Diidap Ki Joko Bodo, Ini Bahaya Asam Urat Terlalu Tinggi Sampai Bikin Meninggal

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 23 November 2022 | 10:30 WIB
Diidap Ki Joko Bodo, Ini Bahaya Asam Urat Terlalu Tinggi Sampai Bikin Meninggal
Ki Joko Bodo. (Suara.com/Sumarni)

Suara.com - Istri Ki Joko Bodo, Daimah, menegaskan bahwa penyebab meninggal suaminya bukan akibat guna-guna, melainkan karena sakit.

Kabar meninggalnya Ki Joko Bodo memang begitu tiba-tiba. Mantan peramal itu meninggal dunia di kediamannya, Istana Wong Sintink pada Selasa (22/11/2022) pukul 10.00 WIB. 

"Ki Joko Bodo meninggal karena sakit, enggak ada guna-guna. Sakit saja ya, medis," kata Daimah ditemui usai acara pemakaman Ki Joko Bodo di TPU Gobeng, Jatiwaringin, Bekasi, Selasa (22/11/2022).

Ki Joko Bodo [Instagram]
Ki Joko Bodo [Instagram]

Terkait penyakit suami, Daimah mengatakan Ki Joko Bodo mengalami sakit asam urat selama bertahun-tahun. Selain itu juga, faktor usia juga membuat kondisi fisik lelaki 57 tahun itu turut menurun.

"Beberapa hari sebelum meninggal, memang sudah terjadi degradasi stamina," tutur Daimah.

Meski mengalami sakit selama bertahun-tahun, tapi Daimah menerangkan, proses kepergian Ki Joko Bodo sangat mudah.

"Jam 9 masih sempat mandi kemudian minta minum. Setelah dikasih minum, sudah, langsung meninggal dengan mudah," tuturnya.

Asam urat sebenarnya dihasilkan tubuh secara alami untuk mengurai zat purin dalam makanan. Dalam kondisi normal, asam urat yang tidak terpakai akan langsung dibuang tubuh melalui urine dan feses. 

Tetapi akibat gaya hidup tidak sehat, kadar asam urat bisa terlalu tinggi. Kadar normal asam urat dalam darah bagi laki-laki maksimal 7,0 sampai 7,2 mg/dl.

Bahaya asam urat bisa terjadi ketika produksinya terlalu banyak dan ginjal tidak mampu membuangnya.

Dikutip dari Alodokter, tingginya kadar asam urat dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya kristal padat di sendi. Kemudian pada akhirnya menimbulkan peradangan dan penyakit asam urat. 

Jika tidak segera diberikan obat asam urat, kristal padat ini dapat menyebabkan berbagai penyakit atau kondisi berbahaya, mulai dari kerusakan sendi hingga penyakit ginjal.

Berikut sejumlah bahaya asam urat yang dapat terjadi jika kondisi tersebut tidak segera diobati:

1. Tophi

Asam surat yang terlalu tinggi bisa menyebabkan penumpukan kristal padat di bawah kulit hingga akhirnya membentuk benjolan kecil berwarna putih yang disebut tophi. Di dalam tophi, bisa terdapat cairan yang berbentuk seperti pasta gigi.

Tophi biasanya muncul di ibu jari kaki, siku, lengan, telinga, jari tangan, lutut, tumit, atau sepanjang punggung pergelangan kaki. Ketika serangan asam urat datang, tophi bisa meradang, membengkak, dan terasa menyakitkan, hingga membuat pengidapnya kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari.

2. Kerusakan sendi

Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat di dalam darah sudah tidak terkontrol, sehingga menyebabkan jaringan sendi menjadi rusak secara permanen. Biasanya, kerusakan sendi akan muncul setelah tophi timbul di bagian sendi yang meradang. Kondisi ini merupakan masalah yang cukup serius, maka diperlukan prosedur operasi untuk memperbaiki atau mengganti sendi yang rusak.

3. Batu ginjal

Batu ginjal juga termasuk salah satu bahaya asam urat jika dibiarkan tanpa pengobatan. Saat asam urat menumpuk, lama-lama akan terbentuk batu ginjal. Jika hal ini terus dibiarkan, penumpukan batu ini dapat mengganggu fungsi ginjal dan akhirnya menyebabkan gagal ginjal.

4. Penyakit jantung koroner

Asam urat yang tinggi juga erat kaitannya dengan penyakit jantung koroner. Kondisi ini terjadi akibat adanya penyumbatan kristal asam urat di pembuluh darah yang dibawa oleh darah.

5. Diabetes

Asam urat yang dibiarkan tanpa pengobatan juga diketahui memiliki kaitan terhadap terjadinya diabetes. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kadar asam urat tinggi (hiperurisemia) di dalam darah dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ki Joko Bodo Diisukan Kena Santet Sebelum Meninggal, Ini Amalan dan Cara Lawan Sihir Menurut Islam

Ki Joko Bodo Diisukan Kena Santet Sebelum Meninggal, Ini Amalan dan Cara Lawan Sihir Menurut Islam

Lifestyle | Rabu, 23 November 2022 | 08:18 WIB

Terpopuler: Nasib Hunian Rp25 Miliar Ki Joko Bodo Kini Jadi Masjid, Gempa Cianjur Jadi Bahan Tertawaan Anggota DPR RI

Terpopuler: Nasib Hunian Rp25 Miliar Ki Joko Bodo Kini Jadi Masjid, Gempa Cianjur Jadi Bahan Tertawaan Anggota DPR RI

Banten | Rabu, 23 November 2022 | 07:50 WIB

Sebelum Hijrah, Inilah Sederet Film yang Pernah Dibintangi Ki Joko Bodo

Sebelum Hijrah, Inilah Sederet Film yang Pernah Dibintangi Ki Joko Bodo

Your Say | Rabu, 23 November 2022 | 07:28 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB