Waspada! Ini 4 Bahaya Bekerja Lebih dari 40 Jam Seminggu, Salah Satunya Serangan Jantung

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rafidah Raihany

Sabtu, 05 November 2022 | 19:10 WIB
Waspada! Ini 4 Bahaya Bekerja Lebih dari 40 Jam Seminggu, Salah Satunya Serangan Jantung
Ilustrasi kerja. (Unsplash.com/ JESHOOTS.COM)

Suara.com - Salah satu permasalahan dunia kerja yang dialami oleh para pekerja adalah durasi kerja yang cukup tinggi. Melalui Undang-Undang Ketenagakerjaan, pemerintah telah mengatur jam kerja dalam seminggu maksimal 40 jam kerja.

Ada alasan di balik aturan ini, terutama menyangkut soal kesehatan. Pasalnya, durasi kerja yang panjang berkaitan erat dengan kesehatan.

Oleh karenanya, pahami empat bahaya yang mengancam saat memiliki durasi jam kerja panjang. Dilansir dari laman Huffpost, berikut daftarnya.

Ilustrasi kerja (Pixabay/StartupStockPhotos)
Ilustrasi kerja (Pixabay/StartupStockPhotos)

Resiko Serangan Jantung atau Stroke

Bekerja terlalu lama tentu berpengaruh pada kesehatan dan terkadang bisa berakhir fatal. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia dan Organisasi Perburuhan Internasional, jam kerja lebih dari 55 per minggu dikaitkan dengan risiko stroke 35% lebih tinggi dan risiko kematian akibat penyakit jantung 17% lebih tinggi dibanding dengan yang bekerja di bawah jam tersebut.

"Jam kerja panjang bisa meningkatkan stres yang merusak sel di otak dan jantung dan memicu respons perilaku berisiko seperti kurang latihan fisik, waktu tidur kurang, dan diet tak sehat," ungkap Frank Pega, salah satu petugas teknis WHO.

Kesehatan Mental Terganggu

Jam kerja panjang tentu berdampak buruk pada jiwa. Pada sebuah studi tahun 2020 yang diterbitkan jurnal PLOS One, para peneliti menemukan bahwa semakin lama karyawan bekerja, semakin tinggi tingkat stres, depresi, dan ide bunuh diri yang dihadapi.

Kemampuan Bekerja Berkurang

Durasi lama bekerja juga menganggu performa serta produktivitas. Kinerja kerja dapat menurun drastis dan bisa menimbulkan beragam kesalahan, kecelakaaan dan penyakit yang membebankan biaya pada pemilik usaha.

Tidur Terganggu

Durasi tidur yang singkat menjadi masalah paling harus diperhatikan berkaitan dengan jam kerja yang panjang. Padahal tidur menjadi salah satu rutinitas penting yang harus dilakukan. Kekurangan tidur tidak hanya memengaruhi kesehatan namun berdampak pada kualitas kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Salahkan Kelompok Aktivis Karena Pendapatan Twitter Merosot

Elon Musk Salahkan Kelompok Aktivis Karena Pendapatan Twitter Merosot

News | Sabtu, 05 November 2022 | 15:14 WIB

Saudara Tiri Hidup Berkecukupan, Sementara Kiesha Alvaro Harus Kerja Keras Setelah Orangtuanya Bercerai

Saudara Tiri Hidup Berkecukupan, Sementara Kiesha Alvaro Harus Kerja Keras Setelah Orangtuanya Bercerai

Riau | Sabtu, 05 November 2022 | 14:38 WIB

Menghindar dari Aksi 411 Dinilai Munculkan Isu Islamophobia, Pengamat Sarankan Jokowi Harusnya Hadapi Demonstran

Menghindar dari Aksi 411 Dinilai Munculkan Isu Islamophobia, Pengamat Sarankan Jokowi Harusnya Hadapi Demonstran

News | Sabtu, 05 November 2022 | 14:45 WIB

Terkini

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB