Kemenkes Imbau Hindari Obat Sirup Imbas Gagal Ginjal Akut, Ini Obat yang Lebih Aman untuk Anak

Arendya Nariswari | Rafidah Raihany | Suara.com

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:35 WIB
Kemenkes Imbau Hindari Obat Sirup Imbas Gagal Ginjal Akut, Ini Obat yang Lebih Aman untuk Anak
Ilustrasi obat sirup (Dok. Element Envato)

Suara.com - Kasus gagal ginjal akut pada anak kini terus meningkat. Menurut laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) setidaknya terdapat 206 kasus yang ditemukan sepanjang tahun 2022 dan tersebar pada 20 provinsi.

Tingkat kematian kasus ini mencapai 48% alias 99 kasus yang mengakibatkan gagal ginjal akut memerlukan penyelidikan mendalam. Untuk saat ini perawatan pada pasien dilakukan dengan memberikan antidotum atau penawar dari luar negeri yang mampu menurunkan tingkat fatalitas.

Berkaitan dengan penyebab gagal ginjal akut, sejauh ini Kemenkes menepis kabar bahwa penyebabnya berkaitan dengan covid-19. Dugaan mengarah pada senyawa atau campuran yang ada dalam obat sirup atau cair.

Oleh karenanya, Kemenkes menghimbau para orang tua untuk menghindari penggunaan obat sirup pada anak-anak. Imbauan ini juga ditujukan pada apotek untuk tidak menjual obat sirup bebas atau bebas terbatas pada masyarakat.

"Ini diambil langkah dengan maksut dugaan sedang diteliti. Untuk menyelamatkan anak-anak kita maka dilakukan pembatasan ini," ungkap dr. Muhammad Syahril selaku juru bicara Kemenkes dalam konferensi pers yang digelar Rabu (19/10/2022).

Oleh karenanya, Syahri mengimbau bagi para tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan dan orang tua agar memberikan obat-obatan dalam bentuk lain. Di antaranya adalah obat tablet, kapsul, suppositoria atau lainnya.

Lebih lanjut, penggunaan obat-obatan dalam bentuk apapun ini hendaknya dilakukan setelah berkonsultasi terlebih dahulu pada tenaga kesehatan, termasuk dokter.

Selain itu, Syahril juga mengimbau para orang tua untuk memeriksa kondisi anak masing-masing terutama bila memiliki gejala gagal ginjal akut. Di antaranya adalah berkurang volume dan frekuensi buang air kecil (BAK), terutama pada anak di bawah 18 tahun.

Ia juga meminta keluarga pasien untuk menginformasikan riwayat obat yang dikonsumsi sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Manfaat Belimbing Wuluh bagi Kesehatan, Bisa Jadi Obat Batuk Alami

3 Manfaat Belimbing Wuluh bagi Kesehatan, Bisa Jadi Obat Batuk Alami

Your Say | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:38 WIB

Ini yang Harus Diperhatikan dalam Memakai Obat Sirup untuk Anak

Ini yang Harus Diperhatikan dalam Memakai Obat Sirup untuk Anak

Lampung | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:33 WIB

Bukan Air Jeruk, Ini 4 Obat Batuk Alami yang Diklaim Cepat Redakan Sakit Tenggorokan

Bukan Air Jeruk, Ini 4 Obat Batuk Alami yang Diklaim Cepat Redakan Sakit Tenggorokan

Lifestyle | Selasa, 18 Oktober 2022 | 08:57 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB