Kabar Baik! Obat Sirup Setop Dijual, Menkes Sebut Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius Anak Menurun Drastis

Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:23 WIB
Kabar Baik! Obat Sirup Setop Dijual, Menkes Sebut Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius Anak Menurun Drastis
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam peluncuran platform SatuSehat milik pemerintah di Hotel Raffles, Jakarta, Selasa (26/7/2022). (Dok. Dini/Suara.com)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kasus ginjal gagal ginjal akut misterius pada anak menurun drastis, setelah obat sirup setop diresepkan dan diperjualbelikan sementara.

"Sejak kita berhentikan, itu sudah kita amati penurunan yang drastis dari pasien baru yang masuk ke RS," ujar Menkes Budi di Istana Bogor, Senin, 24 Oktober 2022.

Meskipun diketahui belakangan Kementerian Kesehatan sudah merilis daftar 165 obat sirup yang dinyatakan aman, dan boleh diresepkan kembali sesuai aturan pakai.

Unibebi obat sirup tercemar etilen glikol. (Dini/Suara.com
Unibebi obat sirup tercemar etilen glikol. (Dini/Suara.com

Gagal ginjal akut adalah kondisi ketika ginjal tidak mampu membuang zat beracun dan cairan berlebih serta menyeimbangkan air dan elektrolit dengan optimal. Umumnya, ginjal menyaring kotoran dalam tubuh dan membuangnya melalui urin atau air kencing.

Bukti penurunan ini terlihat di jumlah pasien masuk di rumah sakit yang memerlukan tempat tidur ICU. Menurut Menkes Budi, pasien baru per hari yang biasanya mencapai puluhan pasien, menurun jadi di bawah 10 pasien per hari.

"Sesudah larangan itu dikeluarkan itu turun drastis, dari puluhan ke angka di bawah 10 dan sudah dua hari ini kita belum ada," papar Menkes Budi.

Adapun pasien anak gagal ginjal akut yang datang ke rumah sakit beberapa hari lalu, gejalanya sudah terjadi selama 5 hari kebelakang sebelum larangan konsumsi obat sirup dikeluarkan.

"Jadi kalau tadinya RSCM penuh satu tempat tidur ICU anak bisa diisi 2 atau 3 pasien, sekarang penambahan barunya, sejak kita larang itu turun drastis pasien barunya," lanjut Menkes Budi.

Sementara itu per 24 Oktober 2022, Kemenkes menemukan 255 kasus gagal ginjal akut pada anak di 26 provinsi Indonesia.

Baca Juga: Kasus Gangguan Ginjal Akut Misterius, GP Farmasi Minta Perusahaan Obat Lakukan Pengujian Mandiri

Dengan 143 anak di antaranya meninggal dunia sehingga angka kematian 56 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI