Angka Obesitas di Indonesia Terus Meningkat, Dokter Ungkap Gangguan Kesehatan Mental Jadi Salah Satu Penyebabnya

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 10 Juli 2023 | 16:02 WIB
Angka Obesitas di Indonesia Terus Meningkat, Dokter Ungkap Gangguan Kesehatan Mental Jadi Salah Satu Penyebabnya
lemak perut, obesitas, perut buncit (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Penyakit obesitas saat ini menjadi perhatian setelah banyaknya kasus yang menjadi sorotan. Pasalnya, kasus-kasus yang terjadi membuat para penderita sulit untuk bergerak bahkan hingga meninggal dunia.

Berdasarkan data epidemiologi obesitas, di Indonesia sendiri prevalensi penyakit satu ini mengalami peningkatan. Pada 2007, prevalensi obesitas mencapai 10,3 persen. Namun, pada data terakhir di 2018, angka prevalensi obesitas telah mencapai 21,8 persen.

Tidak hanya itu, diperkirakan, tahun 2030 mendatang, di dunia ada sebanyak 1,12 miliar orang yang alami obesitas. Hal ini lantas menjadi perhatian karena dari perkiraan tersebut angka obesitas sangat tinggi. Untuk itu, penting memperhatikan faktor penyebab dan pencegahannya.

Dokter spesialis penyakit dalam sub endokrin DR Dr EM Yunir, SpPD, KEMD mengatakan, salah satu faktor yang bisa menyebabkan obesitas sendiri adalah kesehatan mental. Apalagi, saat ini banyak orang yang sering kali alami masalah dengan kesehatan mentalnya.

Ilustrasi anak obesitas (freepik.com/maophotostocker)
Ilustrasi anak obesitas (freepik.com/maophotostocker)

Dr EM Yunir menjelaskan, ketika seseorang alami masalah mental, mereka akan menarik diri dari aktivitas di masyarakat. Sebab itu mereka jadi depresi, malu, dan lain-lain. Sedikitnya aktivitas fisik itu yang mendorong berat badannya meningkat sehingga berisiko alami obesitas.

“Kesehatan mental pasti, biasanya jadi menarik diri karena susah bergerak, mereka malu. Mereka alami depresi, dan lainnya. Itu mendorong kegemukannya,” ucap Dr EM Yunir dalam Media Group Interview secara daring, Senin (10/7/2023).

Selain itu, ketika seseorang merasa cemas, biasanya mereka akan menyalurkannya kepada makannya. Banyaknya makanan serta aktivitas fisik yang kurang itu membuatnya alami obesitas. Apalagi saat ini untuk memesan makanan juga hanya perlu melalui aplikasi ojek online sehingga lebih mudah.

Namun, di sisi lain hal tersebut juga membuat aktivitas fisiknya semakin berkurang. Hal ini yang bisa menjadi penyebab seseorang alami obesitas.

“Karena stres atau cemas pelariannya makanan. Apalagi sekarang bisa mudah diperoleh, sekarang lewat telepon ojek online (makanan) bisa dateng. Ini bisa jadi penyebab seseorang bisa alami obesitas,” jelas Dr EM Yunir.

Gejala

Jika alami obesitas sendiri, nantinya akan bisa terlihat juga dari berbagai gejala muncul, di antaranya sebagai berikut.

  • Sesak napas saat lakukan aktivitas ringan
  • Selalu merasa ngantuk
  • Adanya kelainan di kulit
  • Nyeri punggung bagian bawah
  • Adanya pengapuran dini sendi lutut
  • Keringat berlebih
  • Berat badan tidak normal dan munculnya double chin

Itu dia beberapa gejala obesitas. Jika dibiarkan justru akan membahayakan kesehatan diri sendiri. Oleh sebab itu, Dr EM Yunir menyarankan untuk melakukan pencegahan. Ia mengatakan, seseorang harus bisa rajin melakukan berbagai aktivitas fisik.

Penting juga untuk menyeleksi makanan yang masuk. Hal penting lainnya yaitu bisa melakukan check up untuk mengetahui apakah ada risiko untuk alami obesitas atau berbagai penyakit lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Menghadapi Orang Tua Toxic, Kunci Kesehatan Mental

5 Cara Menghadapi Orang Tua Toxic, Kunci Kesehatan Mental

Your Say | Minggu, 09 Juli 2023 | 13:03 WIB

Bukan Sekadar Masalah Penampilan, Ini Alasan Obesitas Bisa Jadi Penyakit Berbahaya

Bukan Sekadar Masalah Penampilan, Ini Alasan Obesitas Bisa Jadi Penyakit Berbahaya

Health | Minggu, 09 Juli 2023 | 10:53 WIB

Kiky Saputri Kena Body Shaming Perut Gelambir, Gegara Obesitas?

Kiky Saputri Kena Body Shaming Perut Gelambir, Gegara Obesitas?

Lifestyle | Minggu, 09 Juli 2023 | 09:33 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB