Tasya Kamila Sembuh dari Mastitis Tapi Jumlah ASI Berkurang Drastis, Bagaimana Cara Booster Alami?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 06 Februari 2023 | 15:35 WIB
Tasya Kamila Sembuh dari Mastitis Tapi Jumlah ASI Berkurang Drastis, Bagaimana Cara Booster Alami?
Potret Akikah Anak Kedua Tasya Kamila. (Instagram/@tasyakamila)

Suara.com - Tasya Kamila senang dirinya sudah tidak lagi mengalami mastitis atau infeksi kelenjar payudara. Tetapi, meskipun kini tak lagi demam dan bengkak payudara, produksi ASI Tasya jadi berkurang drastis akibat tidak minum suplemen. 

"Mastitis update: Alhamdulillah udah gak bengkak/ demam/ grenjel, tapi karena seminggu stop semua suplemen pelancar ASI, sekarang supply-nya nurun banget," cerita Tasya lewat Instagram story pribadinya, Senin (6/2/2023). 

Ibu dua anak itu pun kini kembali berjuang untuk memperbanyak produksi ASI. Itu pun tidak mudah lantaran saat ini Tasya justru tertular sakit batuk pilek dari anak sulungnya Arrasya. 

Potret Akikah Anak Kedua Tasya Kamila. (Instagram/@tasyakamila)
Potret Akikah Anak Kedua Tasya Kamila. (Instagram/@tasyakamila)

"Kemarin pas sakit imun mungkin ngedrop, jadilah sekarang ketular Arr batpil. Luar biasa memang perjuangan seorang mamah," tulis Tasya. 

Produksi ASI sedikit memang sering membuat ibu menyusui khawatir bayinya tifak mendapat cukup gizi. Apalagi bayi belum enam bulan masih hanya mengonsumsi susu sebagai sumber nutrisi. 

Bila mengalami hal serupa sepertj Tasya Kamila, meningkatkan produksi ASI sebenarnya bisa juga dilakukan secara alami, tanpa perlu suplemen. Dikutip dari Parents, berikut lima cara alami tingkatkan produksi ASI. 

1. Diet Bergizi

Makan sehat seperti, diet anti-inflamasi memastikan ibu mendapatkan nutrisi yang tepat. Pilih makanan yang banyak mengandung buah dan sayuran, biji-bijian utuh seperti nasi merah, makanan kaya omega-3 seperti salmon dan biji rami, dan protein nabati. Targetkan sekitar 2.500 kalori per hari. Tetapi sebaiknya, mintalah saran dari penyedia layanan kesehatan karena kebutuhan kalori spesifik setiap orang bisa berbeda, tergantung dari tinggi, berat badan, metabolisme, dan aktivitas fisik.

2. Minum Banyak Air Mineral

Tubuh tidak dapat memproduksi ASI jika ibu mengalami dehidrasi. Sehingga, ibu menyusui perlu lebih banyak konsumsi air minum dari biasanya. Selain delapan gelas yang direkomendasikan dokter per hari untuk orang dewasa, ibu menyusui harus menambahkan setidaknya empat sampai delapan gelas lagi per hari. Minum segelas air setiap kali makan dan sesi menyusui dapat membantu ibu memenuhi target tubuh hidrasi lebih baik.

3. Tidur Cukup

Istirahat cukup membantu tubuh ibu pulih lebih cepat, terutama pasca persalinan. Itu pun membantu tubuh memproduksi ASI lebih banyak. Ibu bisa manfaatkan waktu ikut istirahat ketika bayi juga sedang tidur.

4. Kurangi Stres

Ibu sebaiknya tetap aktif melakukan keguatan lain, di luar mengurus bayi. Misalnya, latihan pernapasan, yoga, olahraga ringan, berbicara dengan teman, serta perawatan diri dan relaksasi. Belajar menyusui bisa jadi menantang bahkan sampai menyebabkan ibu stres. Oleh sebab itu, ibu juga perlu aktivotas lain untuk dirinya.

5. Jangan Memaksa Kerjakan Urusan Lain di Rumah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Payudara Tasya Kamila Bergerenjal dan ASI Tersumbat, Bisakah Diatasi dengan Pijat Laktasi?

Payudara Tasya Kamila Bergerenjal dan ASI Tersumbat, Bisakah Diatasi dengan Pijat Laktasi?

Health | Kamis, 02 Februari 2023 | 14:13 WIB

Tasya Kamila Masih Alami Mastitis, Tapi Bersyukur Tak Perlu Operasi

Tasya Kamila Masih Alami Mastitis, Tapi Bersyukur Tak Perlu Operasi

Entertainment | Selasa, 31 Januari 2023 | 11:39 WIB

Payudara Tasya Kamila Infeksi Hingga Bikin Demam Tinggi, Gara-Gara ke Luar Rumah Saat Masih Masa Nifas?

Payudara Tasya Kamila Infeksi Hingga Bikin Demam Tinggi, Gara-Gara ke Luar Rumah Saat Masih Masa Nifas?

Lifestyle | Senin, 30 Januari 2023 | 13:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB