Kebutuhan Dokter Urologi di NTT Tinggi, Begini Cara Memperkecil Kesenjangan Kesehatan

Bimo Aria Fundrika

Senin, 24 Juli 2023 | 14:08 WIB
Kebutuhan Dokter Urologi di NTT Tinggi, Begini Cara Memperkecil Kesenjangan Kesehatan
Ilustrasi dokter. (Pixabay/parentingupstream)

Suara.com - Penyakit batu ginjal hingga kini masih jadi salah satu gangguan kesehatan yang banyak dialami masyarakat Indonesia. Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia tahun 2020, sebanyak 6 dari 1.000 penduduk atau sekitar 1.5 juta penduduk Indonesia menderita penyakit batu ginjal, di mana sekitar 500.000 di antaranya mengalami gagal ginjal akut.

Sayangnya, jumlah dokter spesialis urologi hanya tercatat sebanyak 569 orang pada tahun 2022. Seperti diketahui, data dari Konsili Kedokteran Indonesia tahun 2022, jumlah persebaran dokter spesialis di Indonesia masih berpusat di pulau Jawa, dengan total lebih dari 32.000 orang atau sekitar 60 persen  dari total populasi dokter spesialis di Indonesia.

Ilustrasi Dokter (Freepik/Senivpetro)
Ilustrasi Dokter (Freepik/Senivpetro)

Sementara itu, di wilayah Nusa Tenggara hanya memiliki kurang dari 700 dokter atau hanya sekitar 1 persen dari total populasi dokter di Indonesia. Hal ini juga menjadi fokus pemerintah untuk menyetarakan distribusi tenaga medis ke seluruh penjuru nusantara, terutama Indonesia bagian timur.

Padahal Badan Pusat Statistik pada tahun 2022 mencatat, urologi adalah salah satu penyakit tertinggi di provinsi Nusa Tenggara Timur. Adapun, jenis kasus urologi di NTT yang sering ditemukan di antaranya, Infeksi Saluran Kemih (ISK), batu ginjal, hingga gagal ginjal akut.

Berdasarkan Jurnal Kesehatan dan Kedokteran tahun 2022, jumlah penderita Infeksi Saluran Kemih di provinsi Nusa Tenggara Timur tercatat cukup tinggi, mencapai 100 kasus per 100.000 penduduk per tahunnya atau sekitar 180.000 kasus baru per tahun.

Oleh sebab itu, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada hari ini menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) dengan Grup RS Siloam melalui RS Siloam Kupang untuk menjadi RS Pendidikan Satelit untuk program studi Kedokteran Urologi.

Penandatanganan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan kerjasama antara sektor publik dan swasta dalam bidang pendidikan medis di Indonesia. Hal ini juga sekaligus bentuk komitmen dan dukungan Grup RS Siloam dalam meningkatkan kompetensi pendidikan dokter spesialis di Indonesia.

Melalui kerja sama ini, dokter spesialis urologi residen dari FKUI akan ditugaskan ke salah satu rumah sakit di kota Kupang untuk menyelesaikan pendidikan mereka.

Para dokter spesialis urologi residen dapat turun langsung untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah sekitar dan melakukan tindakan medis sesuai dengan kompetensinya. Para dokter spesialis residen ini juga akan berada dalam bimbingan dan pengawasan dari dokter spesialis urologi di rumah sakit tempat mereka ditugaskan.

baca juga

“Setelah melalui proses visitasi dan observasi, FKUI-RSCM memutuskan untuk bekerja sama dengan RS Siloam Kupang dan RSUD Prof. DR. WZ. Johannes dimana FKUI akan mengirimkan mahasiswa dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) ke salah satu rumah sakit tersebut, khususnya di bidang urologi," ujar Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH., M.M.B, selaku Dekan FKUI 

Kerja sama ini dapat membantu RSCM dan FKUI dalam menambah kompetensi dan jumlah spesialis urologi di Indonesia. Dengan kerjasama ini pula, diharapkan PPDS urologi FKUI-RSCM dapat mendapat banyak pengalaman yang luar biasa dengan mempelajari berbagai kasus di Indonesia Timur yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain.

Selain itu, kerja sama dalam bentuk riset atau penelitian dapat dilakukan sebagai bentuk pengembangan ilmu dan pendidikan kedokteran.”

“Kami menyambut dengan hangat dan berterima kasih kepada FKUI dan RSCM yang telah memilih Grup RS Siloam untuk menjadi RS pendidikan satelit untuk kedokteran spesialisas urologi. Kerja sama ini merupakan bentuk perwujudan komitmen sektor publik dan swasta untuk Indonesia," ujar Caroline Riady, Managing Director Grup RS Siloam.

Permintaan akan tenaga medis berkualitas masih tinggi untuk wilayah Nusa Tenggara. Mereka juga berharap dengan ditugaskannya dokter residen spesialis ke wilayah NTT dapat menumbuhkan minat mereka untuk melayani masyarakat di sini.

"Kami yakin bahwa tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai apabila kita saling bergandengan tangan dan bekerja sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat,” tutur Caroline Riady, Managing Director Grup RS Siloam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tomat Ternyata Tidak Selamanya Menyehatkan, Jangan Remehkan 4 Kondisi Kesehatan Ini

Tomat Ternyata Tidak Selamanya Menyehatkan, Jangan Remehkan 4 Kondisi Kesehatan Ini

Lifestyle | Sabtu, 15 Juli 2023 | 18:00 WIB

Potret Anastasia Pretya Amanda Hadir Pakai Kursi Roda dan Wajah Pucat Saat Jadi Saksi, Begini Kondisi Mantan Mario Dandy

Potret Anastasia Pretya Amanda Hadir Pakai Kursi Roda dan Wajah Pucat Saat Jadi Saksi, Begini Kondisi Mantan Mario Dandy

Lifestyle | Rabu, 05 Juli 2023 | 09:44 WIB

4 Efek Samping Konsumsi Suplemen Vitamin C Secara Berlebihan

4 Efek Samping Konsumsi Suplemen Vitamin C Secara Berlebihan

Your Say | Senin, 03 Juli 2023 | 15:46 WIB

Terkini

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

×