Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia Bisa Digunakan untuk Booster

Selasa, 22 November 2022 | 07:39 WIB
Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia Bisa Digunakan untuk Booster
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels/towfiqu_barbhuiya)

Suara.com - Kabar baik disampaikan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang memberikan izin vaksin Covid-19 Indonesia atau Inavac digunakan sebagai vaksin dosis ketiga atau vaksin booster, dengan diterbitkannya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA).

Bahkan vaksin ini bisa digunakan sebagai vaksin heterolog atau vaksin campuran, jika vaksin primernnya menggunakan vaksin Sinovac untuk usia 18 tahun ke atas.

Vaksin diberikan dalam satu kali suntikan dengan dosis 0,5 mililiter, dengan syarat vaksin primer atau dosis 1 dan dosis 2 sudah berjarak 6 bulan.

Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto makin dikenal publik. Tak tanggung-tanggung, vaksin tersebut diulas oleh jurnal Internasional. (pixabay/ilustrasi vaksin)
Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto makin dikenal publik. Tak tanggung-tanggung, vaksin tersebut diulas oleh jurnal Internasional. (pixabay/ilustrasi vaksin)

“Dengan disetujuinya EUA Vaksin Inavac untuk digunakan sebagai vaksin booster, maka semakin menambah alternatif vaksin booster untuk dewasa usia 18 tahun ke atas yang telah mendapatkan vaksinasi primer menggunakan Vaksin Sinovac,” ujar Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito melalui keterangan yang diterima suara.com, Senin (21/11/2022).

EUA ini melengkapi EUA sebelumnya untuk vaksin Inavac sebagai vaksin Covid-19 primer dosis ke 1 dan dosis ke 2.

Perlu diketahui, vaksin Inavac merupakan salah satu vaksin Covid-19 yang dikembangkan di dalam negeri, menggunakan platform vaksin inactivated virus atau virus Covid-19 yang dilemahkan, berhasil dikembangkan Peneliti Universitas Airlangga bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

Sebelum mendapatkan izin, vaksin ini lebih dulu dievaluasi khasiat dan keamanannya sebagai vaksin booster campuran atau heterolog. Evaluasi ini dilakukan berdasarkan studi klinik menggunakan pembanding vaksin dari platform inactivated virus yang telah lebih dulu disetujui sebagai vaksin booster. 

Hasilnya menunjukkan respons antibodi netralisasi dan antibodi Imunoglobulin G (IgG) yang non-inferior dibandingkan vaksin pembanding yang telah disetujui dosis boosternya.

Nilai serokonversi antibodi netralisasi pada 28 hari setelah pemberian booster adalah 74 persen pada vaksin Inavac versus 78 persen pada vaksin pembanding. 

Baca Juga: Penjelasan Dinkes Kota Bandung Terkait Temuan Satu Kasus Covid-19 Varian XBB

Untuk nilai Geometric Mean Titer (GMT) rasio antibodi netralisasi Vaksin Inavac dengan vaksin pembanding sebesar 0,86 dengan rentang nilai 95 persen confidence interval (CI) antara 0,82 hingga 0,90.

Sedangkan untuk perbedaan serorespons -4 persen dengan rentang nilai 95 persen confidence interval (CI) antara -0.019 hingga -0.061. Hasil ini dinilai telah memenuhi persyaratan WHO, termasuk nilai serokonversi IgG pada 28 hari setelah dosis booster 19 persen versus 21 persen.

“Profil keamanan pemberian booster heterolog vaksin Inavac serupa dengan profil keamanan pada vaksinasi primer. Tidak ada jenis efek samping baru yang dilaporkan pada pemberian booster vaksin Inavac dibandingkan terhadap pemberian dosis primer Vaksin Inavac,” tutup Penny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI