwa suplementasi vitamin E (400 IU/hari) dikaitkan dengan peningkatan 17 persen risiko kanker prostat di antara pria.

Salah satu komplikasi yang telah dibahas oleh studi tinjauan adalah suplementasi vitamin D dan kalsium yang sebagian besar diresepkan untuk orang tua untuk menjaga tulang mereka tetap kuat.

Meski satu analisis meta menemukan bahwa suplementasi vitamin D atau kalsium tidak mengurangi risiko patah tulang pinggul atau patah tulang total, meta-analisis lain melaporkan bahwa sementara vitamin D saja tidak mengurangi risiko patah tulang, suplementasi gabungan kalsium dan vitamin D menurunkan risiko relatif patah tulang pinggul (16 persen) dan semua patah tulang (6 persen) di antara orang dewasa yang lebih tua.

Menyarankan potensi bahaya overdosis, penelitian ini menyarankan untuk memastikan asupan kalsium dan vitamin D dari makanan dan alami.

Itu juga tidak menemukan bukti yang konsisten untuk mendukung penggunaan suplemen antioksidan untuk mengurangi risiko kardiovaskular.

Studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine menemukan hubungan antara stroke dan suplemen berdasarkan 277 uji coba terkontrol secara acak yang melibatkan hampir satu juta orang.

Studi tersebut menemukan bahwa suplemen yang terbuat dari vitamin D dan kalsium meningkatkan risiko stroke sebesar 17 persen.

Karena kepercayaan bahwa suplemen ini tidak memiliki efek samping yang berisiko, banyak orang hanya menambahkannya ke dalam makanan mereka tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Namun, ada beberapa efek samping yang terkait dengan konsumsi suplemen yang berlebihan.

Terlepas dari kenyataan bahwa konsumsi suplemen vitamin yang berlebihan dapat merusak tubuh Anda ketika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, mungkin tidak menunjukkan gejala yang terlihat sampai terlambat.
Itu selalu dianjurkan untuk mengambil rekomendasi dokter sebelum menambahkan suplemen untuk diet Anda. Beberapa faktor perlu dipertimbangkan saat meresepkan obat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Gejala Kanker Pankreas, Waspada Rasa Sakit Saat Berbaring

Kenali Gejala Kanker Pankreas, Waspada Rasa Sakit Saat Berbaring

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:27 WIB

Gejala Kanker Pankreas, Waspadai Rasa Sakit di Bagian Ini saat Berbaring Tidur!

Gejala Kanker Pankreas, Waspadai Rasa Sakit di Bagian Ini saat Berbaring Tidur!

Health | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:11 WIB

Manfaat Whey Protein: Pembentukan Otot hingga Mengobati Diabetes

Manfaat Whey Protein: Pembentukan Otot hingga Mengobati Diabetes

Health | Rabu, 24 Agustus 2022 | 12:12 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB