Mengenal Apa Itu Sifilis, Penyakit Menular Seksual Sering Disebut Raja Singa

Aulia Hafisa

Jum'at, 12 Mei 2023 | 15:56 WIB
Mengenal Apa Itu Sifilis, Penyakit Menular Seksual Sering Disebut Raja Singa
Ilustrasi mengenai apa itu sifilis (Pixabay)

Suara.com - Menjadi salah satu penyakit pada organ reproduksi, baik wanita maupun pria, informasi mengenai sifilis idealnya menjadi pemahaman dasar untuk semua orang. Untuk mengenali apa itu sifilis secara singkat, Anda bisa cermati penjelasan di bawah ini.

Mengenal Apa Itu Sifilis

Sifilis atau dikenal dengan sebutan raja singa merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual atau IMS yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Penyakit ini diawali dengan luka di sekitar alat kelamin, dubur, atau bagian mulut. Luka ini tidak disertai dengan rasa nyeri, sehingga terkadang tidak disadari keberadaannya.

Jika tidak ditangani sesegera mungkin, maka sifilis berisiko menyebabkan komplikasi penyakit lain yang cukup parah. Mulai dari kerusakan jantung, tumor, infeksi HIV, hingga gangguan kehamilan serta persalinan bagi ibu hamil.

Apa Penyebabnya?

Infeksi bakteri menjadi penyebab utamanya. Jenis bakteri yang memicu terjadinya penyakit ini bernama Treponema pallidum, dan masuk melalui luka di alat kelamin, anus, bibir, bahkan mulut. Ditularkan melalui aktivitas seksual yang dilakukan penderitanya, penyakit ini rawan menyasar orang-orang dengan aktivitas seksual aktif yang kurang aman.

Pencegahan penularannya dapat menggunakan alat pengaman seperti kondom ketika melakukan aktivitas seksual. Penyakit ini menjadi semakin berbahaya karena dapat menular dari ibu hamil ke anaknya, dengan istilah sifilis kongenital.

Kenali Gejalanya

Gejalanya akan dibagi menjadi empat tahap berbeda.

baca juga
  • Sifilis primer, munculnya luka pada alat kelamin, dubur, bibir, atau mulut. Munculnya luka ini terjadi 10 hingga 90 hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh.
  • Sifilis sekunder, tahapan yang akan terjadi beberapa minggu setelah luka yang muncul menghilang. Ciri utamanya adalah ruam di beberapa bagian tubuh, flu, sakit kepala, nyeri sendi, demam, merasa lelah berlebihan, pembesaran kelenjar getah bening, rambut rontok, hingga penurunan berat badan.
  • Sifilis laten, di tahap ini sifilis tidak mengalami gejala klinis tertentu. Tapi setelah 12 bulan pertama sifilis laten terjadi, seorang masih dapat menularkan infeksinya. Sifilis baru akan tidak menular setelah 2 tahun.
  • Sifilis tersier, sifilis ini terjadi jika pada tahap sifilis laten tidak dilakukan pengobatan yang tepat dan hingga sembuh. Tahap ini muncul dalam rentang waktu yang cukup lama, antara 10 hingga 30 tahun setelah infeksi primer.

Tentu mengenal apa itu sifilis penting agar Anda menjadi paham mengenai informasi mendasarnya. Segera konsultasikan dengan dokter kepercayaan Anda terkait gejala awal dan indikasinya, sehingga Anda bisa terhindari dari risiko yang lebih besar.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sifilis Apa Penyebab, Cara Mengobatinya dan Bagaimana Mencegahnya

Sifilis Apa Penyebab, Cara Mengobatinya dan Bagaimana Mencegahnya

Semarang | Jum'at, 12 Mei 2023 | 12:34 WIB

Waspada Sifilis, Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya

Waspada Sifilis, Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya

Your Say | Jum'at, 12 Mei 2023 | 08:22 WIB

Bahaya Berhubungan Seks Lewat Anus: HIV, Sifilis, Gonore, Herpes, Klamidia

Bahaya Berhubungan Seks Lewat Anus: HIV, Sifilis, Gonore, Herpes, Klamidia

Bestie | Selasa, 09 Mei 2023 | 09:52 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB