Mengulik Daun Katuk, Daun Torbangun dan Ikan Gabus yang Bermanfaat untuk Tingkatkan Kualitas ASI

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 22 Maret 2023 | 10:15 WIB
Mengulik Daun Katuk, Daun Torbangun dan Ikan Gabus yang Bermanfaat untuk Tingkatkan Kualitas ASI
Ilustrasi daun katuk. (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Makanan pelancar air susu ibu (ASI) penting untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui (busui) untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan bayi.

Terlebih saat ibu memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan berlanjut hingga bayi usia 1 tahun atau sampai bayi berhenti ASI.

Selama itulah ibu harus memerhatikan nutrisi makanan yang dikonsumsinya, tak hanya nutrisi untuk tubuhnya, tetapi juga untuk produksi ASI-nya yang berkualitas.

Untuk mendukung produksi ASI yang baik, ibu menyusui perlu mengonsumsi makanan pelancar ASI agar bayi bisa mendapatkan ASI yang berkualitas.

Dari sekian banyak pilihan makanan pelancar ASI, daun katuk, daun torbangun dan ikan gabus merupakan makanan yang bisa busui pilih. 

Ikan gabus. (Shutterstock)
Ikan gabus. (Shutterstock)

Daun katuk baik dijadikan ASI booster karena tinggi kandungan laktagogum dan prolaktin yang bisa meningkatkan produksi ASI lebih banyak dan melancarkan keluarnya ASI.

Begitu pula dengan daun torbangun yang memiliki kandungan laktagogum tinggi, bahkan disebut lebih tinggi dari daun katuk.

Direktur Eksekutif Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences Dr. Raymond Tjandrawinata mengatakan, hasil penelitian menunjukkan daun katuk bisa menaikkan hormon yang penting dalam proses menyusui sehingga produksi ASI bertambah banyak.

Sedangkan daun torbangun bisa meningkatkan aktivitas sel epitel dan metabolisme kelenjar susu sehingga produksi ASI meningkat 65% tanpa mengubah kualitas gizi susu.

Tak heran bila kedua sayuran ini banyak dipilih ibu menyusui sebagai makanan pelancar ASI.

Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu menyusui. (Shutterstock)

Namun untuk ibu menyusui yang kurang menyukai aroma atau rasa daunnya ketika diolah menjadi sayur bening, bisa mengonsumsi suplemen ASI booster yang mengandung ekstrak daun katuk dan daun torbangun, seperti Herba Asimor.

Suplemen tersebut juga mengandung Galatonol yang merupakan fraksi bioaktif kombinasi dari daun katuk dan daun torbangun, yang terbukti punya efek merangsang produksi ASI.

Selain itu dilengkapi pula Striatin yang merupakan fraksi bioaktif dari Channa striata atau ikan gabus.

Fungsi dari Striatin yang terkandung dalam ikan gabus adalah meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin sehingga produksi ASI meningkat, mempercepat proses penyembuhan setelah operasi caesar, mempercepat pemulihan dan kekuatan ibu pasca melahirkan, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.

"Suplemen yang dapat membantu melancarkan dan meningkatkan kualitas ASI ini dikembangkan dari kekayaan alam Indonesia yakni daun torbangun, daun katuk, dan ikan gabus," jelas Marketing and Sales Director CHD PT Dexa Medica, Maret Yudianto saat pembukaan Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (15/3/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tasya Farasya Curhat ASI Berwarna Pink, Kisah Di Baliknya Bikin Ngilu

Tasya Farasya Curhat ASI Berwarna Pink, Kisah Di Baliknya Bikin Ngilu

Lifestyle | Kamis, 16 Maret 2023 | 17:30 WIB

Millen Cyrus Ngaku Bisa Produksi ASI Ternyata Bukan Halu, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Millen Cyrus Ngaku Bisa Produksi ASI Ternyata Bukan Halu, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Lifestyle | Minggu, 05 Maret 2023 | 19:16 WIB

Tasya Kamila Sembuh dari Mastitis Tapi Jumlah ASI Berkurang Drastis, Bagaimana Cara Booster Alami?

Tasya Kamila Sembuh dari Mastitis Tapi Jumlah ASI Berkurang Drastis, Bagaimana Cara Booster Alami?

Health | Senin, 06 Februari 2023 | 15:35 WIB

Zaskia Sungkar Siap-Siap Menyapih Anaknya, Bagaimana Cara Agar Tidak Drama?

Zaskia Sungkar Siap-Siap Menyapih Anaknya, Bagaimana Cara Agar Tidak Drama?

Lifestyle | Senin, 23 Januari 2023 | 15:40 WIB

Agar Asupan Nutrisi si Kecil Tetap Terpenuhi, Begini Cara Menyusui bagi Ibu Pekerja

Agar Asupan Nutrisi si Kecil Tetap Terpenuhi, Begini Cara Menyusui bagi Ibu Pekerja

Lifestyle | Kamis, 19 Januari 2023 | 19:57 WIB

Demi Jaga Kualitas ASI, Nikita Willy Ternyata Konsumsi Makanan Ini

Demi Jaga Kualitas ASI, Nikita Willy Ternyata Konsumsi Makanan Ini

Lifestyle | Rabu, 18 Januari 2023 | 10:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB