Tanya Psikolog: Bagaimana Cara Orang Tua Mengawasi Anak Dari Dampak Negatif Media Sosial?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Rabu, 14 September 2022 | 15:30 WIB
Tanya Psikolog: Bagaimana Cara Orang Tua Mengawasi Anak Dari Dampak Negatif Media Sosial?
Ilustrasi anak main gadget. [Hessam nabavi/Unsplash]

Suara.com - Berbicara mengenai generasi muda, pasti tidak terlepas dengan media sosial. Tidak bisa dipungkiri, saat ini generasi muda lebih banyak menghabiskan waktunya di media sosial. Namun, seperti yang diketahui, tidak semua hal yang terdapat di media sosial memberikan dampak positif.

Di media sosial, banyak beberapa hal negatif yang juga mempengaruhi perilaku anak. Untuk itu, orang tua juga perlu melakukan pengawasan terhadap anak di media sosial.

Psikolog Klinis Anak dan Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. mengatakan, orang tua harus bisa melakukan pengawasan kepada anak, tetapi bukan mengontrolnya. Menurutnya, hal paling utama untuk melakukannya yaitu dengan komunikasi dengan anak.

Ilustrasi gadget (Oleg Magni / unsplash.com)
Ilustrasi gadget (Oleg Magni / unsplash.com)

Vera menambahkan, orang tua juga penting mengubah mindset jika media sosial tetap memiliki sisi positif yang ada. Oleh karena itu, para orang tua bisa memfokuskan anak terhadap berbagai hal positif dari media sosial tersebut.

“Remaja itu enggak suka dikontrol, jadi orang tua lebih pengawasan tapi berjalan bersama juga. Jadi orang tua bisa follow hal yang anaknya ikuti di media sosial, terus bisa dijadikan bahan komunikasi bersama anak,” ujar Vera saat ditemui di DoubleTree by Hilton Hotel Jakarta, (13/9/2022).

Lantas bagaimana cara yang baik dilakukan orang tua untuk melakukan pengawasan media sosial anak? Simak ulasan tanya psikolog berikut.

Bagaimana cara orang tua melakukan pengawasan di media sosial?

Komunikasi dengan anak penting sehingga bisa saling terbuka. Orang tua juga bisa follow apa yang anaknya ikuti biar ada bahan obrolan. Kalau misal orang tua gaptek, bisa belajar bareng anak. Jadi pengawasan di sini bukan mengontrol, tapi berjalan bersama-sama dengan anak.

Bagaimana anak belajar dampak negatif di media sosial?

baca juga

Awalnya komunikasi tentang semua dampak negatif media sosial yang ada. Buat kesepakatan atau komitmen bersama anak. Namun, meski di awal udah ada komitmen udah ada kesepakatan untuk tidak posting sembarangan tapi pasti juga ada sering bocor gitu, anak-anak terkadang ikuti emosinya jadi dia posting. Nah itu namanya belajar hidup jadi sometimes anak-anak juga perlu belajar langsung dari konsekuensi yang ada gitu.

Untuk komunikasi dengan remaja orang tua apa bisa meposisikan diri jadi temannya?

Teman itu iya, tapi orang tua juga orang tua. Jadi lebih ke orang tua yang memang asik bisa ngerti anaknya, sebagai teman bicara, diskusi yang enak. Tapi tetep bukan teman yang santai kayak ‘mau ngapain aja terserah’, enggak. Orang tua juga punya tanggung jawab untuk melindungi, memproteksi, untuk mengawasi, itu yang perlu disadari anak-anak.

Tren media sosial kan berubah dan enggak semuanya baik, tapi remaja suka ikut-ikutan. Bagaimana orang tua mengedukasi remaja tanpa menjudge anaknya?

Diskusi, makannya terlepas ada fitur (aplikasi) apapun di luar sana, tapi selama komunikasinya kurang bagus ya enggak jalan juga. Jadi tetap ada dalam satu hari 5 atau 10 menit untuk saling bertukar cerita.

 Untuk saling ketawa-ketawa apa yang terjadi hari ini, buat anak nyaman sama orang tua, itu pasti akan keluar sendiri. ‘Eh tadi aku nemu akun ini loh Ma, aku di follow orang ini, aneh enggak’, nah yang kayak gitu-gitu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips: Latihlah Anak dengan Cara Berikut

Tips: Latihlah Anak dengan Cara Berikut

Tasikmalaya | Rabu, 14 September 2022 | 13:20 WIB

Pemuda Nekat Mandi Lumpur Sambil Live TikTok, Ngenes Sepi yang Nonton

Pemuda Nekat Mandi Lumpur Sambil Live TikTok, Ngenes Sepi yang Nonton

Hits | Rabu, 14 September 2022 | 13:34 WIB

Ada yang Dirindukan dari Sule, Nathalie Holscher Nangis: Tiba-tiba Kayak Berubah

Ada yang Dirindukan dari Sule, Nathalie Holscher Nangis: Tiba-tiba Kayak Berubah

Tasikmalaya | Rabu, 14 September 2022 | 12:47 WIB

Terkini

BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan

BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:30 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

×