Nita Thalia Syok Divonis Derita Kerusakan Saraf Otak, Ini Akibatnya Pada Tubuh

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:33 WIB
Nita Thalia Syok Divonis Derita Kerusakan Saraf Otak, Ini Akibatnya Pada Tubuh
Nita Thalia saat ditemui di Jakarta, Rabu (12.10). [Suara.com/Oke Atmaja

Suara.com - Nita Thalia belum lama ini divonis mengidap sakit kerusakan saraf otak. Gejala penyakit tersebut ternyata sudah dirasakannya sejak lima tahun lalu. 

Tetapi, Nita Thalia tidak menyangka kalau penyakit yang dialaminya cukup serius. Pasalnya, selama ini gejala awal sakit kepala yang terjadi ia kira hanya hal biasa. 

"Jadi saya pikir kayak sakit kepala biasa saja," kata Nita Thalia di kawasan Cawang, Jakarta, Rabu (12/10/2022).

Ditambah lagi, ia mengaku memang sudah biasa mengalami sakit kepala sebelum divonis kerusakan saraf otak. Karenanya, Nita Thalia tidak langsung melakukan penanganan khusus bila sakit kepala itu tiba-tiba datang.

Nita Thalia saat ditemui di Jakarta, Rabu (12.10). [Suara.com/Oke Atmaja
Nita Thalia saat ditemui di Jakarta, Rabu (12.10). [Suara.com/Oke Atmaja

"Saya kan sering bergadang, telat makan. Saya juga nggak pernah minum vitamin, terus dari kecapekan juga sering sakit kepala," katanya.

Sistem saraf termasuk bagian yang kompleks pada tubuh manusia. Fungsinya untuk mengatur dan mengoordinir seluruh aktivitas tubuh. Sistem saraf otak merupakan salah satu dari tiga sistem saraf yang ada di tubuh manusia dan juga menjadi sistem saraf pusat.

Dikutip dari Alodokter, sistem saraf dan otak memiliki peran yang sangat penting untuk mengatur kinerja berbagai organ vital tubuh, seperti jantung, paru-paru, serta sistem pencernaan. Sistem saraf otak juga yang bertugas untuk mengoordinir pergerakan tubuh.

Otak dan saraf juga dapat memberikan refleks ketika tubuh terpapar sesuatu yang berbahaya. Sebagai contoh, saat tubuh menyentuh benda panas, otak akan menerima rangsangan nyeri dan secara otomatis membuat tangan menjauhi suhu panas.

Sehingga, apabila sistem saraf tersebut rusak bisa berdampak pada terganggunya banyak fungsi tubuh, mulai dari bergerak, berbicara, hingga merasakan sensasi, seperti sentuhan. Bila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memicu perburukan gejala, bahkan meningkatkan risiko terjadinya kelumpuhan.

baca juga

Tubuh memiliki banyak jaringan saraf yang tersebar di seluruh organ dan bagian tubuh. Secara umum, saraf-saraf tersebut dikelompokkan menjadi tiga jenis dengan fungsinya yang berbeda-beda, yaitu:

Saraf sensorik

Saraf sensorik berperan untuk menerima rangsangan dari luar tubuh untuk disampaikan ke otak. Berkat saraf sensorik, manusoa bisa merasakan berbagai sensasi yang terjadi pada tubuh, seperti rasa sakit ketika dicubit atau menggigil saat terpapar suhu dingin.

Saraf motorik

Saraf motorik merupakan sekumpulan saraf yang terhubung di otak, rongga tulang belakang, dan jaringan otot. Sistem saraf ini berperan penting dalam pergerakan tubuh, mulai dari berjalan, berbicara, menulis, makan dan minum, hingga mengambil benda tertentu.

Saraf otonom

Saraf otonom berfungsi untuk mengontrol aktivitas dan fungsi tubuh yang terjadi tanpa disadari, seperti tekanan darah dan detak jantung, gerakan dinding usus dan lambung di saluran pencernaan, serta pengaturan suhu tubuh. Selain itu, fungsi berkemih dan buang air besar juga diatur oleh sistem saraf otonom.

Ketika sistem saraf di atas mengalami kerusakan atau gangguan, kinerja dan fungsinya tersebut akan terganggu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nita Thalia Ungkap Sakitnya Idap Kerusakan Saraf Otak: Kepala Sampai Tulang Ekor Kayak Ditusuk-tusuk

Nita Thalia Ungkap Sakitnya Idap Kerusakan Saraf Otak: Kepala Sampai Tulang Ekor Kayak Ditusuk-tusuk

Entertainment | Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:16 WIB

Putus Asa Saraf Otak Tak Bisa Sembuh, Nita Thalia: Selesai Hidupku

Putus Asa Saraf Otak Tak Bisa Sembuh, Nita Thalia: Selesai Hidupku

Entertainment | Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:04 WIB

Penyebab Kerusakan Saraf Otak Nita Thalia, Sering Sakit Kepala Gara-gara Begadang, Kelelahan dan Lain-lain

Penyebab Kerusakan Saraf Otak Nita Thalia, Sering Sakit Kepala Gara-gara Begadang, Kelelahan dan Lain-lain

Semarang | Rabu, 12 Oktober 2022 | 13:27 WIB

Terkini

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×