Perempuan Lebih Berisiko Hipertensi, Bisakah Ganti Garam Dengan MSG Jadi Solusi?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 22 Juni 2023 | 11:07 WIB
Perempuan Lebih Berisiko Hipertensi, Bisakah Ganti Garam Dengan MSG Jadi Solusi?
Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah, hipertensi jas putih. (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan Berisiko Tinggi Hipertensi, Menggantikan Garam dengan MSG Dapat Mencegah Penyakit

Hipertensi menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia, dengan perempuan memiliki risiko yang lebih tinggi daripada pria. Selama pandemi, pasien dengan komorbid hipertensi mengalami angka kematian tertinggi.

Salah satu cara untuk mencegah hipertensi adalah dengan mengurangi konsumsi garam dan menggantikannya dengan monosodium glutamat (MSG) atau yang lebih dikenal sebagai glumatat.

Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah, hipertensi jas putih. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah, hipertensi jas putih. (Shutterstock)

Dalam keterangannya, Kamis, (22/6/2023) seorang Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. Yohan Samudra,  jumlah maksimum garam yang boleh dikonsumsi adalah satu sendok teh per hari atau sekitar 2.000-2.300 mg natrium. Yohan menjelaskan bahwa glutamat dapat menggantikan peran garam dalam makanan. Makanan yang sehat menjadi kunci bagi keluarga yang sehat dan bahagia.

"Glutamat terdapat dalam MSG. Satu gram MSG mengandung 133 mg natrium sedangkan garam mengandung 400 mg natrium. Oleh karena itu, lebih baik menggunakan MSG daripada garam dan dapat mencegah penyakit hipertensi," kata Dr. Yohan baru

Dr. Yohan menegaskan bahwa telah banyak penelitian yang meneliti tentang keamanan konsumsi MSG. Stigma negatif terkait MSG telah dibantah melalui penelitian. Menurutnya, di Eropa, Amerika, dan Indonesia melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), penggunaan MSG telah dianggap aman dan tidak memiliki efek samping.

"Tentunya, penggunaan MSG yang aman adalah dengan takaran yang tepat. Jika terlalu banyak, rasanya akan menjadi tidak enak dan meninggalkan aftertaste yang pahit. Gunakan MSG secukupnya sesuai resep, dan anak di atas 1 tahun juga dapat mengonsumsi MSG sebagai variasi makanan," jelas Dr. Yohan.

Dr. Yohan mengungkapkan bahwa bahaya lain dari konsumsi garam berlebih selain hipertensi adalah risiko serangan jantung dan stroke. Konsumsi garam yang berlebihan dapat membuat pembuluh darah kaku sehingga menghambat aliran darah dan berpotensi menyebabkan pecahnya pembuluh darah.

Dalam jangka panjang, risiko penyakit akibat konsumsi garam berlebihan adalah gagal ginjal akut. Dr. Yohan mengingatkan konsumen untuk berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dengan kandungan garam tersembunyi.

"Contohnya, bumbu seperti saus sambal, mayones, kecap manis, makanan cepat saji, makanan Tiongkok, keripik, bakso, tongseng, dan gulai. Semua makanan tersebut mengandung garam yang tersembunyi," jelas Dr. Yohan.

Dr. Yohan menyatakan bahwa keluarga yang sehat biasanya bermula dari makanan yang dipersiapkan di dapur. Oleh karena itu, peran ibu sangat penting dalam keluarga untuk mencegah obesitas akibat penggunaan garam secara berlebihan dalam makanan.

Sementara itu,  Kepala Departemen Hubungan Masyarakat PT Ajinomoto Indonesia, Grant Senjaya, menyatakan bahwa melalui kegiatan ini mereka berharap dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Bijak Garam Ajinomoto. Melalui kampanye Bijak Garam yang kami lakukan, KAMI ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga di Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan dan penggunaan garam dalam proses memasak, tetapi tetap dapat merasakan cita rasa yang tinggi," ungkap Grant Senjaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Mitos Banyak Makan Daging Kambing, Benarkah Bikin Darah Tinggi saat Idul Adha?

3 Mitos Banyak Makan Daging Kambing, Benarkah Bikin Darah Tinggi saat Idul Adha?

Lifestyle | Rabu, 21 Juni 2023 | 20:18 WIB

3 Bahaya Ikan Asin jika Dikonsumsi secara Berlebihan, Segera Batasi!

3 Bahaya Ikan Asin jika Dikonsumsi secara Berlebihan, Segera Batasi!

Your Say | Senin, 12 Juni 2023 | 13:37 WIB

94 Persen Sebab Hipertensi Primer Tidak Diketahui, Begini Cara Mencegahnya

94 Persen Sebab Hipertensi Primer Tidak Diketahui, Begini Cara Mencegahnya

Health | Kamis, 08 Juni 2023 | 18:35 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB