Hari Rabies Sedunia 2022: 26 Provinsi Indonesia Masih Jadi Endemik Penyakit Anjing Gila

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 28 September 2022 | 14:34 WIB
Hari Rabies Sedunia 2022: 26 Provinsi Indonesia Masih Jadi Endemik Penyakit Anjing Gila
Paramedis dari Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Timur memeriksa hewan penular rabies (HPR) di RT 01/02, Cilangkap, Cipayung, Jakarta, Selasa (7/9/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day diperingati tanggal 28 September setiap tahunnya, dan di Indonesia 26 provinsi masih dalam kondisi endemik rabies atau penyakit anjing gila.

Dikatakan Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Prof. Tjandra Yoga Aditama, ini mengartikan lebih dari 60 persen wilayah Indonesia masih jadi daerah endemis rabies, meski sudah ada 8 provinsi yang dinyatakan bebas rabies.

"Bali adalah salah satu provinsi dengan kasus dan kematian akibat rabies tertinggi, termasuk pada tahun 2022 ini, yang tentu perlu jadi perhatian sehubungan pertemuan puncak G20 akan diselenggarakan dalam waktu tidak lama lagi," ujar Prof. Tjandra dalam keterangan yang diterima suara.com, Rabu (28/9/2022).

Dokter hewan menyuntikkan vaksin rabies ke salah satu hewan peliharaan pada kegiatan vaksin rabies gratis di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta, Jalan Tegalturi, Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja, Kamis (24/2/2022). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
Dokter hewan menyuntikkan vaksin rabies ke salah satu hewan peliharaan pada kegiatan vaksin rabies gratis di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta, Jalan Tegalturi, Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja, Kamis (24/2/2022). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Rabies adalah penyakit infeksi virus yang menyerang sistem saraf dan disebabkan oleh virus rabies. Seseorang dapat terkena penyakit ini apabila tergigit oleh binatang yang terinfeksi virus tersebut.

Rabies disebabkan oleh virus Rabies dari family Rhabdoviridae yang menyerang susunan saraf pusat pada manusia dan hewan. Virus rabies ditularkan melalui air liur hewan penderita rabies pada gigitan HPR (hewan penular rabies) atau luka terbuka.

"Penularan rabies pada manusia utamanya melalui gigitan anjing (98%) atau bahkan sampai 99%, dan binatang lain seperti kucing dan kera sekitar 2%," terang Prof. Tjandra.

Menurut pakar yang juga mantan Direktur WHO Asia Tenggara ini, penyakit rabies bisa dicegah dengan penanganan gigitan hewan penular rabies seawal mungkin.

Bahkan penyakit ini juga bisa diputus rantai penularannya dengan melakukan vaksinasi pada anjing dan kucing untuk mencegah terjadinya gigitan anjing.

"Rabies punya dua aspek, pertama ini adalah penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, dan rabies adalah salah satu penyakit tropik terabaikan atau neglected tropical diseases (NTD)," tutup Prof. Tjandra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Singa atau Hiu, Ternyata Ini 5 'Pembunuh' Paling Efektif di Dunia Hewan

Bukan Singa atau Hiu, Ternyata Ini 5 'Pembunuh' Paling Efektif di Dunia Hewan

Your Say | Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:11 WIB

Larang Perdagangan Daging Anjing dan Kucing, Gubernur Pramono Siapkan Pergub dalam Sebulan

Larang Perdagangan Daging Anjing dan Kucing, Gubernur Pramono Siapkan Pergub dalam Sebulan

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 21:49 WIB

Realisasi vaksinasi rabies di Jakarta

Realisasi vaksinasi rabies di Jakarta

Foto | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:24 WIB

Jakarta Targetkan 21 Ribu Ekor Hewan Penular Rabies Disterilisasi di 2025

Jakarta Targetkan 21 Ribu Ekor Hewan Penular Rabies Disterilisasi di 2025

Foto | Jum'at, 26 September 2025 | 21:12 WIB

Setelah Kasus Gigitan Anjing Rabies, Tabanan Evakuasi Anjing Liar

Setelah Kasus Gigitan Anjing Rabies, Tabanan Evakuasi Anjing Liar

Foto | Kamis, 25 September 2025 | 19:12 WIB

Kisah Pilu Turis Australia: Digigit Monyet di Bali Berujung Bayar Tagihan RS Puluhan Juta!

Kisah Pilu Turis Australia: Digigit Monyet di Bali Berujung Bayar Tagihan RS Puluhan Juta!

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 10:06 WIB

Hotman Paris Sampai Dilarikan ke RS, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Berang-Berang

Hotman Paris Sampai Dilarikan ke RS, Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Berang-Berang

Health | Selasa, 25 Februari 2025 | 10:09 WIB

Bahaya Digigit Berang-berang, Hotman Paris Sampai Dilarikan ke RS Singapura

Bahaya Digigit Berang-berang, Hotman Paris Sampai Dilarikan ke RS Singapura

Lifestyle | Senin, 24 Februari 2025 | 19:59 WIB

Tragis! Bocah 4 Tahun Diterkam Jakal Rabies Hingga Wajahnya Rusak

Tragis! Bocah 4 Tahun Diterkam Jakal Rabies Hingga Wajahnya Rusak

News | Sabtu, 14 Desember 2024 | 15:56 WIB

5 Cara Mencegah Rabies Usai Digigit Hewan yang Terinfeksi

5 Cara Mencegah Rabies Usai Digigit Hewan yang Terinfeksi

Lifestyle | Minggu, 28 Juli 2024 | 10:05 WIB

Terkini

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB