BPOM Sebut Hasil Uji Laboratorium Obat Praxion Aman, Tapi Kok Tetap Ditarik dari Peredaran?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 10 Februari 2023 | 07:01 WIB
BPOM Sebut Hasil Uji Laboratorium Obat Praxion Aman, Tapi Kok Tetap Ditarik dari Peredaran?
Petugas merapikan obat sirup di sebuah Apotek di Jakarta, Rabu (8/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hentikan sementara produksi dan peredaran obat sirup Praxion, terkait kasus gagal ginjal akut pada anak. Padahal, BPOM sebelumnya menyebut uji laboratorium obat sirup tersebut dinyatakan aman dan tanpa bahan cemaran. Kok ditarik?

Dalam keterangannya, BPOM menyebut penarikan dan penghentian sementara produksi obat ini ditujukan untuk berhati-hati dan melakukan antisipasi. Meski begitu BPOM menyatakan sarana produksi dan bahan baku obat dinyatakan memenuhi standar dan syarat ambang batas yang ditetapkan.

"BPOM telah mengeluarkan perintah penghentian sementara produksi dan distribusi obat yang dikonsumsi pasien pada tanggal 3 Februari 2023."

"Terkait perintah penghentian sementara ini, industri farmasi pemegang izin edar obat tersebut telah melakukan voluntary recall atau penarikan obat secara sukarela pada tanggal 5 Februari 2023," ujar BPOM melalui keterangannya kepada awak media, Rabu (9/2/2023).

Gagal ginjal akut adalah kondisi ketika ginjal tidak mampu membuang zat beracun dan cairan berlebih serta menyeimbangkan air dan elektrolit dengan optimal. Umumnya, ginjal menyaring kotoran dalam tubuh dan membuangnya melalui urin atau air kencing.

Meski obat Praxion dinyatakan aman berdasarkan uji laboratorium milik BPOM dan pemeriksaan sarana produksi terkait CPOB, obat juga sedang diperiksa di sarana produksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Seperti diketahui, Kemenkes masih melarang penjualan atau pemberian obat sirup yang belum dinyatakan aman oleh BPOM. Ini karena adanya cemaran bahan baku pelarut obat, berupa etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang melebihi ambang batas, bahkan nyaris 100 persen.

Kadar cemaran pelarut ini, akhirnya diubah oleh tubuh menjadi batu ginjal, sehingga ginjal anak yang masih berkembang kinerjanya terhambat, bahkan merusak sehingga tidak bisa bekerja menyaring darah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Minta Dokter Segera Beri Rujukan Pasien Anak dengan Gejala Gagal Ginjal Akut

Menkes Minta Dokter Segera Beri Rujukan Pasien Anak dengan Gejala Gagal Ginjal Akut

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 22:10 WIB

Dua Anak Diduga Idap Gagal Ginjal Akut, Menkes: Satu Kasus Terkonfirmasi, Satu Tidak

Dua Anak Diduga Idap Gagal Ginjal Akut, Menkes: Satu Kasus Terkonfirmasi, Satu Tidak

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 20:54 WIB

Lolos Uji Lab, BPOM Nyatakan Praxion Aman Dikonsumsi

Lolos Uji Lab, BPOM Nyatakan Praxion Aman Dikonsumsi

Foto | Rabu, 08 Februari 2023 | 17:06 WIB

Terkini

Takaran Sunscreen 2 Ruas Jari Berlaku untuk Semua Tekstur atau Tidak? Ini Kata Dokter

Takaran Sunscreen 2 Ruas Jari Berlaku untuk Semua Tekstur atau Tidak? Ini Kata Dokter

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut

Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic

Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya

Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang

Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan

Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?

Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:47 WIB

5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos

5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:41 WIB

×