Mengenal Konsep Health Trinity, Faktor Penting Pendukung Kesehatan Karyawan Untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 03 April 2023 | 11:27 WIB
Mengenal Konsep Health Trinity, Faktor Penting Pendukung Kesehatan Karyawan Untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan
Ilustrasi Karyawan dengan Gaya Hidup Sehat (Dok. Istimewa)

Suara.com - Semakin tinggi tingkat kesejahteraan yang diberikan perusahaan kepada karyawan semakin baik kehidupan kerja berkelanjutan karyawan di satu perusahaan. Hal ini diungkap Survei Kesejahteraan Global 2022—2023 oleh konsultan bisnis global Aon dan perusahaan riset pasar multinasional Ipsos.

Dalam survei tersebut, karyawan dapat mampu beradaptasi dengan cepat mengerjakan tanggung jawabnya dan mempunyai rasa memiliki terhadap perusahaan jika merasakan kesejahteraan dan kehidupan kerja yang berkelanjutan.

Dalam survei yang dilakukan terhadap 1.100 perusahaan di 46 negara termasuk Indonesia, sebanyak 90% perusahaan menyetujui bahwa investasi di bidang kesehatan merupakan strategi yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Good Doctor pun menyadari bahwa kesehatan karyawan yang terjaga akan terkait erat dengan peningkatan angka produktivitas di tempat kerja. Karena itu, konsep Health Trinity yang ditawarkan Good Doctor dapat membantu perusahaan untuk menjaga kinerja karyawan sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan perusahaan. 

Dalam salah satu kelas edukasi kesehatan yang dilakukan Good Doctor kepada mitra korporasinya, Medical Manager PT Good Doctor Technology, dr. Ega Bonar Bastari, menjelaskan konsep Health Trinity untuk menjaga performa karyawan.

"Health Trinity terdiri dari pola makan, olahraga, dan tidur yang dilakukan dengan tepat. Dengan menjadikan Health Trinity sebagai gaya hidup, tubuh akan sehat dan bugar sehingga memampukan karyawan untuk senantiasa produktif dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari," ujar dia dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.

Ilustrasi karyawan di tempat kerja (freepik/tirachardz)
Ilustrasi karyawan di tempat kerja (freepik/tirachardz)

Selain itu, gaya hidup tidak sehat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kenaikan biaya kesehatan. Survei Tren Medis Global 2023 oleh Willis Towers Watson (WTW) menunjukkan biaya kesehatan tahun 2023 di Asia Pasifik melonjak hingga 10,2% serta menggarisbawahi salah satu penyebab meningkatnya biaya kesehatan adalah kebiasaan kesehatan yang buruk. 

Lebih dari separuh responden (52%) menyebutkan kebiasaan buruk nasabah asuransi sebagai faktor utama yang mempengaruhi biaya pengobatan, naik 35% dari tahun sebelumnya.

Dokter Ega menjelaskan, penerapan pola makan atau diet yang benar dimulai dengan mengetahui kebutuhan kalori harian kita. Untuk laki-laki, 2.500 kalori dan untuk perempuan, 2.000 kalori. Untuk mudahnya, setiap kali kita makan, ½ piring berisi sayur dan buah, ¼ piring berisi protein, dan ¼ piring berisi karbohidrat.

"Kita juga harus memperhatikan pilihan jenis makanan dan minuman dengan mempertimbangkan asupan lemak dan gula yang masuk ke tubuh kita. Jangan berpikir semua lemak membahayakan tubuh," tambah dia.

Salah satu manfaat lemak adalah memberikan energi dan jenis lemak yang kita butuhkan adalah lemak baik (unsaturated fat) seperti yang terkandung dalam alpukat dan kacang. 

Hanya untuk mengonsumsi alpukat, jangan ditambahkan kental manis yang kandungan gulanya tinggi. Begitupun kacang, jangan yang digoreng karena semua jenis minyak goreng termasuk lemak jahat (saturated fat), kecuali virgin oil.

Ilustrasi makanan sehat (Pexels.com/Jane Doan)
Ilustrasi makanan sehat (Pexels.com/Jane Doan)

Batasi pula konsumsi gula per hari karena gula dapat menimbulkan adiksi. Saat kita mengonsumsi gula, lidah akan mengirim sinyal ke otak untuk melepaskan dopamin yang membuat kita merasa nyaman dan ingin mengulanginya lagi. 

Adiksi ini membuat kita terus mengonsumsi gula sehingga melebihi kebutuhan gula harian sebesar 5—9 sendok teh. Konsumsi gula berlebihan akan menyebabkan gula darah meningkat.

Tubuh tidak hanya harus sehat, tetapi juga harus bugar. Karyawan yang bugar akan mampu melaksanakan tugasnya dengan optimal dalam jangka waktu lama karena memiliki stamina yang kuat. Kebugaran tubuh diperoleh dengan berolahraga. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suka Makan Cokelat? Ini 4 Manfaat Dark Chocolate yang Jarang Diketahui

Suka Makan Cokelat? Ini 4 Manfaat Dark Chocolate yang Jarang Diketahui

Your Say | Senin, 03 April 2023 | 10:33 WIB

Hotman Paris Berikan Pembelaan Terhadap Raffi Ahmad: Dicurigai Inisial R dalam Kasus Pencucian Uang

Hotman Paris Berikan Pembelaan Terhadap Raffi Ahmad: Dicurigai Inisial R dalam Kasus Pencucian Uang

| Senin, 03 April 2023 | 03:10 WIB

3 Manfaat Melakukan Yoga saat Puasa, Olahraga Ringan yang Bisa Melepas Stres

3 Manfaat Melakukan Yoga saat Puasa, Olahraga Ringan yang Bisa Melepas Stres

Your Say | Minggu, 02 April 2023 | 21:35 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB