Menkes Budi Ungkap Obat Penawar Gangguan Ginjal Akut Misterius Sudah Ditemukan, Kapan Diberikan ke Masyarakat?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:20 WIB
Menkes Budi Ungkap Obat Penawar Gangguan Ginjal Akut Misterius Sudah Ditemukan, Kapan Diberikan ke Masyarakat?
Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak (Getty Images)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku sudah menemukan obat penawar gangguan ginjal akut misterius yang menewaskan hampir 100 anak di Indonesia. Kapan diberikan ke masyarakat?

Menkes Budi mengatakan temuan obat penawar ini hasil kerja tim Ahli Ginjal Nasional RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo), dan diuji coba pada beberapa pasien anak gagal ginjal akut.

"Sekarang udah ditemukan obatnya, RSCM sebagai tim ahli ginjal nasional kita datangkan obatnya dari singapura, sudah tiba kita coba dari 6 pasien 4 positif responsif jadi obat ini begitu kita lihat responnya positif," ujar Menkes Budi kepada awak media di Jakarta, Jumat (21/10/2022).

Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan paparan terkait endemi COVID-19 usai mengikuti Seminar G20 di UGM, Kamis (17/03/2022). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]
Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan paparan terkait endemi COVID-19 usai mengikuti Seminar G20 di UGM, Kamis (17/03/2022). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Gagal ginjal akut adalah kondisi ketika ginjal tidak mampu membuang zat beracun dan cairan berlebih serta menyeimbangkan air dan elektrolit dengan optimal. Umumnya, ginjal menyaring kotoran dalam tubuh dan membuangnya melalui urin atau air kencing.

Nantinya obat penawar ini akan segera didatangkan dan disebarluaskan ke semua fasilitas kesehatan, yang merawat anak dengan gagal ginjal akut misterius.

"Kita akan segera datangkan dalam jumlah cukup banyak untuk bisa disebarkan di seluruh RS, karena ini kejadiannya sudah teridentifikasi di 20 provinsi di seluruh RI dengan total lebih dari 200 kasus," sambung Menkes Budi.

Ia juga mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir, karena obat-obatan yang akan digunakan sudah dilakukan tes menggunakan sampel, dan dinyatakan relatif aman.

"Sekarang kita datangkan dalan cukup besar sehingga diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi balita- balita kita, kalau misal terkena racun ini," papar Menkes Budi.

Sekedar informasi, Kementerian Kesehatan melarang konsumsi seluruh obat sirup untuk antisipasi pencegahan kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang 206 balita di Indonesia.

Bahkan dari total kasus itu 99 anak diantaranya meninggal dunia, karena ginjal yang memburuk sangat cepat dan drastis sehingga tidak bisa menyaring dan membersihkan darah dari racun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Dinas Kesehatan: Belum Ada Kasus Gagal Ginjal Akut di Makassar

Kepala Dinas Kesehatan: Belum Ada Kasus Gagal Ginjal Akut di Makassar

Sulsel | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:19 WIB

Larangan Jual Obat Sirup Anak, Walkot Mojokerto Sidak Apotek

Larangan Jual Obat Sirup Anak, Walkot Mojokerto Sidak Apotek

Jatim | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:14 WIB

Anak Terlanjur Minum Obat Sirup, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Anak Terlanjur Minum Obat Sirup, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Surakarta | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:10 WIB

Investigasi Penyebab Penyakit Gagal Ginjal Akut Misterius, Pemerintah Bakal Gandeng Sejumlah Kementerian

Investigasi Penyebab Penyakit Gagal Ginjal Akut Misterius, Pemerintah Bakal Gandeng Sejumlah Kementerian

| Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:05 WIB

Anak Sakit? Jangan Langsung Diberi Obat, Ini Kata Dokter

Anak Sakit? Jangan Langsung Diberi Obat, Ini Kata Dokter

Jogja | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB