70 Dokter Tangani Operasi Bayi Kembar Siam Beradu Dada Depan di Lampung

Ruth Meliana

Selasa, 14 Maret 2023 | 14:19 WIB
70 Dokter Tangani Operasi Bayi Kembar Siam Beradu Dada Depan di Lampung
Bayi kembar siam dua kepala di satu tubuh [ANTARA]

Suara.com - Kasus bayi kembar siam berusia 1 tahun akan melakukan operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) Lampung. Bayi bernama Aliah dan Afifah itu terlahir dengan kondisi kembar siam beradu dada depan, atau dalam bahasa medis disebut xipho-omphalopagus.

Direktur RSUDAM Lampung, dr Lukman Pura menjelaskan bahwa 70 orang dokter akan terjun menangani operasi kembar siam perdana di rumah sakit tersebut. Operasi itu sendiri akan dilaksanakan pada Rabu (15/3/2023).

"Pelaksanaan operasi kembar siam beradu dada depan atau xipho-omphalopagus ini akan dilaksanakan besok tepat 15 Maret," kata dr Lukman Pura di Bandarlampung, Selasa (14/3/2023).

Lukman mengungkap kondisi klinis bayi kembar itu dalam keadaan sehat dan stabil. Keduanya baru menginjak usia 1 tahun, setelah berulang tahun pada 4 Februari 2023 lalu. Tim dokter juga telah melakukan simulasi dan persiapan dalam setahun terakhir.

"Dalam pelaksanaan operasi kembar siam perdana tersebut akan melibatkan kurang lebih 70 orang dokter, dan telah dilakukan simulasi serta persiapan sejak 1 tahun ini," tambahnya.

Penjelasan serupa juga diungkap oleh Ketua Tim Bedah Kembar Siam RSUDAM dr. Billy Rosan Sp.BA. Ini merinci daftar dokter yang ikut terlibat dalam operasi besar bayi asal Bunga Mayang, Kotabumi, Lampung Utara itu.

"Tim ini akan melibatkan 70 dokter yang berasal dari RSUDAM sebagai operator utama dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo bersifat membantu. Seperti ahli bedah dapat bantuan 1 orang, bedah jantung 3 orang, dan bedah plastik 3 orang," jelas dr Billy Rosan Sp.BA.

Billy melanjutkan, pelaksanaan bedah kembar siam itu diprediksi akan berlangsung selama 12 jam, dengan tingkat keberhasilan 85 persen. Ia juga mengungkap risiko pendarahan yang bisa terjadi. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan berbagai antisipasi selama operasi.

"Karena kondisinya adalah penyatuan tulang dada bagian bawah ada bagian hati menyatu. Risiko yang dihadapi yaitu bagian liver atau hati memiliki banyak pembuluh darah dan rawan ada pendarahan. Ini akan diantisipasi dengan teknik operasi serta penggunaan alat yang tersedia," terangnya.

baca juga

Menurutnya, pascaoperasi pasien anak kembar siam itu akan melewati masa pemulihan selama satu pekan, serta masih terus melewati masa pengawasan intensif selama satu tahun pertama.

"Dalam satu tahun pertama harus sering kontrol untuk mengawasi secara intensif. Harapannya ini akan berlangsung dengan lancar sebab tingkat kematangan organ pasien sudah mencukupi serta persiapannya telah dilakukan selama setahun terakhir," tandasnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Tasdi, dari Eks Koruptor Menjadi Stafsus di Mensos

Rekam Jejak Tasdi, dari Eks Koruptor Menjadi Stafsus di Mensos

Cianjur | Selasa, 14 Maret 2023 | 14:05 WIB

Tingkatkan Gairah Agar Tak Bosan Hubungan Intim, Pasangan Suami-Istri Pakai Dildo hingga Nonton Film Porno Bareng!

Tingkatkan Gairah Agar Tak Bosan Hubungan Intim, Pasangan Suami-Istri Pakai Dildo hingga Nonton Film Porno Bareng!

Sumatera | Selasa, 14 Maret 2023 | 12:23 WIB

Millen Cyrus Sempat Bikin Ibu Nangis Saat Ingin Operasi Payudara, Bagaimana Sih Cara Terima Anak yang Melela?

Millen Cyrus Sempat Bikin Ibu Nangis Saat Ingin Operasi Payudara, Bagaimana Sih Cara Terima Anak yang Melela?

Lifestyle | Selasa, 14 Maret 2023 | 11:45 WIB

Kata Dokter Zaidul Akbar: Siapkan Tahu Putih untuk Menurunkan Kolesterol yang Naik, Lalu Ikuti Cara Ini

Kata Dokter Zaidul Akbar: Siapkan Tahu Putih untuk Menurunkan Kolesterol yang Naik, Lalu Ikuti Cara Ini

Bandungbarat | Selasa, 14 Maret 2023 | 11:22 WIB

Miris! Remaja Putri 16 Tahun Melahirkan Bayi Di Gardu Kampung Lalu Dibunuh, Mulut Dibekap Dan Dicekik

Miris! Remaja Putri 16 Tahun Melahirkan Bayi Di Gardu Kampung Lalu Dibunuh, Mulut Dibekap Dan Dicekik

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 11:12 WIB

Menteri Kesehatan: Polisi Usut Kematian Tidak Wajar Dokter Spesialis Paru

Menteri Kesehatan: Polisi Usut Kematian Tidak Wajar Dokter Spesialis Paru

Sulsel | Selasa, 14 Maret 2023 | 08:51 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×