Mami Popon Nenek Raffi Ahmad Meninggal Dunia Usai Lepas Alat Bantu Medis Ventilator, Emang Seberapa Pengaruhnya?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Minggu, 01 Januari 2023 | 14:48 WIB
Mami Popon Nenek Raffi Ahmad Meninggal Dunia Usai Lepas Alat Bantu Medis Ventilator, Emang Seberapa Pengaruhnya?
Mami Popon nenek Raffi Ahmad. (Instagram/@raffinagita1717)

Suara.com - Kabar duka datang dari keluarga Raffi Ahmad. Sang nenek atau dikenal dengan nama Mami Popon dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (31/12/2022) setelah mengidap komplikasi.

Berdasarkan informasi dari ibunda Raffi Ahmad, Amy Qanita, Mami Popon memang sempat mengidap stroke. Namun, Mami Popon juga menderita berbagai penyakit lainnya yang membuat komplikasi.

"Awalnya karena stroke organ tubuhnya, terus sudah kena ke ginjal juga. Sudah tujuh bulan sih strokenya. Dari mulai masih bisa duduk, masih bisa pakai kursi roda, lama-lama jadi ICU pulang lagi, ICU pulang lagi," ucap Amy Qanita di rumah duka di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Nenek Raffi Ahmad, mami Popon (Instagram/@amy_r_qanita)
Nenek Raffi Ahmad, mami Popon (Instagram/@amy_r_qanita)

Amy Qanita mengatakan, selama sakit Mami Popon dibantu oleh alat-alat medis seperti ventilator dan lain-lain. Namun, setelah keluarga memutuskan untuk mencabut alat tersebut, tidak lama Mami Popon menghembuskan nafas terakhirnya.

"Memang kan selama ini mami saya sudah pakai alat-alat kan. Semua alat ada di rumah, kayak ventilator, alat naikin tensi gitu-gitu. (setelah dicabut) enggak lama setelahnya, mami enggak ada " tutur Amy Qanita.

Alat bantu medis seperti ventilator memang menjadi cara untuk menunjang kehidupan pasien dalam kondisi yang parah.

Mengutip Alodokter, penggunaan ventilator sendiri bertujuan untuk memberikan asupan oksigen kepada pasien agar lebih mudah bernapas. Mesin ini akan mengatur proses menghirup dan menghembuskan nafas pada pasien.

Dengan menggunakan ventilator, ini akan membantu oksigen tetap tersalur ke paru-paru. Ini juga akan membantu organ tubuhnya tetap bekerja meskipun dalam keadaan koma atau tidak sadar.

Biasanya, penggunaan ventilator ini diberikan pada pasien yang berada di ICU. Meski demikian pemberian ventilator tidak boleh sembarangan. Hal ini hanya diberikan pada pasien dalam kondisi khusus, di antaranya sebagai berikut.

  • Gangguan paru-paru berat, seperti gagal napas, ARDS (acute respiratory distress syndrome), asma berat, pneumonia, penyakit paru obstruktif kronis, dan pembengkakan paru (edema paru).
  • Gangguan sistem saraf yang menyebabkan kelemahan otot pernapasan, koma, atau stroke.
  • Gangguan pada jantung, seperti gagal jantung, serangan jantung, atau henti jantung.
  • Keracunan karbon dioksida.
  • COVID-19 dengan gejala berat.
  • Gangguan keseimbangan asam basa, yaitu asidosis dan alkalosis.
  • Cedera berat, misalnya luka bakar luas dan cedera kepala berat.
  • Syok.
  • Dalam pengaruh pembiusan total, sehingga kehilangan kemampuan bernapas, misalnya pada pasien yang menjalani operasi.

Pelepasan ventilator

Pasien yang menggunakan ventilator biasanya akan dipantau kondisinya dengan dokter secara berkala. Pasien juga harus melakukan tes pemeriksaan seperti tes darah, tes urine, atau foto Rontgen, agar alat ventilator mungkin bisa dilepas.

Namun, ada beberapa pasien yang kelangsungan hidupnya ditunjang ventilator. Dalam hal ini diperlukan konsultasi dokter tindakan apa yang harus dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger, Warga Pulojaya Karawang Temukan Mayat Pemuda Mengambang di Irigasi Bendungan

Geger, Warga Pulojaya Karawang Temukan Mayat Pemuda Mengambang di Irigasi Bendungan

| Minggu, 01 Januari 2023 | 14:05 WIB

5 Artis Hobi Koleksi Mobil Mewah, Mulai Raffi Ahmad Si 'Sultan Andara' hingga Nikita Mirzani

5 Artis Hobi Koleksi Mobil Mewah, Mulai Raffi Ahmad Si 'Sultan Andara' hingga Nikita Mirzani

Your Say | Minggu, 01 Januari 2023 | 14:21 WIB

Ibu Raffi Ahmad Beberkan Wasiat Mendiang Mami Popon: Ingin Dikebumikan Dekat Suami

Ibu Raffi Ahmad Beberkan Wasiat Mendiang Mami Popon: Ingin Dikebumikan Dekat Suami

Entertainment | Minggu, 01 Januari 2023 | 14:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB